Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

INTAN

222 karya publik ditemukan.

2026: 302025: 422024: 142023: 302022: 182021: 122020: 72019: 62018: 242017: 152016: 62015: 1

PERAN GURU PEMBIMBING DALAM MENCEGAH PERNIKAHAN USIA MUDA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

BELA INTAN SARI : 2613234 JUDUL : PERAN GURU PEMBIMBING DALAM MENCEGAH PERNIKAHAN USIA MUDA DI SMKN 1 SEBERANG MUSI Pernikahan dini merupakan penomena yang marak terjadi didalam masyarakat khususnya masyarakat yang tinggal dipedesaan. Anak-anak yang masih berusia belia kebanyakan sudah menikah karena sudah menjadi kebiasaan bagi mereka menikah diusia yang sangat muda. Hal inilah yang juga terjadi di SMKN 1 Seberang Musi, hampir setiap tahun ada siswa yang berhenti sekolah karena menikah. Selain itu karena itu melihat dari kehidupan anak-anak dilingkungan masayarakat dan kebudayaan disana banyak yang sudah menikah walaupun sebenarnya mereka masih belum cukup umur untuk menikah. Sehingga guru pembimbing tidak lepas dari upayanya dalam mencegah pernikahan dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya pernikahan dini di SMKN 1 Seberang musi yang meliputi faktor pendidikan, ekonomi, dan keinginan diri siswa itu sendiri serta untuk bagaimana upaya pembimbing dalam mencegah pernikahan dini di SMKN 1 Seberang Musi yang meliputi peran guru pembimbing dan jenis bimbingan yang diberikan dalam mencegah pernikahan dini di SMKN 1 Seberang Musi. Subyek penelitian ini adalah guru pembimbing di SMKN 1 Seberang musi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari penilitian di SMKN 1 Seberang Musi bahwa yang menjadi pendorong pernikahan dini disebabkan oleh faktor ekonomi, pergaulan dan keinginan diri sendiri. Kemudian dalam upaya pencegahan pernikahan dini guru pembimbing memberikan layanan informasi dan layanan bimbingan kelompok. Namun, dalam pencegahan guru pembimbing di SMKN 1 Seberang Musi tidak melaksanakaan konseling individual secara khusus. Hasil penelitian Penyebab pernikahan dini yang terjadi di SMKN 1 Seberang Musi di karenakan siswa yang berteman tanpa batas atau yang sering kita sebut pergaulan bebas. Sehingga dari prilaku itu siswa mengalami hamil di luar nikah. Dan juga Di karenakan ekonomi keluarga yang rendah, sehingga memotivasi siwa untuk melakukan pernikahan guna untuk meringankan beban orang tua. Serta di karenakan pemahaman siswa itu sendiri, sehingga memotivasinya untuk melakukan pernikahan agar terhindar dari perzinahan. Dan adapun peran guru pembimbing dalam mencegah pernikahan dini yaitu dengan memberikan layanan informasi dan bimbingan kelompok.

narasumber

· Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian

<div style="margin-left:.56in;"> Tupoksi guru BK menurut Permendikbud 111 Tahun 2014 dalam Pelayanan Peminatan Memberikan Informasi kepada peserta didik tentang program bimbingan dan konseling disekolah, Melakukan Pemetaan dan penetapan peminatan peserta didik, Melaksanakan layanan bimbingan dan konseling sesuai hasil asesmen BKMengevaluasi kegiatan layanan bimbingan dan konseling yang telah di laksanakan,Membuat Laporan dan Tindak lanjut Kegiatan Layanan bimbingan dan Konseling.</div> <div style="margin-left:.56in;"> Merupakan bantuan bagi peserta didik /konseli untuk&nbsp; memahami diri, memahami lingkungan dan membuat keputusan perencanaan maa depan. Bagian dari layanan perencanaan individual pada Bidang pengembangan individual Bertujuan Membantu peserta didik mengenali potensi dan peluang pendidikan lanjutan serta kesiapan karir.</div>

