Profil penulis
Martono
20 karya publik ditemukan.
Manajemen Perkantoran
Buku ini disusun untuk menambah referensi tentang hakIkat Manajemen Perkantoran dan manfaatnya bagi kantor dalam rangka mencapai tujuannya yaitu menyediakan data dan informasi yang akurat, cepat, tepat, akuntabel dan terpercaya, sehingga ketika data dan informasi dibutuhkan, maka kantor akan segera dapat menyediakannya dengan baik. Adapun susunan nuku ini terdiri dari pembahasan tentang: Bab.1. Konsep Dasar Manajemen Perkantoran Bab.2. Kegiatan dan Aspek Manajemen Perkantoran Bab.3. Peranan dan Kewajiban Manajer Kantor Bab.4. Organisasi Kantor Bab.5. Tata Ruang Kantor Bab.6. Korespondensi dalam Manajemen Perkantoran Bab.7. Penataan Arsip Bab.8. Penataan Perlengkapan Kantor Bab.9. Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Manajemen Kantor Bab.10. Efisiensi Pekerjaan Kantor Bab.11. Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Urbanitas Dan Seni Bina Perkotaan
Keanekaragaman hayati untuk kelangsungan hidup bangsa
Transportasi di perairan berdasarkan Undang-Undang nomor 17 tahun 2008
On water transportation according to Indonesian law.
Bank dan lembaga keuangan lain
Buku panduan pameran koleksi arkeologi di halaman Museum Sonobudoyo
Metodik bahasa Inggeris di SPG
Perubahan kebudayaan dan masyarakat pembangunan
Biografi R. Pandji Suroso dan K.R.M.T. Mr. Wongsonegoro
Biography of Suroso, 1893-1981 and Wongsonegoro, 1897-1987, former governors of Jawa Tengah Province.
Jiwa, semangat, dan nilai-nilai perjuangan bangsa Indonesia
Biografi R.M.T.P. Mangunnegoro, Gubernur Jawa Tengah periode 1954-1958
Kalkulus dan ilmu ukur analitik
Dunia Lebih Indah Tanpa Sekolah
Pendidikan adalah kunci kemajuan bangsa dan selalu menjadi isu yang menarik untuk dikaji. Dalam perjalanannya, pendidikan di Tanah Air selalu menuai masalah dan mengundang banyak kontroversi. Apa yang terjadi dengan sistem pendidikan kita? Atas dasar itu, buku ini lahir untuk menguraikan berbagai masalah yang berhubungan dengan praktik persekolahan di Tanah Air. Seringkali problem tersebut tidak disadari masyarakat umum, sehingga mereka menganggapnya sebagai hal yang wajar. Masyarakat pun ‘rela’ ditindas. Akibatnya, penindasan tersebut berlangsung terus menerus tanpa ada yang menghentikannya. Pendidikan seharusnnya menjadi alat untuk membebaskan manusia dari segala bentuk penindasan. Namun, dalam kenyataannya, sekolah justru menjadi penindas yang menggunakan bebagai cara dan strategi. Parahnya, penindasan tersebut dianggap sebagai hal yang wajar dan semestinya, dan tidak pernah disadari. Sekolah tak ubahnya seperti sebuah penjara. Banyak anak yang merasa ‘terpaksa’ berada di sekolah untuk waktu yang lama. Kita harus segera menghentikan segala praktik penindasan di sekolah, dan menjadikan sekolah sebagai tempat yang paling menyenangkan di dunia. --------------------------------- “... tulisan Nanang mengajak kita membuka wawasan dan cakrawala, serta memancing kita untuk ikut arus, terlibat dalam penggalian mendalam tentang persoalan pendidikan, yang selama ini ‘diandaikan’ begitu saja. Apa yang selama ini oleh kebanyakan orang dianggap benar, wajar, dan sudah sewajarnya, dalam tulisan ini digali lebih dalam, ditinjau persoalan problematisnya, serta dengan kemampuan antisipatifnya, ia mengajukan pemecahan kreatif bagi berbagai macam persoalan yang ada ...” (Doni Koesoema A) “... kita mungkin tidak menyadari bahwa sekolah akhir-akhir ini boleh jadi telah berubah menjadi kawasan yang paling berbahaya bagi anak. Sekolah bisa lebih merusak daripada mall. Banyak anak dipaksa ke sekolah, sedangkan ke mall adalah sebuah kegembiraan bagi mereka. Umum beranggapan sekolah pasti adalah tempat terbaik setelah keluarga di rumah. Kenyataannya ternyata tidak selalu demikian. ...” (Daniel Mohammad Rosyid)
Ilmu pengetahuan sosial sejarah nasional dan umum
METODE PENELITIAN SOSIAL
