2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Hadis-hadis Tanawwu‟ al Ibâdah adalah hadis-hadis yang menerangkan praktek ibadah tertentu yang dilakukan atau diajarkan Rasulullah, akan tetapi antara satu dengan yang lainnya terdapat perbedaan sehingga menggambarkan adanya keberagaman ajaran dalam pelaksanaan ibadah tersebut. Keberagaman atau variasi ajaran tersebut ada kalanya dalam bentuk tata cara pelaksanaan (perbuatan) dan ada kalanya dalam bentuk ucapan atau bacaan-bacaan yang dibaca dalam ibadah tersebut. Pada dasarnya, hadis-hadis Tanawwu‟ al Ibâdah merupakan bagian dari hadishadis mukhtalif, namun hadis ini hanya berkisar dalam masalah ibadah yang diajarkan Rasulullah dan memiliki pembahasan khusus jika dibandingkan dengan hadis-hadis mukhtalif pada umumnya. Hadis tanawu’ ini memiliki kemungkinan adanya keberagaman ajaran yang dilaksanakan atau dicontohkan Rasulullah. Masing-masing ajaran tersebut tidak bisa dijadikan satu ajaran saja, akan tetapi, semua ajaran tersebut semuanya diambil sebagai sunnah Nabi yang dapat diamalkan dan dijadikan pegangan dalam beribadah</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
Tujuan lain dari mtq adalah sebagai wahana silaturahim dan sebagai pendorong semangat dan minat baca masyarakat terhadap al qur'an, sehinga kedepan semua umat islam, khususnya di kota cimahi tidak ada lagi yang buta huruf al qur'an, bahkan bisa memahami isi kandungan al qur'an secara mendalam/
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Malaysia dan Indonesia, khususnya provinsi Sumatera Barat, memiliki ikatan sejarah pendidikan yang erat. "Selain pelajar Indonesia yang belajar ke Malaysia, pelajar Malaysia juga banyak yang menempuh pendidikan agama di Sumatera Barat. Bahkan, banyak karya ulama dari Sumatera Barat yang menginspirasi dan menjadi rujukan di Malaysia," jelasnya.</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Ada beberapa tujuan yanhg ingin diperoleh dengan pemikiran kontemporer terhadap hadis-hadis Nabi yang muncul empat abad yang lalu, diantaranya:</p>
<ol>
<li>
Agar hadis-hadis yang tersimpan dalam kitab-kitab hadis mudah diaplikasikan di masa sekarang. Sebab sebagian pesan dalam hadis-hadis itu terkadang sudah tidak sesuai lagi dengan kemajuan ilmu pengetahuan yang berkembang pada saat ini. Belum lagi informasi yang termuat dalam hadis masih dipertanyakan autentisitas dari pembawa berita (sanad) serta materi berita yang disampaikannya. Hal ini disebabkan Para ulama sering tidak memperhatikan apakah hadis itu sesuai dengan kondisi pada saat hadis tersebut disampaikan atau apakah hadis lebih dekat dengan suasana fikih yang dibangun oleh para ulama fikih zaman klasik. Mereka tidak memperhatikan hal-hal ini dan lebih memperhatikan kritik terhadap sanad hadis daripada memptreteli pesan yang yang tersimpan dalam matan hadis. Maka sudah saatnya ulama kontemporer mengkritisi matan hadis meski hadis tersebut telah dianggap sahih oleh ulama salaf dengan alasan bahwa jika para ulama mau meneliti matan secara seksama dengan menggunakan beberapa prinsip pemikir hadis kontemporer, maka akan tampak kepalsuan pada hadis-hadis tersebut.</li>
<li>
Untuk menjawab problem-problem kekinian dalam perspektif hadis yang mana para ulama kontemporer menemukan suatu pemasalahan dalam memahami/mensyarah hadis dengan metode klasik, sehingga untuk bisa menjawab problem tersebut diperlukan metode pemahaman/syarah hadis kontemporer dengan menggunakan berbagai pendekatan yang sesuai dengan konteks hadis yang dikaji. Untuk menjawab problem-problem kekinian diperlukan beberapa pendekatan, yakni pendekatan historis, sosiologis, antropologis dan <em>science</em> atau ilmu pengetahuan alam. Karena begitu pentingnya pemahaman teks secara mendalam dengan mengungkap berbagai realita di masyarakat maka dibutuhkan pemahaman hadis itu secara kontemporer..</li>
</ol>
<p style="margin-left:14.2pt;">
</p>
<ol>
<li value="3">
Untuk memenuhi Kebutuhan akan sebuah pemikiran/metode/pemahaman hadis yang bersifat kontemporer yang mutlak dilakukan mengingat situasi dan kondisi dunia modern telah jauh berubah dengan berbagai metode pendekatan dalam rangka memahami ajaran hadis agar hikmah, hakikat atau inti dari ajaran hadis benar-benar dapat dimengerti, dipahami dan dapat diaplikasikan pada masa sekarang ini.</li>
</ol>
<p style="margin-left:14.2pt;">
</p>
<ol>
<li value="4">
Untuk merealisasikan dan mengaplikasikan hadis dalam ajaran Islam pada konteks zaman moderen yang <em>“sholeh likulli zamanin wa makanin”</em> agar otoritas Sunnah Nabi selalu dipahami secara dinamis dan hidup dengan memilih metode pemahaman hadis yang terbaik selama tidak keluar dari kaidah yang mu`tabarah dalam memahami hadis Nabi saw. dengan pemahaman yang berputar antara tekstual dan kontekstual yang berformulasi pada penggunaan rasio secara terbatas. Perlunya rasio dalam pemahaman hadis dalam kontek pemikiran hadis kontemporer disebabkan karena perubahan kondisi sosio-historis, mobilitas sosial, dan kemajuan zaman.<a href="#_ftn1" name="_ftnref1" title="">[1]</a></li>
