2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi ini disusun oleh Muhammad Afif, NIM 3722283, dengan judul “Strategi Pedagang Dalam Menghadapi Kenaikan Harga Plastik Perspektif Bisnis Syariah Di Pasar Bawah Kota.” Program Studi Manajemen Bisnis Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Kenaikan harga plastik menjadi salah satu tantangan yang dihadapi oleh pedagang pasar tradisional karena plastic merupakan kebutuhan pendukung dalam aktivitas perdagangan, terutama sebagai media pengemasan barang dagangan. Kondisi tersebut menyebabkan meningkatnya biaya operasional sehingga pedagang perlu menerapkan strategi yang tepat agar usaha tetap berjalan dan keuntungan dapat dipertahankan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pedagang dalam menghadapi kenaikan harga plastik serta menganalisis penerapan strategi tersebut berdasarkan perspektif bisnis syariah di Pasar Bawah Kota Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pedagang yang menggunakan plastik sebagai bagian dari aktivitas usaha. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedagang menerapkan beberapa strategi dalam menghadapi kenaikan harga plastik, yaitu melakukan efisiensi penggunaan plastik, mencari alternatif pemasok dengan harga yang lebih terjangkau, menyesuaikan harga jual secara bertahap, serta menjaga hubungan baik dengan pelanggan. Strategi tersebut menunjukkan kemampuan pedagang dalam beradaptasi terhadap perubahan biaya operasional. Ditinjau dari perspektif bisnis syariah, strategi yang diterapkan telah mencerminkan prinsip keadilan, kejujuran, keterbukaan, dan tidak melakukan tindakan yang merugikan konsumen. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan strategi bisnis yang sesuai dengan prinsip syariah dapat membantu pedagang mempertahankan keberlangsungan usaha di tengah perubahan kondisi ekonomi.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tesis ini berjudul “Penggunaan Teknologi VR (Virtual Reality) dalam Penyaluran Seks Perspektif Maqashid Syariah”, Muhammad Afif Alfikri, NIM 10122018, Program Studi Magister Hukum Keluarga Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi tahun 2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi digital yang semakin masif, khususnya pada bidang realitas virtual (Virtual Reality/VR), yang mulai digunakan dalam aktivitas seksual secara individual melalui media simulasi digital. Fenomena ini menimbulkan problematika baru dalam dimensi etika, hukum, dan keagamaan pengguna teknologi tersebut tidak lagi membutuhkan pasangan dalam penyaluran Hasrat seksualnya. Tindakan tersebut jelas bertentangan dengan prinsip-prinsip utama maqashid al-syariah, yang menekankan pentingnya menjaga lima aspek mendasar dalam kehidupan manusia: yakni agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana bentuk pemanfaatan teknologi Virtual Reality (VR) dalam aktivitas seksual serta apa saja dampak yang ditimbulkannya. Selain itu, studi ini juga akan mengkaji pandangan maqashid al-syariah terhadap konsekuensi dari penggunaan teknologi VR dalam konteks tersebut. Penelitian ini bersifat kepustakaan (library research) dan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis isi serta deskriptif kualitatif. Adapun sumber data primer dalam studi ini meliputi Al-Qur’an, Hadis, serta literatur fikih baik dari sumber klasik maupun kontemporer. Sementara itu, data sekunder diperoleh dari buku-buku, jurnal akademik, serta artikel ilmiah yang memiliki keterkaitan dengan topik teknologi dan maqashid al-syariah. Penelitian ini menghasilkan beberapa temuan penting. Pertama, pemanfaatan teknologi Virtual Reality dalam aktivitas seksual menciptakan pengalaman simulatif yang menyerupai hubungan nyata, namun berisiko mengganggu kondisi psikologis dan interaksi sosial penggunanya. Kedua, ditinjau dari maqashid al-syariah, praktik ini berpotensi merusak perlindungan terhadap akal, jiwa, dan keturunan, karena dapat menyebabkan kecanduan, melemahkan peran sosial keluarga, serta merancukan batasan etika dan moral. Ketiga, meskipun teknologi pada dasarnya bersifat netral, penggunaannya dalam konteks seksual menuntut adanya regulasi dan pertimbangan etis yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariat Islam. Dengan demikian, maqashid al-syariah dapat dijadikan sebagai alat evaluatif untuk menentukan apakah suatu praktik digital modern, seperti penggunaan VR untuk kepentingan seksual, memberikan manfaat (maslahah) atau justru menimbulkan kerusakan (mafsadah).
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini ditulis oleh Muhammad Afif Alfikri, NIM 1118054 dengan judul: Tinjauan Terhadap Penetapan Hakim Pengadilan Agama Lubuk Basung Nomor 110/Pdt.P/2021/PA.LB Tentang Penetapan Wali Adhal, yang disusun oleh Muhammad Afif Alfikri, NIM 1118054 Program Studi Hukum Keluarga(AhwalSyakhshiyyah) ,Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Pokok masalah pada penelitian ini adalah: Pertama, Bagaimana pertimbangan hakim dalam menetapkan wali adlal di Pengadilan Agama Lubuk Basung ? Kedua, Bagaimana status pernikahan pasca putusan hakim Pengadilan Agama Lubuk Basung nomor perkara 110/Pdt.P/2021/PA.LB ? Sumber data yang digunakan ada dua jenis yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder, sumber data primer pada penelitian ini adalah salinan putusan No 110/Pdt.P/2021/PA.LB di Pengadilan Agama Lubuk Basung dan. Data sekunder yaitu data yang diperoleh dari studi perpustakaan berupa buku buku hukum, Kompilasi Hukum Islam, jurnal dan artikel yang berkaitan dengan jenis penelitian. Penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi langsung di lapangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa: Pertama, Hasil dari penelitian ini bahwa pertimbangan hakim dalam menetapkan Wali Adhal di Pengadilan Agama Lubuk Basung tahun 2021 rata-rata pemohon bersikers untuk melangsungkan pernikahan dengan calon pasangan pilihannya yang dinilai pemohon cukup memenuhi syarat sebagai calon yang baik bagi pemohon, pemohon juga sudah mencapai umur dewasa untuk melangsungkan pernikahan dan permohonan telah memenuhi ketentuan pasal 6 ayat 2 Undangundang nomor 1 tahun 1974. Pasal 15 ayat 2 dan pasal 23 Kompilasi Hukum Islam, maka permohonan pemohon patut dikabulkan dan pertimbangan hakim serta penetapan mengenai wali adhal tidak semata-mata didasarkan pada pertimbangan normatif-yuridis. Majelis hakim juga dapat mengambil pertimbangan lain, seperti pertimbangan berdasarkan aspek sosiologis dan psikologis yang termuat dalam serangkaian pertimbangan hakim. Kedua faktor yang menyebabkan wali nasab menolak untuk menikahkan pemohon rata-rata karena wali tidak suka kepada calon suaminya dengan berbagai macam alasan diantaranya permasalahan ekonomi dan juga permasalahan individu antara calon suami dari pemohon dengan adik kandung pemohon. Ketiga adalah tentang status pernikahan pasca penetapan wali adhal di Pengadilan Agama Lubuk Basung sudah di atur dalam ketentuan yang dimuat secara implisit dalam pasal 2 ayat 1 Undang-undang Nomor 1 tahun 1974 tentang perkawinan yaitu” perkawinan adalah sah apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agamanya dan kepercayaan. Kata Kunci : Putusan Hakim, Penetapan Wali Adhal