PENERAPAN TAHAP PENDIDIKAN ANAK MENURUT ALI BIN ABI THALIB DI JORONG KOTOHILALANG KABUPATEN AGAM
ABSTRAK Skripsi ini yang berjudul “Penerapan Tahap Pendidikan Anak menurut Ali Bin Abi Thalib di Jorong Kotohilalang, Kabupaten Agam”, yang di tulis oleh Riska Jasmanita, NIM 2115220, Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah Dan ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negri (IAIN) Bukittinggi. Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh penerapan tahap pendidikan anak menurut Ali bin Abi Thalib ini, dimana sebagian dari warga Kotohilalang telah menerapkan Tahapan ini, meskipun dari mereka yang menerapkan tahapan ini tidak mengetahui secara pasti tahapan ini, akan tetapi yang mereka ajarkan adalah kebiasaan turun temurun dari keluarga mereka. Tahapan pendidikan anak menurut Ali bin Abi Thalib adalah salah satu cara pendidikan anak yang telah diajarkan dalam Islam. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk peneliti penerapan tahap pendidikan anak menurut Ali bin Abi Thalib di jorong Kotohilalang, kabupaten Agam. Skripsi ini meneliti bagaimana penerapan tahap pendidikan anak menurut Ali bin Abi Thalib di jorong Kotohilalang yang dibagi kepada tiga tahapan yaitu, tahapan pertama dengan menjadikan anak sebagai raja dan ratu, tahapan kedua dengan menjadikan anak sebagai tawanan, dan tahapan ketiga dengan menjadikan anak sebagai teman sebaya dan sahabat. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapanga (field research) yang berparadigma kualitatif, yaitu metode yang digunakan untuk meneliti objek penelitian apa adanya. Sumber penelitian dalam penelitian ini adalah Orang Tua, Keluarga, dan Wali Jorong Kotohilalang. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian penulis, maka dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan tahap pendidikan anak Menurut Ali bin Abi Thalib terbagi kepeda tiga tahapan yaitu: tahapan pertama dengan menjadikan anak sebagai raja dan ratu, tahapan kedua menjadikan anak sebagai tawanan, dan tahapan ketiga dengan menjadikan anak sebagai sahabat. Dalam penerapan tahapan ini tidak semua orang tua yang memiliki anak pada usia tahapan ini dapat menerapkan dengan tepat tahapan ini. Dari penelitian penulis juga ,mengetahui bahwa orang tua sebelumnya belum mengetahui tahapan pendidikan anak menurut Ali bin Abi Thalib ini. Beberapa orang tua mengajarkan pendidikan kepada anaknya adalah kerena pengajran turun temurun dari orang tua mereka, akan tetapi cara yang merka ajarkan sesuai dengan tahapan pendidikan anak yang diajarkan oleh Ali Bin Abi Thalib.