2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
BELA INTAN SARI : 2613234 JUDUL : PERAN GURU PEMBIMBING DALAM MENCEGAH PERNIKAHAN USIA MUDA DI SMKN 1 SEBERANG MUSI Pernikahan dini merupakan penomena yang marak terjadi didalam masyarakat khususnya masyarakat yang tinggal dipedesaan. Anak-anak yang masih berusia belia kebanyakan sudah menikah karena sudah menjadi kebiasaan bagi mereka menikah diusia yang sangat muda. Hal inilah yang juga terjadi di SMKN 1 Seberang Musi, hampir setiap tahun ada siswa yang berhenti sekolah karena menikah. Selain itu karena itu melihat dari kehidupan anak-anak dilingkungan masayarakat dan kebudayaan disana banyak yang sudah menikah walaupun sebenarnya mereka masih belum cukup umur untuk menikah. Sehingga guru pembimbing tidak lepas dari upayanya dalam mencegah pernikahan dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya pernikahan dini di SMKN 1 Seberang musi yang meliputi faktor pendidikan, ekonomi, dan keinginan diri siswa itu sendiri serta untuk bagaimana upaya pembimbing dalam mencegah pernikahan dini di SMKN 1 Seberang Musi yang meliputi peran guru pembimbing dan jenis bimbingan yang diberikan dalam mencegah pernikahan dini di SMKN 1 Seberang Musi. Subyek penelitian ini adalah guru pembimbing di SMKN 1 Seberang musi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari penilitian di SMKN 1 Seberang Musi bahwa yang menjadi pendorong pernikahan dini disebabkan oleh faktor ekonomi, pergaulan dan keinginan diri sendiri. Kemudian dalam upaya pencegahan pernikahan dini guru pembimbing memberikan layanan informasi dan layanan bimbingan kelompok. Namun, dalam pencegahan guru pembimbing di SMKN 1 Seberang Musi tidak melaksanakaan konseling individual secara khusus. Hasil penelitian Penyebab pernikahan dini yang terjadi di SMKN 1 Seberang Musi di karenakan siswa yang berteman tanpa batas atau yang sering kita sebut pergaulan bebas. Sehingga dari prilaku itu siswa mengalami hamil di luar nikah. Dan juga Di karenakan ekonomi keluarga yang rendah, sehingga memotivasi siwa untuk melakukan pernikahan guna untuk meringankan beban orang tua. Serta di karenakan pemahaman siswa itu sendiri, sehingga memotivasinya untuk melakukan pernikahan agar terhindar dari perzinahan. Dan adapun peran guru pembimbing dalam mencegah pernikahan dini yaitu dengan memberikan layanan informasi dan bimbingan kelompok.
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
KES (Kehidupan efektif sehari-hari)</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<div style="margin-left:.56in;">
Tupoksi guru BK menurut Permendikbud 111 Tahun 2014 dalam Pelayanan Peminatan Memberikan Informasi kepada peserta didik tentang program bimbingan dan konseling disekolah, Melakukan Pemetaan dan penetapan peminatan peserta didik, Melaksanakan layanan bimbingan dan konseling sesuai hasil asesmen BKMengevaluasi kegiatan layanan bimbingan dan konseling yang telah di laksanakan,Membuat Laporan dan Tindak lanjut Kegiatan Layanan bimbingan dan Konseling.</div>
<div style="margin-left:.56in;">
Merupakan bantuan bagi peserta didik /konseli untuk memahami diri, memahami lingkungan dan membuat keputusan perencanaan maa depan. Bagian dari layanan perencanaan individual pada Bidang pengembangan individual Bertujuan Membantu peserta didik mengenali potensi dan peluang pendidikan lanjutan serta kesiapan karir.</div>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<div>
Social media is one alternative for many people to complain, and convey what is being experienced and felt. Both teenagers, adults, and even the elderly and children show self-existence, seeking satisfaction, justification and social support from familiar audiences called netizens. The expectation of catharsis</div>
<div>
through social media raises a sense of relief, as counseling is one of the means of</div>
<div>
saying or a place for counseling to release all the tired annoyed, turmoil that interferes with effective daily life. Attractive and tend to be simpler social media</div>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<div>
Social media is one alternative for many people to complain, and convey what is being experienced and felt. Both teenagers, adults, and even the elderly and children show self-existence, seeking satisfaction, justification and social support from familiar audiences called netizens. The expectation of catharsis</div>
