2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya pada sektor pengolahan hasil pertanian seperti industri tempe dan tahu, memegang peranan vital dalam menunjang ketahanan pangan nasional dan mendorong kegiatan ekonomi masyarakat Indonesia. Peningkatan produktivitas menjadi tantangan utama bagi UMKM untuk memastikan keberlanjutan dan daya saing usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi peningkatan produktivitas yang telah diterapkan pada Usaha Tempe dan Tahu Anjelyna di Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Lima Puluh Kota, serta merumuskan strategi optimalisasi produktivitas usaha dalam kerangka perspektif Manajemen Produksi Syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pemilik/pengelola, dan dokumentasi yang berkaitan dengan proses produksi dan strategi manajemen usaha. Lokasi penelitian berfokus pada Usaha Tempe dan Tahu Anjelyna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi peningkatan produktivitas yang selama ini dijalankan oleh Usaha Tempe dan Tahu Anjelyna perlu diintegrasikan dan diperkuat dengan prinsip-prinsip syariah. Dalam perspektif Manajemen Produksi Syariah, strategi yang direkomendasikan mencakup optimalisasi efisiensi dalam penggunaan bahan baku (kedelai) dan energi, perbaikan proses kerja yang mengedepankan aspek kualitas dan sanitasi, serta pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan yang Islami. Penerapan strategi ini didasarkan pada nilai-nilai Islam seperti al-Adl (keadilan), al-Tawazun (keseimbangan), dan al-Mas'uliyyah (pertanggungjawaban) untuk mencapai al-Barakah (keberkahan) dalam hasil produksi, sehingga tidak hanya meningkatkan kuantitas dan kualitas produk, tetapi juga menjamin kemaslahatan bagi seluruh stakeholder usaha.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi yang berjudul “ Sistem Tanggung Renteng di PNM Mekaar Syariah Persfektif Fiqh Muamlah (Studi Kasus di PNM Mekaar Syariah Cabang Lembah Melintang, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat)” ditulis oleh APRILIA SAPUTRI, NIM. 1218.074 pada jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi 2022 M/1443 H. Motivasi penulis dalam penulisan judul ini adalah karena adanya keluhan dari ibu-ibu nasabah PNM Mekaar Syariah mengenai sistem tanggung renteng, dan sebagaimana kita ketahui bahwa sistem tanggung renteng tidak ada diatur dalam akad muamalah. Hutang piutang secara hukum dapat didasarkan pada adanya perintah dan anjuran agama agar manusia hidup saling tolong menolong. Praktek hutang piutang di PNM Mekaar Syariah Cabang Lembah Melintang ini adalah peminjaman yang dilakukan, oleh ibu-ibu yang perekenomiannya menengah kebawah, dimana peminjamannya berbasis kelompok dan dalam pembayaran hutangnya dilakukan dengan Sistem Tanggung Renteng, dimana dalam sistem tersebut memberlakukan adanya tanggung jawab bersama, yaitu jika ada anggota yang berhenti membeyar angsuran maka menjadi tanggung jawab anggota lain dalam kelompok tersebut. Pokok bahasan penelitian ini adalah, pertama Bagaimana Praktik Sistem Tanggung Renteng di PNM Mekaar Syariah Cabang Lembah Melintang, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat, Kedua Bagaimana Persfektif fiqh Muamalah Terhadap Sistem Tanggung Renteng dalam Pembayaran Hutang di PNM Mekaar Syariah Cabang Lembah Melintang. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui sistem tanggung renteng dalam pembayaran hutang di PNM Mekaar Syariah Cabang Lembah Melintang dan persfektif fiqh muamalah terhadap sistem tanggung renteng dalam pembayaran hutang di PNM Mekaar Syariah Cabang Lembah Melintang. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang dilakukan di PNM Mekaar Syariah Cabang Lembah Melintang. Dalam Pembahasan skripsi ini digunakan metode kualitatif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi-dokumentasi terhadap orang-orang yang terkait dengan penelitian ini, yaitu pegawai PNM Mekaar Syariah Cabang Lembah Melintang dan ibu-ibu nasabah PNM Mekaar Syariah, dan data yang didapat melalui wawancara dengan dianalisa. Berdasarkan hasil dari penelitian, maka dapat disimpulkan, Pertama proses Sistem Tanggung Renteng dalam pembayaran hutang dapat menciptakan kekeluargaan, disiplin dan tolong menolong antar anggota dalam kelompok. Kedua sudah memenuhi Rukun dan syarat dalam hutang piutang yang sesuai dengan hukum Islam, sehingga membantu memperlancar angsuran pembayaran hutang.