Profil Kematangan Hubungan dengan Teman Sebaya Siswa Kelas X di MAN Padusunan Kota Pariaman
ASPIANA AZWIR, NIM 2615.100 skripsi ini berjudul “PROFIL KEMATANGAN HUBUNGAN DENGAN TEMAN SEBAYA SISWA KELAS X DI MAN PADUSUNAN KOTA PARIAMAN”. Maksud secara umum dari judul penelitian ini adalah suatu penelitian yang menggambarkan bagaimana kematangan hubungan dengan teman sebaya siswa kelas X. Kematangan hubungan dengan teman sebaya merupakan salah satu dari tugas perkembangan remaja yang tergolong pada aspek sosial. Pada aspek sosial ini memiliki karakterisktik yakni peserta didik atau konseli mulai tumbuh kemampuan memahami orang lain. Kemampuan ini mendorongnya menjalin hubungan dengan teman sebaya. Mereka menjalin hubungan pertemanan yang erat dan menciptakan identitas kelompok yang khas. Motivasi penulis melakukan penelitian ini didasarkan pada sebuah fenomena yang ditemui lapangan, dimana di MAN Padusunan Kota Pariaman terindikasi peserta didik yang belum mencapai kematangan hubungan dengan teman sebaya sehingga tidak mampu menjalin persahabatan yang akrab, tidak mampu bekerja sama di kelompok belajar, tidak mengindahkan norma-norma dalam pertemanan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik Total sampling. Penelitian ini mengambil peserta didik sebagai sampel penelitian yang dijadikan sebagai responden utama yang berjumlah 173 peserta didik. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket yang sudah baku yaitu ITP (Instrumen Tugas Perkembangan) dengan 77 item pertanyaan, 11 aspek tugas perkembangan dan 4 pernyataan, karena penulis hanya meneliti satu aspek perkembangan tentang kematangan hubungan dengan teman sebaya maka item pertanyaannya sebanyak 7 item pertanyaan dengan nomor 10, 21, 32, 43, 54, 65 dan 76. Hasil dari penelitian ini mengungkap bahwa siswa kelas X di MAN Padusunan pada aspek kematangan hubungan dengan teman sebayanya berada pada tingkat saksama (Ska) dan belum mencapai tingkat VI individualitas (Ind) 5,912. Idealnya siswa SMA sudah mencapai tingkat perkembangan itu pada tingkat III, IV, V dan VI. Sementara siswa kelas X di MAN Padusunan jika dilihat dari rata-rata profil kelompok baru berada pada standar pertengahan (V) dan diharapkan mereka berada pada tingkat VI. Kata Kunci: Teman Sebaya