2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul "Analisis Fiqh Mu'amalah dalam Penggunaan Carat Membership Card sebagai Hak Prioritas dalam Pembelian Tiket Konser Melalui Aplikasi Weverse", yang ditulis oleh Riska Putri Hanif, NIM 1222076, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah), Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berkembangnya sistem keanggotaan digital (membership) dalam industri hiburan K-Pop, khususnya Carat Membership Card pada aplikasi Weverse yang memberikan hak prioritas kepada anggotanya untuk mengikuti pembelian tiket konser melalui sistem membership presale. Dalam praktiknya, pemegang membership yang telah membayar biaya keanggotaan tidak selalu memperoleh tiket konser karena keterbatasan kuota, tingginya jumlah peminat, serta mekanisme antrean digital. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kesesuaian praktik tersebut dengan prinsip-prinsip fiqh muamalah, terutama terkait kejelasan manfaat, keadilan, dan adanya kemungkinan unsur gharar dalam transaksi. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari aplikasi Weverse, buku-buku fiqh muamalah, jurnal ilmiah, artikel, penelitian terdahulu, serta literatur lain yang berkaitan dengan akad jual beli, akad ijarah, dan gharar. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan praktik penggunaan Carat Membership Card dengan ketentuan fiqh muamalah berdasarkan Al-Qur'an, hadis, serta pendapat para ulama klasik dan kontemporer. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa mekanisme Carat Membership Card dimulai dari pembelian membership melalui aplikasi Weverse, aktivasi keanggotaan, pendaftaran membership presale, verifikasi keanggotaan, pada platform penjualan tiket, hingga proses pembelian tiket sesuai jadwal yang telah ditentukan. Ditinjau dari perspektif fiqh muamalah, penggunaan Carat Membership Card memiliki karakteristik akad jual beli dan ijarah karena objek transaksi berupa manfaat yang diberikan dalam jangka waktu tertentu. Praktik tersebut pada dasarnya diperbolehkan selama penyedia layanan menjelaskan secara transparan mengenai manfaat, hak, syarat, dan ketentuan keanggotaan, serta tidak memberikan kesan bahwa membership menjamin diperolehnya tiket konser. Sebaliknya, apabila manfaat yang dijanjikan tidak dijelaskan secara jelas atau menimbulkan ketidakpastian yang merugikan salah satu pihak, maka praktik tersebut berpotensi mengandung unsur gharar yang bertentangan dengan prinsip keadilan dalam fiqh muamalah.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Riska Putriani, NIM 4420034 dengan judul “Prostitusi di Kota Padang Tahun 1891-1942”. Program Studi Sejarah Peradaban Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah 2024 M. Penelitian ini mengkaji faktor-faktor Kondisi sosial-ekonomi menjadi latar belakang kemunculan praktik prostitusi di kota Padang tahun 1891—1942, kemudian kebijakan pemerintah Belanda, dan dampak praktik prostitusi terhadap kesehatan. Terkait penyebaran penyakit kelamin seperti syfilis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor sosial dan ekonomi yang mendorong pertumbuhan prostitusi di kota Padang. Serta menganalisis kebijakan pemerintah Belanda dalam mengatasi maraknya praktik prostitusi. Kemudian mengungkapkan dampak yang muncul akibat praktik prostitusi terhadap kesehatan masyarakat termasuk penyakit kelamin dan cara penanggulanginya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode historis yang mencakup pengumpulan data primer dan sekunder. Data primer yang diambil pada penelitian ini bersumber dari Arsip Besluit yang berisikan surat keputusan mengenai aturan-aturan terkait prostitusi yang ada di Sumatera Barat dan Sumatera Timur. BGS. 19 November 1890. No. 2812, BGS. 19 Maret 1891. No. 617, CL. 29 Agustus 1891. No. 16452 dan CL. 22 November 1889. No. 21793. Sedangkan sumber sekunder berupa buku, skripsi, tesis, artikel, youtube ataupun media online lainnya dapat diakses lewa internet yang berkaitan dengan Prostitusi di kota Padang zaman kolonial Belanda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik prostitusi di kota padang dipengaruhi oleh kondisi sosial-ekonomi masyarakat, dimana faktor kemiskinan dan kurangnya lapangan pekerjaan mendorong sebagian perempuan untuk terlibat dalam dunia prostitusi sebagai sumber penghidupan. Selain itu Kebijakan pemerintah kolonial yang cenderung ambivalen baik mengatur maupun mengekang praktik ini, menciptakan dinamika yang kompleks. Pemerintah kolonial menerap kan regulasi yang bertujuan untuk mengontrol dan memantau praktik prostitusi. Kebijakan sering kali bertujuan untuk mengendalikan penyebaran penyakit kelamin dengan fokus khusus pada syfilis yang menjadi masalah kesehatan utama selama periode itu. Namun pada saat yang sama mereka juga berkontribusi pada stigmatitasi perempuan yang terlibat. Temuan menunjukkan bahwa meskipun ada upaya untuk menangani prostitusi dan penyakit terkait, stigma sosial dan keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan tetap menjadi tantangan besar. Demikian Skripsi ini tidak hanya memberikan wawasan mengenai praktik prostitusi di kota Padang tahun 1891-1942 tetapi juga menyoroti interaksi kompleks antara faktor sosial-ekonomi, kebijakan pemerintah kolonial, dan dampak kesehatan masyarakat yang relavan hingga saat ini.