</ol>
<p style="margin-left:14.2pt;">
</p>
<ol>
<li value="5">
Tujuan untuk pengembangan Kaidah-kaidah Hadis yang telah dibangun para ulama (khususnya para muhaddisin), tercakup dalam dua aspek yakni kaidah yang bersentuhan dengan sanad dan matan serta pengembangan ilmu-ilmu Hadis, sebagai pedoman untuk memahami keorisinalan Hadis bahkan (kalau perlu) direnovasi yang sudah ada sesuai dengan pemikiran modern untuk kepentingan saat ini dan masa depan. Di sini bukan mererhab dan, metrenovasi teks matan hadis, karena hal ini mengibatkan lahirnya keculigaa terjadinya pemalsuan hadis. Merenovasi bermaksud memperbaharui pemahaman terkaha makna hadis.</li>
</ol>
<p style="margin-left:14.2pt;">
</p>
<ol>
<li value="6">
Untuk penataan kembali metodologi pengkajian pemahaman hadis yang harus disesuaikan dengan perkembangan zaman tanpa merobah esensi hadis itu sendiri, meskipun metodologi tersebut diwarisi dari sarjana-sarjana barat.</li>
</ol>
<p style="margin-left:14.2pt;">
</p>
<ol>
<li value="7">
Untuk meneliti, mensoroti dan cek in ricek kembali pemahaman hadis sebagai alat bukti keotentikan dan keorisinilan hadis yang bertujuan untuk membangun kaidah-kaidah pemahaman hadis yang sesuai dan memiliki kerelevansian dengan perkembangan situasi dan pemikiran umat saat ini, dimana posisi hadis harus tetap dijadikan pedoman di samping Alqur’an.</li>
</ol>
<p style="margin-left:14.2pt;">
</p>
<ol>
<li value="8">
Untuk penataan kembali metodologi pengkajian pemahaman hadis yang harus disesuaikan dengan perkembangan zaman tanpa merobah esensi hadis itu sendiri, meskipun metodologi tersebut diwarisi dari sarjana-sarjana barat.</li>
</ol>
<div>
</div>
<p>
</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Banyak metode yang dimunculkan oleh mufasir dalam menafsirkan Al-Quran, sehingga<br />
menimbulkan beragam metode dalam menafsir al-Quran. Salah satunya adalah Dr. Halo- N<br />
yang membuat konsep penafsiran Al-Quran dalam bukunya Al-Fathun Nawa. Penelitian ini<br />
bertujuan untuk melihat metode penafsiran dalam buku Al-Fathun Nawa itu. Sehingga bisa<br />
dilihat apa metode, karakteristik dan corak yang dipakai dalam buku alfathun nawa yang<br />
dikarang oleh Dr. Halo-N. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif,<br />
sementara jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian studi tokoh. Hasil penelitian<br />
menunjukkan metode penafsiran Dr. Halo-N berlandaskan konsep Al-Quran Menafsirkan Al-<br />
Quran. Satu metode dan konsep penafsiran dan penerjemahan ayat-ayat Al-Quran yang<br />
menurutnya mampu menjelaskan pengertian ayat dan logika tanpa dimasukkan dengan dalil<br />
dan sumber lain agar tidak terjadi keraguan. Sementara corak penafsirannya adalah saintifik,<br />
karena Dr. Halo-N menemukan teori melalui titik-titik korelasi yang ia sebut dengan<br />
spektrum 2D HMBC. Karakteristik penafsiran Dr. Halo-N yaitu karakteristik buku Al-Fathun<br />
Nawa merupakan karya yang menggabungkan aspek agama dan sains</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Sosialisasi Panduan Takhrij Hadis</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 180.083px; top: 367.913px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.972919);">
Nur</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 218.883px; top: 367.913px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.906803);">
secara arti arti hakiki yaitu cahaya yang bisa dilihat dan dirasakan oleh</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 180.083px; top: 391.513px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.88638);">
panca indra, sedangkan secara majazi,</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 588.633px; top: 391.513px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.985408);">
nur</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 638.633px; top: 391.513px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.885935);">
adalah sesuatu yang</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 180.083px; top: 414.713px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.95218);">
menjelaskan/menghilangkan kegelapan atau sesuatu yang sifatnya gelap atau</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 180.083px; top: 438.313px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.961194);">
tidak jelas. Dalam al</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 352.517px; top: 438.313px; font-size: 20px; font-family: sans-serif;">