<div>
through social media raises a sense of relief, as counseling is one of the means of</div>
<div>
saying or a place for counseling to release all the tired annoyed, turmoil that interferes with effective daily life. Attractive and tend to be simpler social media</div>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
enhacing human empowerment through strength-based approach</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
setelah mempelajari buku saku ini, mahasiswa di harapkan ;</p>
<p>
mampu membentuk karakter kreatif, mandiri, peduli</p>
<p>
mampu menumbuhkan minat belajar</p>
<p>
mampu menambah wawasan ,keterampilan, nilai dan sikap</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
setelah mempelajari buku saku ini, mahasiswa di harapkan ;</p>
<p>
mampu membentuk karakter kreatif, mandiri, peduli</p>
<p>
mampu menumbuhkan minat belajar</p>
<p>
mampu menambah wawasan ,keterampilan, nilai dan sikap</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
KES (Kehidupan efektif sehari-hari)</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Pelatihan Pengembangan minat dan bakat</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
KES (Kehidupan efektif sehari-hari)</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
KES (Kehidupan efektif sehari-hari)</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
KES (Kehidupan efektif sehari-hari)</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
KES (Kehidupan efektif sehari-hari)</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
enhacing human empowerment through strength-based approach</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
setelah mempelajari buku saku ini, mahasiswa di harapkan ;</p>
<p>
mampu membentuk karakter kreatif, mandiri, peduli</p>
<p>
mampu menumbuhkan minat belajar</p>
<p>
mampu menambah wawasan ,keterampilan, nilai dan sikap</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
setelah mempelajari buku saku ini, mahasiswa di harapkan ;</p>
<p>
terbentuk karakter kreatif, mandiri, peduli</p>
<p>
mampu menumbuhkan minat belajar</p>
<p>
mampu menambah wawasan ,keterampilan, nilai dan sikap</p>
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
تهدف هذه الدراسة إلى معرفة كيفية تطبيق استراتيجات الإدارة الصفية في تعليم مهارة الاستماع في المدرسة الابتدائية الإسلامية الحكومية ٢ باسمان ، وكذلك تحديد العوائق التي تواجهها خلال عملية التعلم. تنطلق خلفية هذه الدراسة من أهمية مهارة الاستماع باعتبارها إحدى المهارات الأساسية في تعليم اللغة العربية، وكذلك دور الإدارة الصفية الفعالة في خلق جو تعليمي ملائم وتفاعلي. ومع ذلك، استنادًا إلى نتائج الملاحظة الأولية، وجد أن عملية تعليم مهارة الاستماع في المدرسة الابتدائية الإسلامية الحكومية ٢ باسمان لم تسر على النحو الأمثل بسبب ضعف الإدارة الصفية. تستخدم هذه الدراسة نهجًا نوعيًا مع طريقة وصفية. تم جمع البيانات من خلال الملاحظة والمقابلات والتوثيق. يتكون موضوع الدراسة من مدرس لغة عربية واحد وثلاثة طلاب كمصادر معلومات داعمة. أجريت هذه الدراسة في المدرسة الابتدائية الإسلامية الحكومية ٢ باسمان ، منطقة بادانج جيلوجور، مقاطعة باسمان، غرب سومطرة. نتائج البحث تظهر أن استراتيجيات الإدارة الصفية التي تم تطبيقها تشمل خمسة جوانب رئيسية، وهي: (1) ترتيبات الجلوس، (2) التواصل الفعال بين المعلم والطلاب، (3) مراقبة سلوك الطلاب ، (4) استخدام أساليب تعليم متنوعة، و(5) إدارة الوقت والجدول الدراسي بما يتناسب مع الحالة النفسية للطلاب. وقد ثبت أن هذه الاستراتيجيات قادرة على خلق جو تعليمي أكثر انضباطًا وراحة، وتعزيز مشاركة الطلاب في تعليم مهارة الاستماع. ومع ذلك، هناك بعض العوائق التي واجهت تنفيذ هذه الاستراتيجات، منها: (1) الاختلاف في وشخصيات الطلاب و قدراتهم ، (2) محدودية الوسائط التعليم ، و(3) قلة الحافز لدى بعض الطلاب، خاصة أولئك الذين يفتقرون إلى الثقة بالنفس في المشاركة النشطة. ومع ذلك، بذل المعلمون قصارى جهدهم من خلال اتباع نهج إبداعي وحلولية لضمان استمرار فعالية التعليم. في الختام، فإن استراتيجيات الإدارة الصفية المطبقة في المدرسة الابتدائية الإسلامية الحكومية ٢ باسمان تسير بشكل جيد وتخلق جوًا تعليميًا ملائمًا. ومع ذلك، لتحقيق نتائج تعليمية أفضل في مادة مهارة الاستماع يلزم تحسين المرافق، واتباع نهج تعليمي أكثر ابتكارًا، وإيلاء مزيد من الاهتمام لتحفيز الطلاب على التعليم.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan