2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tesis ini berjudul “Pengarusutamaan Moderasi Beragama Di Kementerian Agama Ri dan Implikasi Terhadap Kebijakan Moderasi di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi” yang di susun oleh Fitrawati, Nim 40119009 program studi Aqidah da Filsafat Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi 2021. Latar belakang dari tesis ini yaitu masih banyaknya dari masyarakat, mahasiswa dan para dosen yang masih kurang paham apa maksud dan tujuan dari moderasi beragama sehingga menimbulkan kesalahpahaman dengan adanya kebijakan dari Kementrian Agama RI untuk menyebarluaskan pemahaman tentang moderasi tersebut beragama dalam menghindari radikalisme di PTKIN, salah satunya di IAIN Bukittinggi. Metodologi dalam tesis ini menggunakan penelitian lapangan, yaitu mengamati langsung fakta di lapangan dan mengumpulkan data tentang masalah yang diteliti. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Selain itu dilakukan penelusuran, analisis dan interpretasi data dan dokumen tentang moderasi beragama di Kementreian Agama RI dan implementasinya dalam kebijakan sektiral di IAIN Bukittinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moderasi beragama yang digulirkan oleh Kementerian Agama RI tertuang dalam berbagai program berskala nasional, peluncuran buku moderasi beragama, termasuk intruksi pendirian rumah moderasi di PTKIN. Pada tingkat satker IAIN Bukittinggi, moderasi beragama ditindaklanjuti melalui pendirian rumah moderasi, penyesuaian kurikulum moderasi beragama melalui penetapan mata kuliah moderasi beragama, berbagai upaya penyebaran pemahaman dan perilaku yang moderat di tingkat dosen, tenaga pendidik dan pata mahasiswa melalui ragam kegiatan, seperti seminar, PBAK, kuliah umum, kuliah tamu dan beberapa kegiatan ormawa di tingkat mahasiswa. Berbagai upaya ini dilakukan agar civitas akademika IAIN Bukittinggi tidak salah dalam memahami moderasi sehingga meningkatkan pemahaman dalam bersikap dan berperilaku toleran kepada siapa pun dengan adil dan berimbang, mengedepankan sikap damai dan jauh dari kekerasan, serta terciptanya kehidupan yang rahmatan lil alamin.
2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini dilakukan oleh FITRAWATI NIM : 3214.159 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam jurusan Ekonomi Islam dengan judul :” Analisis Hasil Produksi Padi Terhadap Tingkat Pendapatan Masyarakat di Kenagarian Pagadih Kecamatan Palupuh Kabupaten Agam”. Yang melatar belakangi penulis memilih judul ini adalah Masyarakat Nagari Pagadih Kecamatan Palupuh Kabupaten Agam karena adanya kecenderungan terjadinya penurunan produksi, pendapatan, luas lahan yang berpengaruh terhadap pendapatan petani, terutama harga jual padi justru mengalami kenaikan. Sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil produksi padi terhadap tingkat pendapatan masyarakat di kenagarian pagadih kecamaatan palupuh kabupaten agam. Pada penelitian ini, penulis menggunakan penelitian lapangan (field research) yang bersifat kuantitatif, sampel penelitian ini adalah petani padi yang berjumlah 51 responden/orang. Pengumpulan data melalui observasi, pengisian angket, dan uji instrumen penelitian menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis deskriptif, uji autokorelasi, uji normalitas, serta menggunakan analisis regresi linier sederhana, koefisien determinasi, dan uji t, sedangkan pengolahan data menggunakan SPSS versi 18. Hasil penelitian dengan menggunakan regresi linier sederhana yaitu Y= 17,981 + 0,248X bahwa sebelum dipengaruhi variabel hasil produksi padi sebagai variabel independen, maka nilai tingkat pendapatan masyarakat di Kenagarian Pagadih Kecamatan Palupuh Kabupaten Agam sudah ada sebesar 17,981 satuan dengan asumsi variabel lain nol. Koefiisensi hasil produksi padi (X) memberikan nilai sebesar 0,248 satuan yang berarti bahwa ada pengaruh positif antara hasil produksi padi terhadap tingkat pendapatan masyarakat di Kenagarian Pagadih, Kec Palupuh, Kab Agam artinya semakin banyak masyarakat memproduksi padi maka tingkat pendapatan masyarakat juga akan mengalami peningkatan sebesar 0,248 satuan dan sebaliknya.
2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Persepsi Jamaah Mengenai Pelaksanaan Suluk dalam Tarekat Naqsyabandiyah di Surau Tuangku Budun di Tigo Nagari, Pasaman” yang disusun oleh Fitrawati, Nim 4515025 Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Bukittinggi 2019. Penelitian ini fokus pada pembahasan jamaah Tarekat Naqsyabandiyah pelaksanaan suluk di Surau Tuangku Budun di Tigo Nagari, Pasaman. Peneliti melakukan penelitian tentang tata cara pelaksanaan suluk dalam Tarekat Naqsyabandiyah tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggambarkan kejadian yang terjadi dilapangan. Informan dalam penelitian ini adalah Guruk Suluk dan Jamaah Suluk di Surau Tuangku Budun tersebut. peneliti mengumpulkan data dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian data-data yang diperoleh diolah dengan menggunakan teknik analisa data, reduksi data dan triangulasi data dengan membandingkan data yang diperoleh dari observasi dan wawancara. Melalui hasil penelitian ini maka peneliti dapat mengemukakan bahwa jamaah berpandangan suluk adalah suatu perbuatan yang sangat penting dilakukan untuk menjalani hidup yang religius, karena suluk termasuk salah satu cara untuk menghapus dosa serta cara mensucikan diri dari segala dosa. Di Tigo Nagari melakukan Pelaksanaan suluk dengan 3 tahap, tahap pertama yaitu selama 40 hari yang mana ini adalah proses belajar awal, yang ke dua ada 20 hari ini tujuannya untuk lebih memperdalam lagi apa yang sudah dipelajari pada masa sebelumnya, dan selanjutnya masa yang ke tiga yaitu 10 hari pada masa ini para murid atau jamaah suluk hanya mengulang-ulang apa yang sudah ia perdalam sebelumnya. Didalam pelaksanaan suluk juga ada adab yang mana seorang guru atau jamaah harus menjaga adab mereka baik sesama murid maupun dengan gurunya, karena jika tidak akan berdampak pada ilmu yang ia pelajari. Selain itu seorang murid dalam suluk juga sangat meninggikan atau sangat menghormati seorang guru karen menurut mereka jika tidak menghormati seorang guru maka ilmu yang mereka pelajari tidak ada gunanya atau sia-sia saja. Proses pelaksanaan suluk tidak hanya memperhatikan zikir tetapi juga bagaimana akhlak dalam proses pelaksanaan suluk tersebut.