Buku ini menjelaskan lebih dari 250 konsep dalam metode penelitian sosial, termasuk di dalamnya adalah konsep-konsep dalam statistik. Selain dijelaskan secara definitif, setiap konsep dalam buku ini juga diuraikan secara lebih mendalam dengan menjelaskan berbagai isu atau permasalahan utama dalam praktik penelitian berkaitan dengan konsep yang dijelaskan. Di setiap akhir uraian, dijelaskan beberapa konsep yang berhubungan dengan konsep yang dibahas. -------- Untuk mempelajari konsep-konsep dalam metode penelitian sosial, mahasiswa perlu melihat konteks yang berada di sekitarnya serta menghubungkan dengan konsep-konsep tersebut. Karena itu, posisi buku karya Martono ini menjadi sangat penting. Buku ini tidak hanya menyajikan setiap konsep yang terisolasi, namun buku ini juga menyoroti hubungan antaride. Strategi ini membuat mahasiswa lebih mudah mempelajari ide-ide, dan menunjukkan kepada mereka mengapa mereka harus kembali ke konsep tertentu selama beberapa kali jika mereka ingin mempelajarinya secara mendalam. William L. Neuman Profesor Sosiologi University of Wisconsin – Whitewater
Aku vs Kamu
Sosiologi Perubahan Sosial
Tidak ada masyarakat yang berhenti untuk berubah. Hal inilah yang menyebabkan berbagai studi atau kajian mengenai masalah perubahan sosial selalu berkembang dan diperbarui. Hampir semua kajian dalam studi sosiologi selalu terkait dengan masalah perubahan sosial ini. Perubahan sosial merupakan sebuah isu yang tidak akan pernah selesai untuk diperdebatkan. Perubahan sosial menyangkut kajian dalam ilmu sosial yang meliputi tiga dimensi waktu yang berbeda, dulu (past), sekarang (present) dan masa depan (future). Untuk itulah, masalah sosial yang terkait dengan isu perubahan sosial merupakan masalah yang sulit untuk diatasi dan diantisipasi. Pembahasan mengenai isu perubahan sosial ini meliputi masalah proses, bentuk-bentuk perubahan sosial, dan yang paling penting adalah masalah dampak atau konsekuensi perubahan sosial bagi individu atau masyarakat, serta dunia. Buku ini membahas mengenai berbagai hal terkait dengan isu atau permasalahan seputar perubahan sosial yang terjadi di masyarakat. Pembahasan meliputi batasan, bentuk, faktor-faktor penyebab, serta dampak perubahan sosial. Buku ini juga membahas beberapa teori sosiologi mengenai perubahan sosial yang telah berkembang: teori klasik, modern, posmodern serta teori poskolonial yang merupakan teori dalam sosiologi yang belum lama berkembang yang mencoba mendobrak mitos-mitos yang berkembang seputar dunia Timur. Masalah modernisasi dan globalisasi juga menjadi isu penting yang dibahas dalam buku ini. Di samping itu, juga ada bahasan lain terkait lembaga-lembaga sosial yang turut terlibat dan mempercepat perubahan sosial, di antaranya keluarga, pendidikan, agama, sistem politik, gerakan sosial, dan teknologi, serta beberapa strategi dalam mewujudkan perubahan sosial. Buku ini ditujukan bagi mahasiswa yang berminat dalam masalah perubahan sosial. Juga bagi praktisi serta masyarakat umum yang concern dengan masalah pemberdayaan masyarakat juga layak membaca buku ini, karena di dalamnya juga membahas mengenai pemberdayaan masyarakat sebagai sebuah bentuk strategi perubahan. ---------------------- Buku ini mengantarkan mahasiswa ke dalam pemikiran-pemikiran para tokoh sosiologi mengenai perubahan sosial. Setelah menyajikan ulasan mengenai berbagai konsep dasar penulis membawa pembaca ke berbagai kategori perubahan sosial, penjelasan terhadap perubahan sosial, serta faktor-faktor sosial yang terkait dengannya. Kamanto Sunarto (Universitas Indonesia) These theoretical reflections allow Mr. Martono to explore the implications of social change for the variety of worlds in which contemporary people exist. Theories of modernisation and dependence in the Third World are seen in relation to contemporary debates on the post-colonial situation. Theories of industrialism and technical change are seen in relation to the trends of globalisation in the contemporary world, and the consequences of these changes are traced through developments in the family, education, and religion. Particular attention, as might be expected, is given to the dynamic of the Indonesian system. John Scott (Plymouth University)
