2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rio Purwanti, NIM 4619006, Judul Skripsi: “INTEGRASI SOSIAL ETNIS CINA MUSLIM DAN CINA NON MUSLIM DI KAMPUNG CINA KELURAHAN BENTENG PASAR ATAS”. Jurusan Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi 2023. Latar belakang peneliti membahas permasalahan ini adalah adanya integrasi sosial kebudayaan etnis Cina Muslim yang masih rutin dilakukan di tengah agama yang dianut. Integrasi sosial dapat menjaga keseimbangan untuk mewujudkan kedekatan-kedekatan hubungan sosial serta mendorong kearah proses sosial dimana komponen-komponen dan kelompok sosial masyarakat menjadi terpadu sehingga memberikan kebersamaan, persatuan dan kesatuan agama, ekonomi dan lain sebagainya diantara kelompok-kelompok yang ada. Selain itu untuk terbentuknya integrasi sosial antar individu dan kelompok masyarakat, relasi sosial atau hubungan sosial merupakan interaksi sosial yang didasari oleh rasa simpati, empati dan kepedulian terhadap sesama. Tujuan dilakukan penelitian ini ialah untuk mengetahui faktor-faktor yang mendorong terjadinya integrasi sosial serta bentuk-bentuk integrasi sosial, serta menekankan pada aspek kedalaman informasi yang diperoleh melalui wawancara dan didukung oleh metode observasi lapangan. Lokasi penelitian di Kampung Cina Kelurahan Benteng Pasar Atas. Berdasarkan hasil penelitian bentuk integrasi sosial etnis Cina di Kampung Cina Kelurahan Benteng Pasar yakni ; Pertama integrasi normatif adalah adanya norma yang mengikat masyarakat antara satu sama lain. Kedua integrasi fungsional adalah perbedaan kepentingan dan fungsi menjadikan masyarakat saling membutuhkan. Ketiga, integrasi koersif adalah integrasi yang terjadi akibat adanya kewenangan yang dimiliki oleh yang memiliki kekuasaan, jadi masyarakat bisa lebih teratur. Adapun faktor yang meyebabkan terjadinya integrasi sosial yaitu pada faktor pendorong adanya perbedaan akan kepentingan dan tujuan justru menimbulkan sikap saling ketergantungan antar masyarakat, adanya persetujuan atau konsensus, toleransi beragama antar kelompok dengan kebudayaan yang berbeda, perkawinan campuran dan kekerasan dan pemaksaan. Sedangkan faktor penghambat integrasi sosial yakni; prasangka negatif, diskriminasi dan rasisme terlembaga.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak Skripsi berjudul “Peran Guru Al Qur’an Hadis dalam Membimbing Siswa Menghafal Ayat Al Qur’an di MAS YATI Kamang Mudik, oleh Indah Purwanti NIM. 2116049, Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Bukittinggi Yang menjadi permasalahan dalam skirpsi ini adalah : 1. Ketika siswa berada di kelas 10, sebagian siswa belum lancar dalam menyetor ayat-ayat Alquran, dan ketika sudah berada dikelas 11 mereka sudah lancar dalam menyetor ayat-ayat Alquran, 2. Ketika siswa berada dikelas 10, sebagian siswa belum bisa jelas melafalkan huruf-huruf hijaiyah yang benar, dan ketika mereka sudah berada dikelas 11 mereka sudah bisa melafalkan huruf-huruf hijaiyah dengan benar, 3. Ketika siswa berada dikelas 10, sebagian siswa belum bisa menentukan tajwid pada ayat-ayat yang dihafalkannya dan ketika mereka sudah berada dikelas 11 mereka sudah bisa sudah bisa menentukan tajwid pada ayat-ayat yang mereka hafal. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan peneliti adalah reduks data, display dan editing Hasil penelitian ini menunjukkan peran guru dalam membimbing siswa menghafal ayat Al Qur’an di MAS YATI Kamang Mudik bahwasannya peran guru Alquran hadis adalah guru sebagai pengajar memberikan materi pelajaran yang terkait dengan hafalan Alquran dengan cara menuliskan ayat yang ingin dihafalkan, guru membacakan ayat tersebut kemudian diikuti dengan siswa, guru menjelaskan makna mufrodat, guru mencerita cerita yang berkaitan dengan makna ayat dan siswa menghafalkan ayat tersebut. Guru mendidik siswa dengan cara metode teladan yaitu harus diawali dengan perilaku guru sendiri dengan mencontohkan kepada siswa agar disiplin, kemudian guru harus patuh terhadap peraturan yang dibuat oleh Madrasah lalu guru harus mengarahkan siswa agar mematuhi peraturan dan norma yang ada. Guru sebagai pembimbing yaitu dengan cara guru menyuruh siswa untuk menuliskan ayat yang telah dituliskan dipapan tulis, kemudian menyuruh siswa membaca ayat secara berulang-ulang dan memahami makna ayat, dihafalkan dan disetorkan kepada guru. Guru sebagai motivator memberikan dorongan dan nasehat-nasehat kepada siswa. Guru sebagai teladan memberikan teladan yang baik kepada siswa. Guru sebagai evaluator untuk mengetahui kemampuan siswa dengan cara siswa disuruh untuk menyetorkan hafalan ayat Alquran didepan kelas dan guru menilai hafalan tersebut sesuai dengan tajwid dan kelancaran bacaan Alquran siswa.
2017 · Book · Koleksi Perpustakaan
2017 · Book · Koleksi Perpustakaan
2016 · Book · Koleksi Perpustakaan
Traditional musical instruments; collection of Museum Negeri Propinsi Lampung "Ruwa Jurai."