Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

NELVIRA

4 karya publik ditemukan.

2026: 12025: 22024: 1

sanksi adat terhadap poligami siri menurut perspektif hukum pidana islam (studi kasus di nagari lawang kecamatan matur kabupaten agam)

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

kripsi berjudul “Sanksi Adat Terhadap Poligami Siri Menurut Prespektif Hukum Pidana Islam di Nagari Lawang Kecamatan Matur Kabupaten Agam, yang ditulis oleh Nelvira Septia Rizki, NIM 1421.036, Program Studi Hukum Pidana Islam (Jinayah) Fakultas Syari‘ah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi karena adanya praktik poligami tanpa prosedur yang sah. Praktik poligami ini menyebabkan munculnya permasalahan sosial dan hukum, seperti tidak terpenuhinya keadilan dalam pembagian nafkah, tidak adanya kepastian status hukum istri kedua, serta terbatasnya akses anak terhadap hak-hak sipil seperti akta kelahiran dan pengakuan nasab. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan tokoh adat, tokoh agama, pelaku, serta masyarakat. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif, deduktif, dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik poligami siri di Nagari Lawang dilakukan tanpa pencatatan resmi serta tidak memenuhi ketentuan syariat, yang mana poligami siri dilakukan tanpa pencatatan resmi, menyebabkan pernikahan tersebut tidak diakui negara dan melanggar hukum positif (UU Perkawinan). Meskipun secara syariat dianggap sah oleh sebagian pandangan jika memenuhi rukun, praktik ini seringkali tidak memenuhi keadilan dan persyaratan hukum Islam yang komprehensif, serta merugikan hak-hak istri dan anak Praktik ini meningkatkan risiko ketidakpastian hukum bagi perempuan dan anak-anak yang dilahirkan Dalam pandangan hukum pidana Islam, pelaku poligami siri dapat dijatuhi sanksi taʿzīr oleh pemerintah atau otoritas keagamaan sebagai bentuk perlindungan terhadap perempuan dan penegakan nilai-nilai keadilan dalam keluarga.

Uslub Tasybih dalam Surah Al-A'raf (Analisis Penafsiran Ibnu Asyur dalam kitab At-Tahrir Wat Tanwir)

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nelvira Susanti, NIM 4121003. Judul Skripsi: “Uslub Tasybih dalam Surah Al-A’raf (Analisis Penafsiran Ibnu Asyur dalam Kitab Tafsir At-Tahrir Wat Tanwir”. Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi, Tahun 2025. Kajian tentang uslub tasybih dala Al-Qur’an merupakan bagian dari studi balaghah yang berperan penting dalam memahami keindahan dan makna mendalam dari ayat-ayat suci. Surah Al-A’raf sebagai salah satu surah Makkiyah banyak mengandung gaya bahasa tasybih yang memperjelas pesan-pesan moral dan akidah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang uslub tasybih dalam surah Al-A’raf, yang merujuk kepada kitab tafsir At-Tahrir Wat Tanwir. Al-A'raf juga menyajikan perumpamaan (tasybih) yang kontekstual dengan situasi umat pada masa itu, sehingga tasybih nya sangat relevan dan berfungsi sebagai sarana retorika yang efektif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan linguistik. Sumber data utama adalah surah Al-A’raf dan kitab tafsir At-Tahrir Wat Tanwir, sedangkan sumber sekunder berupa literature tafsir lainnya serta buku-buku tentang ilmu balaghah. Teknik analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi ayat-ayat yang mengandung uslub tasybih, mengklasifikasikan jenis-jenis tasybih yang digunakan, serta mengeksplorasi pemahaman Ibnu Asyur mengenai penggunaan dan makna tersirat dari tasybih tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tasybih dalam surah Al-A’raf berfungsi untuk menggambarkan hakikat keimanan dan kekufuran, memperjelas perbedaan antara kebenaran dan kebatilan, serta memperingatkan manusia tentang akibat dari perbuatan mereka. Ibnu Asyur menekankan aspek balaghah dalam tasybih, yang tidak hanya berperan dalam memperindah bahasa tetapi juga dalam memperkuat makna dan argumentasi Al-Qur’an. Ibnu Asyur juga menyoroti aspek historis dan kontekstual dari perumpamaan yang digunakan, sehingga maknanya lebih mudah dipahami dalam konteks kehidupan manusia. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam kajian ilmu balaghah dan tafsir, serta menjadi rujukan bagi para akademisi dan peneliti dalam memahami keindahan bahasa Al-Qur’an.

Kompetensi Sosial Guru Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Pendidikan Agama Islam Pada Siswa di SMA Negeri 1 Sungai Puar Kabupaten Agam

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini disusun oleh Nelvira, NIM 2120123, berjudul: “Kompetensi Sosial Guru Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Pendidikan Agama Islam Pada Siswa Di SMA Negeri 1 Sungai Puar Kabupaten Agam” Kompetensi sosial merupakan kemampuan seorang guru dalam mengkomunikasikan dan berinteraksi secara efektif dan efesien dengan siswa, sesama guru, orang tua, dan masyarakat. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu faktor-faktor apa saja yang menyebabkan siswa kelas XE.3 di SMA Negeri 1 Sungai Puar Kabupaten Agam kesulitan dalam belajar PAI dan bagaimana Kompetensi sosial guru dalam mengatasi kesulitan belajar PAI pada siswa kelas XE.3 di SMA Negeri 1 Sungai Puar Kabupaten Agam. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang menyebabkan siswa kelas XE.3 di SMA Negeri 1 Sungai Puar Kabupaten Agam merasa kesulitan dalam belajar PAI dan bagaimana Kompetensi sosial guru dalam mengatasi kesulitan belajar PAI pada siswa kelas XE.3 di SMA Negeri 1 Sungai Puar Kabupaten Agam. Metode yang peneliti gunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini berlokasi di SMA Negeri 1 Sungai Puar Kabupaten Agam. Informan dalam penelitian ini adalah 2 orang guru PAI, 1 orang guru Biologi, 1 orang guru PKN dan 7 orang siswa kelas X. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi sosial guru PAI di SMA Negeri 1 Sungai Puar Kabupaten Agam sangat baik guru selalu berinteraksi dengan siswa, sesama guru dan dengan semua anggota disekolah. Faktor yang membuat siswa kesulitan dalam belajar disebabkan karena minat belajar siswa yang kurang dan lemahnya tingkat literasi siswa. Tingkat kesulitan tersebut dari aspek Al-Qur’an siswa lambat dalam menghafal ayat Al-Qur’an. Melalui kompetensi sosial yang dimilikinya guru dapat mengatasi kesulitan belajar PAI pada siswa kelas X salah satunya dengan melakukan pendekatan dan memberikan motivasi agar siswa bersemangat dan bisa terbuka kepada guru tentang kendala yang dialaminya dalam belajar PAI.