SOSIOLOGI PENDIDIKAN MICHEL FOUCAULT
Michel Foucault adalah seorang sosiolog dari Prancis yang lebih dikenal sebagai filsuf, sejarawan, dan psikolog. Ia dikenal karena pemikirannya mengenai pengetahuan, kekuasaan, disiplin, hukuman, dan seksualitas Nama Foucault jarang sekali muncul dalam buku-buku sosiologi pendidikan. Padahal, konsep, metode, dan argumentasi Foucault mengajak kita untuk melihat ke belakang dan ke depan mengenai formulasi kebijakan pragmatis dan kritik teoretis yang abstrak, untuk menyelidiki fungsi dan akibat hubungan kekuasaan, bentuk-bentuk pengetahuan, dan cara berhubungan secara etis antara satu orang dengan yang lain dalam praktik pendidikan. Buku ini menjelaskan mengenai konsep-konsep dasar dalam pemikiran Foucault, yang kemudian ditarik dalam pembahasan isu-isu sosiologi pendidikan. Tidak hanya itu saja, di pembahasan penulis juga mencoba memaparkan mengenai bagaimana pemikiran Foucault ini mewarnai praktik-praktik pendidikan di Tanah Air.
METODE PENELITIAN KUANTITATIF
Melakukan penelitian tidak harus turun ke lapangan dengan mengunjungi lokasi penelitian tertentu. Penelitian lapangan, hampir selalu membutuhkan biaya yang tidak sedikit, apalagi ketika kita menggunakan metode penelitian kuantitatif. Kita harus menggandakan kuesioner serta biaya akomodasi yang tidak sedikit, terlebih lagi bila responden sangat banyak. Buku ini memberikan sebuah alternatif bagi mahasiswa yang tertarik untuk mendalami metode penelitian kuantitatif. Banyak mahasiswa yang berangapan bahwa metode penelitian kuantitatif sulit dilakukan. Banyak mahasiswa yang menganggap bahwa metode kuantitatif lebih sulit karena harus menggunakan statistik, lebih mahal karena harus menggandakan kuesioner atau angket dan lebih lama karena respondennya yang sangat banyak. Anggapan ini hanyalah mitos belaka. Analisis isi (AI) dan analisis data sekunder (ADS) adalah sebuah solusi untuk menjawab “ketakutan” akan metode kuantitatif. Dengan menggunakan metode analisis isi atau analisis data sekunder, mahasiswa akan terbebas dari masalah waktu penelitian yang lama atau biaya penelitian yang relatif mahal. AI dan ADS adalah metode penelitian yang relatif lebih mudah karena tidak menggunakan “manusia” sebagai objek penelitiannya. AI dan ADS, menggunakan objek yang “tidak hidup”, dengan memanfaatkan sumber data yang sudah ada dan kita tinggal mengolah data tersebut. Kita dapat memanfaatkan majalah, koran, acara TV, buku-buku, syair lagu, cerita film sebagai objek penelitian. Objek-objek tersebut relatif mudah diperoleh, tidak ribet, berbeda dengan objek yang berbentuk manusia yang selalu berpindah tempat dan cepat berubah. Untuk itu, metode AI dan ADS dapat menjadi alternatif bagi mahasiswa dalam melakukan penelitian. Buku ini memberikan panduan singkat mengenai apa itu analisis isi serta analisis data sekunder? Bagaimana melakukannya? Disertai dengan contoh penelitian yang relevan. ----------------- Buku ajar ini memuat informasi tentang metode, prosedur dan teknik yang dapat diterapkan dalam penelitian kuantitatif. Penyajian bagan alir dan contoh-contoh dalam buku ini membantu untuk menjelaskan konsep yang rumit agar menjadi lebih mudah dimengerti oleh mahasiswa sebagai peneliti pemula. Prof. Edy Yuwono (Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto) Kehadiran buku ini berhasil memperkenalkan kembali analisis muatan sebagai metode pengumpulan data atau pengukuran variabel, yang tidak hanya penting sejalan keberaksaraan masyarakat, tetapi juga membantu meragamkan sumber data sekaligus temuan penelitian yang penting, yang dapat dijangkau dengan cara lebih efisien. Prof. Mudjia Rahardjo (UIN Maulana Malik Ibrahim Malang)