-</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 359.317px; top: 438.313px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.955963);">
Quran kata</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 460.167px; top: 438.313px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.985408);">
nur</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 495px; top: 438.313px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.987012);">
terdapat</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 573.8px; top: 438.313px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.976303);">
43 kali yang tersebar dalam 20</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 180.083px; top: 461.513px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.930341);">
surat, baik dalam bentuk</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 406.567px; top: 461.513px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.985408);">
nur</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 443.367px; top: 461.513px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.934751);">
atau</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 487.8px; top: 461.513px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(1.00344);">
al</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 503.4px; top: 461.513px; font-size: 20px; font-family: sans-serif;">
-</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 509.8px; top: 461.513px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.97492);">
nur,</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 550.6px; top: 461.513px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.922869);">
yang masing</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 660.633px; top: 461.513px; font-size: 20px; font-family: sans-serif;">
-</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 667.433px; top: 461.513px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.964735);">
masingnya memiliki</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 180.083px; top: 485.163px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.943032);">
indikasi yang beragam, karena ia merupakan perumpamaan dari berbagai</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 180.083px; top: 508.763px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.908224);">
hal, di antaranya adalah: 1)</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 428.167px; top: 508.763px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.914075);">
Agama Islam</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 540.2px; top: 508.763px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.849793);">
, 2)</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 576.633px; top: 508.763px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.98824);">
Iman</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 620.633px; top: 508.763px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.849793);">
, 3)</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 657.033px; top: 508.763px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.956957);">
Pemberi petunjuk,</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 823.517px; top: 508.763px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.994865);">
4)</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 180.083px; top: 531.963px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.94545);">
Nabi Muh</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 266.517px; top: 531.963px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.910825);">
ammad SAW.,</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 395.367px; top: 531.963px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(1.06617);">
5)</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 414.167px; top: 531.963px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.922849);">
Cahaya siang (dinamakan</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 647.833px; top: 531.963px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(1.0323);">
nur</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 677.433px; top: 531.963px; font-size: 20px; font-family: sans-serif;">
)</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 685.083px; top: 531.963px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.879785);">
, 6)</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 723.883px; top: 531.963px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.911692);">
Cahaya bulan</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 180.083px; top: 555.563px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.9733);">