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Keputusan Berkunjung dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya adalah lokasi dan fasilitas objek wisata. Keduanya mempunya peranan penting dalam meningkatkan keputusan berkunjung wisatawan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah adakah pengaruh lokasi dan fasilitas terhadap keputusan berkunjung wisatawan di wisata Dermaga Singkarak Kabupaten Solok baik secara parsial maupun simultan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh lokasi dan fasilitas terhadap keputusan berkunjung wisatawan baik secara parsial maupun simultan.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wisatawan yang berkunjung di objek wisata Dermaga Singkarak Kabupaten Solok. Sampel ditentukan dengan Teknik Accidental Sampling, ukuran sampel dalam penelitian ini adalah 100 responden. Variabel dalam penelitian ini adalah lokasi dan fasilitas sebagai variabel bebas dan keputusan berkunjung sebagai variabel terikat. Metode Pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah uji instrument (uji validitas dan uji reabilitas), uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, koefisien determinasi (R2), dan uji hipotesis menggunakan IBM SPSS (Statistical Product and Service Solutions) Versi 24.Hasil Penelitian diperoleh persamaan regresi linier berganda 𝑌1 = 5,972 +0,667 𝑋1 + 0,198 𝑋2 + e. Lokasi dan Fasilitas berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap keputusan berkunjung pada objek wisata Dermaga Singkarak Kabupaten Solok.Simpulan penelitian ini yaitu untuk variabel Lokasi (X1) diperoleh nilai t hitung sebesar -5,273 dan signifikansi 0,000. Nilai t tabel manunjukkan angka 1,984, dengan demikian nilai t hitung lebih kecil dari nilai t tabel (5,273 > 1,984) dan nilai signifikansi 0,000 0,05, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa variabel Lokasi (X1) berpengaruh signifikan terhadap variabel Keputusan Berkunjung (Y). untuk variabel Fasilitas (X2) diperoleh nilai t hitung sebesar 1,068 dan signifikansi 0,288. Nilai t tabel manunjukkan angka 1,993, dengan demikian nilai t hitung kecil dari nilai t tabel (1,068 1,984) dan nilai signifikansi 0,288 > 0,05, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa variabel Fasilitas (X2) tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel Keputusan Berkunjung (Y). Nilai F hitung sebesar 51,632 dengan nilai signifikansi 0,000. Nilai F tabel adalah sebesar 3,12. Dengan demikian, nilai F hitung lebih besar dari F tabel (51,632 > 3,12) dan nilai signifikansi 0,000 0,05, maka dapat ditarik kesimpulan terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel Lokasi (X1) dan Fasilitas (X2) secara simultan atau bersama-sama terhadap Keputusan Berkunjung (Y).
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini dibuat oleh Riska Putri Nim 3718068, Jurusan S1 Manajemen Bisnis Syari’ah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi dengan judul “Peran Ekonomi Kreatif Dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Kota Bukittinggi (Studi Kasus: Pelaku Ekraf Sub Kriya Kota Bukittinggi)” atas bimbingan Bapak Dr.Asyari.S.Ag.M.Si. Latar belakang penulis mengangkat judul ini karena kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya peranan ekraf dalam meningkatkan pendapatan dan juga ekraf merupakan suatu konsep dizaman sekarang yang bisa memberikan kesempatan bagi masyarakat agar dapat membuka usaha dan membuka ide kreatifitasnya dalam menciptakan suatu produk baru atau sesuatu yang sudah ada menjadi ditambahkan dengan inovasi menjadikan sesuatu yang bernilai guna lebih sehingga dapat menambah dan meningkatkan pendapatan masyarakat khususnya pelaku ekraf pada sub sektor kriya (kerajinan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan ekonomi kreatif dalam meningkatkan pendapatan masyarakat Kota Bukittinggi khususnya pelaku ekraf pada sub kriya (kerajinan). Dalam penelitian ini memakai metode kualitatif dengan penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara langsung dengan pelaku ekraf sub kriya dan staff DISPARPORA Kota Bukittinggi pada bidang ekraf serta dokumentasi dengan pihak yang diwawancarai. Hasil penelitian ini menemukan bahwa, 4 dari pelaku ekraf sub kriya yang diwawancarai 3 diantaranya mengungkapkan bahwa ekraf sangat berperan penting dalam meningkatkan pendapatan usahanya terbukti dengan skala usahanya yang hingga saat ini memberikan kemajuan seperti jumlah pendapatan yang meningkat, membuka peluang pekerjaan bagi pengangguran serta bisa membuka cabang dari jenis usaha yang ditekuni. Namun satu diantaranya mengungkapkan bahwa belum atau tidak merasakan peran ekraf dalam meningkatkan pendapatan usahanya. Sehingga dapat disimpulkan meski belum secara keseluruhan namun sebagian besar pelaku ekraf sub kriya sudah merasakan peran ekonomi dalam meningkatkan pendapatan.