Alleviating Problems with Catharsis on Social Media (Critical Study of Cyber Counseling in Gen-Z)

· Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian

<div> &nbsp;Social media is one alternative for many people to complain, and convey what is being experienced and felt. Both teenagers, adults, and even the elderly and children show self-existence, seeking satisfaction, justification and social support from familiar audiences called netizens. The expectation of catharsis</div> <div> through social media raises a sense of relief, as counseling is one of the means of</div> <div> saying or a place for counseling to release all the tired annoyed, turmoil that interferes with effective daily life. Attractive and tend to be simpler social media</div>

Alleviating Problems with Catharsis on Social Media (Critical Study of Cyber Counseling in Gen-Z)

· Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian

<div> &nbsp;Social media is one alternative for many people to complain, and convey what is being experienced and felt. Both teenagers, adults, and even the elderly and children show self-existence, seeking satisfaction, justification and social support from familiar audiences called netizens. The expectation of catharsis</div> <div> through social media raises a sense of relief, as counseling is one of the means of</div> <div> saying or a place for counseling to release all the tired annoyed, turmoil that interferes with effective daily life. Attractive and tend to be simpler social media</div>

Perkembangan Peserta Didik

· Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian

<p> setelah mempelajari buku saku ini, mahasiswa di harapkan ;</p> <p> mampu membentuk karakter kreatif, mandiri, peduli</p> <p> mampu menumbuhkan minat&nbsp; belajar</p> <p> mampu menambah wawasan ,keterampilan, nilai dan sikap</p>

Buku Perkembangan Peserta Didik

· Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian

<p> setelah mempelajari buku saku ini, mahasiswa di harapkan ;</p> <p> mampu membentuk karakter kreatif, mandiri, peduli</p> <p> mampu menumbuhkan minat&nbsp; belajar</p> <p> mampu menambah wawasan ,keterampilan, nilai dan sikap</p>

Perkembangan Peserta Didik

· Research ·

<p> setelah mempelajari buku saku ini, mahasiswa di harapkan ;</p> <p> mampu membentuk karakter kreatif, mandiri, peduli</p> <p> mampu menumbuhkan minat&nbsp; belajar</p> <p> mampu menambah wawasan ,keterampilan, nilai dan sikap</p>

Buku Perkembangan Peserta Didik

· Research ·

<p> setelah mempelajari buku saku ini, mahasiswa di harapkan ;</p> <p> terbentuk karakter kreatif, mandiri, peduli</p> <p> mampu menumbuhkan minat&nbsp; belajar</p> <p> mampu menambah wawasan ,keterampilan, nilai dan sikap</p>

The Correlation between Students' Self-Efficacy and Their Reading Achievement of the Fourth Semester Students of English Department

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRACT Intan Putri Amania Salsabila, 2320086, The Correlation between Students' Self-Efficacy and Their Reading Achievement of The Fourth Semester Students Of English Department, A Thesis, State Islamic University of Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2026. This study was conducted to investigate several issues related to students' self-efficacy in reading. First, some students were willing to participate verbally in reading activities, but their self-efficacy had not yet stabilized, as shown by an inconsistent pattern of task success that made them hesitate to answer oral questions even though they had understood the material. Second, some students' self-efficacy only emerged when encouraged by lecturers or peers, indicating that it depended on external factors rather than developing internally. Third, some students showed low self-efficacy, yet still achieved high reading achievement, indicating that low self-efficacy does not always correspond to low reading achievement. Therefore, this study aimed to find out whether there was a significant correlation between students' self-efficacy and their reading achievement, the direction of the correlation, and the magnitude of the correlation among fourth-semester students of the English Department at UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. The design of this research was a correlational quantitative design. The population of this research was all fourth-semester students' of the English Department at UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, which consisted of 72 students'. This research used a total sampling technique because the population was less than 100, so the entire population was used as the sample. To collect data, this research used a questionnaire to measure students' self-efficacy, and the students' final examination (UAS) scores were used to measure their reading achievement. The data in this research was analyzed using the Pearson Product Moment Correlation Coefficient with the SPSS 26 program. The research finding showed that the Pearson Product Moment Correlation was 0.070. It means, there was a positive but very weak correlation between students' self-efficacy and their reading achievement. ∝ was 0.05, so sig 0.557 > 0.05, also according to the hypothesis, r count 0.070 was smaller than r table 0.235. It could be concluded that Ho was accepted and Ha was rejected. It stated that there was no significant correlation between Students' self-efficacy and students' reading achievement. Thus, there was no significant correlation between students' self-efficacy and their reading achievement of the fourth-semester students' at English Department, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.

Pengaruh Penggunaan Aplikasi Wordwall Dalam Model Pembelajaran Deep Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Informatika Kelas VIII di SMP N 1 Payakumbuh

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Bintan Aryahiyah Hasibuan, NIM 2522071 “Pengaruh Penggunaan Aplikasi Wordwall Dalam Model Pembelajaran Deep Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Informatika Kelas VIII di SMP N 1 Payakumbuh” Jurusan Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Informatika di SMP Negeri 1 Payakumbuh. Selain itu, proses pembelajaran masih didominasi oleh penggunaan metode konvensional dengan bantuan aplikasi presentasi sehingga siswa kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran. Salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah penggunaan aplikasi Wordwall dalam model pembelajaran Deep Learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi Wordwall dalam model pembelajaran Deep Learning terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Informatika kelas VIII SMP Negeri 1 Payakumbuh. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Payakumbuh. Sampel penelitian terdiri dari kelas VIII.2 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.4 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar berupa pretest dan posttest yang telah diuji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa pada kelas eksperimen yang menggunakan aplikasi Wordwall dalam model pembelajaran Deep Learning sebesar 87,97, sedangkan rata-rata hasil belajar siswa pada kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional sebesar 83,00. Hasil uji Independent Samples t-Test menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,004 yang lebih kecil dari 0,05 (0,004 0,05). Dengan demikian, hipotesis kerja (H₁) diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan aplikasi Wordwall dalam model pembelajaran Deep Learning berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Informatika kelas VIII SMP Negeri 1 Payakumbuh.

Pengaruh Lingkungan Keluarga Terhadap Motivasi Menghafal Al-Qur'an Siswa Di SD Negeri 12 Limo Suku Sungai Pua

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Skripsi ini disusun oleh Intan Revania Putri (NIM. 2122071) dengan judul "Pengaruh Lingkungan Keluarga terhadap Motivasi Menghafal Al-Qur'an Siswa di SD Negeri 12 Limo Suku Sungai Pua", Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi tahun 2026. Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya peran lingkungan keluarga dalam membentuk motivasi siswa menghafal Al-Qur'an. Lingkungan keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama yang memberikan perhatian, bimbingan, dan dorongan kepada anak sehingga dapat meningkatkan semangat dalam menghafal Al-Qur'an. Namun, masih terdapat perbedaan motivasi menghafal Al-Qur'an pada siswa yang diduga dipengaruhi oleh kondisi lingkungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan keluarga terhadap motivasi menghafal Al-Qur'an siswa di SD Negeri 12 Limo Suku Sungai Pua serta mengetahui besarnya pengaruh yang diberikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kausal. Populasi penelitian berjumlah 91 siswa dan sampel penelitian sebanyak 91 responden yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, regresi linear sederhana, uji t, dan koefisien determinasi dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara lingkungan keluarga terhadap motivasi menghafal Al-Qur'an siswa, yang dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05 dan nilai t hitung sebesar 7,898 lebih besar daripada t tabel sebesar 1,987. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,412 menunjukkan bahwa lingkungan keluarga memberikan kontribusi sebesar 41,2% terhadap motivasi menghafal Al-Qur'an siswa, sedangkan 58,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, semakin baik lingkungan keluarga yang dimiliki siswa, maka semakin tinggi motivasi mereka dalam menghafal Al-Qur'an.