(dinamakan</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 288.517px; top: 555.563px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(1.0323);">
nur</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 318.117px; top: 555.563px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.954424);">
),</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 335.317px; top: 555.563px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.994865);">
7)</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 360.117px; top: 555.563px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.971187);">
Cahaya yang menerangi orang mukmin dalam melintasi</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 180.083px; top: 578.763px; font-size: 20px; font-family: sans-serif;">
”</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 187.683px; top: 578.763px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(1.00135);">
sirathul mustaqim”</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 351.317px; top: 578.763px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.869788);">
, 8)</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 389.367px; top: 578.763px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.939934);">
Kitab Taurat, 9) Kitab Injil, 10) Kitab al</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 741.083px; top: 578.763px; font-size: 20px; font-family: sans-serif;">
-</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 747.883px; top: 578.763px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.955637);">
Quran</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 801.117px; top: 578.763px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.917249);">
, 11)</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 180.083px; top: 602.363px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.882949);">
Cahaya Allah SWT.</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 342.117px; top: 602.363px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.860504);">
, 12)</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 387.767px; top: 602.363px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.910755);">
Keadilan. Intinya Semua</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 602.233px; top: 602.363px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.922999);">
hal yang baik memiliki nilai</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 180.083px; top: 625.996px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.972919);">
Nur</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 216.883px; top: 625.996px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.965622);">
dalam</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 274.117px; top: 625.996px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.937448);">
pandangan A</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 385.767px; top: 625.996px; font-size: 20px; font-family: sans-serif;">
l</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 391.367px; top: 625.996px; font-size: 20px; font-family: sans-serif;">
-</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 398.167px; top: 625.996px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.935845);">
Quran.</div>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
<span style="color: rgba(0, 0, 0, 0.87); font-family: "Noto Sans", -apple-system, BlinkMacSystemFont, "Segoe UI", Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, "Helvetica Neue", sans-serif; font-size: 14px;">Nur secara arti arti hakiki yaitu cahaya yang bisa dilihat dan dirasakan oleh panca indra, sedangkan secara majazi, nur adalah sesuatu yang menjelaskan/menghilangkan kegelapan atau sesuatu yang sifatnya gelap atau tidak jelas. Dalam al-Quran kata nur terdapat 43 kali yang tersebar dalam 20 surat, baik dalam bentuk nur atau al-nur, yang masing-masingnya memiliki indikasi yang beragam, karena ia merupakan perumpamaan dari berbagai hal, di antaranya adalah: 1) Agama Islam, 2) Iman, 3) Pemberi petunjuk, 4) Nabi Muhammad SAW., 5)Cahaya siang (dinamakan nur), 6) Cahaya bulan (dinamakan nur), 7) Cahaya yang menerangi orang mukmin dalam melintasi ”sirathul mustaqim”, 8) Kitab Taurat, 9) Kitab Injil, 10) Kitab al-Quran, 11) Cahaya Allah SWT., 12) Keadilan. Intinya Semua hal yang baik memiliki nilai Nur dalam pandangan Al-Quran.</span></p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
<span class="ILfuVd" lang="id"><span class="hgKElc"><b>MUI</b> atau <b>Majelis Ulama Indonesia</b> adalah Wadah Musyawarah para Ulama, Zu'ama, dan Cendekiawan Muslim di Indonesia untuk membimbing, membina dan mengayomi kaum muslimin di seluruh Indonesia. </span></span></p>
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan