Strategi Guru Meminimalisir Kejenuhan Dalam Suasana Belajar Pendidikan Agama Islam Di SMPN 3 Tebing Tinggi Kota Selatpanjang
ABSTRAK Skripsi ini disusun oleh Jamila Khairina dengan NIM. 2118174 Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi Dengan Judul “Strategi Guru Meminimalisir Kejenuhan Dalam Suasana Belajar Pendidikan Agama Islam Di SMP Negeri 3 Tebing Tinggi, Kota Selatpanjang” Penelitian ini dilatar belakangi kejenuhan dalam suasana belajar yang dialami oleh siswa sehingga menjadi masalah yang datang secara tiba-tiba tanpa diduga dan dikehendaki dalam proses belajar, sehingga hal tersebut menjadi sesuatu yang menghambat tujuan tercapainya pendidikan di Indonesia. Kejenuhan belajar menyebabkan siswa tidak bisa menangkap dan mengambil intisari dari pembelajaran yang diajarkan oleh pendidik di SMP Negeri 3 Tebing Tinggi Kota Selatpanjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi apa yang digunakan pendidik serta penyebab siswa merasa jenuh dan faktor apa saja yang mempengaruhi strategi guru pendidikan agama islam dalam meminimalisir kejenuhan belajar di SMP Negeri 3 Tebing Tinggi Kota Selatpanjang. Penelitian ini berjenis penelitian lapangan, yaitu penelitian dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah pendidik dan siswa kelas VIII di SMP Negeri 3 Tebing Tinggi Kota Selatpanjang, objek penelitian ini adalah penyebab siswa merasa jenuh, faktor yang mempengaruhi kejenuhan belajar dan strategi guru meminimalisir kejenuhan dalam suasana belajar di SMP Negeri 3 Tebing Tinggi Kota Selatpanjang. Teknik Pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu, wawancara, dokumen dan observasi. Untuk analisis data penulis menggunakan analisis kualitatif dengan mendeskripsikan kejadian yang sesungguhnya dalam bentuk kalimat kemudian diambil kesimpulan. Berdasarkan penelitian, dikemukakan bahwa strategi guru meminimalisir kejenuhan dalam suasana belajar Pendidikan Agama Islam di SMPN 3 Tebing Tinggi Kota Selatpanjang menggunakan berbagai strategi diantaranya, Melakukan Pendekatan Kepada siswa, Menerapkan Metode Pembelajaran Yang Bervariasi, Ice Breaking dan Memasukkan hal-hal yang lucu saat pembelajaran berlangsung, Menciptakan lingkungan yang kondusif dan menyenangkan serta Pemberian hadiah dan motivasi. Penyebab kejenuhan peserta didik yaitu lingkungan belajar tidak memberikan dukungan, strategi belajar yang asal-asalan, sering diberi tugas latihan dan hafalan yang berlebihan serta cara guru mengajar tidak bervariasi. Guru pendidikan agama Islam di SMP Negeri 3 Tebing Tinggi kota selatpanjang sudah sangat baik dalam meminimalisir kejenuhan belajar baik dalam hal strategi ataupun faktor-faktor pendukung dalam meminimalisir kejenuhan belajar.