Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ANISA AMELIA

2 karya publik ditemukan.

2025: 12020: 1

Pandangan Hakim Pengadilan Agama Koto Baru Terhadap Penolakan Isbat Nikah Anak di Bawah Umur Selama Tahun 2023 Menurut Perspektif Maqashid Syariah

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Pandangan Hakim Pengadilan Agama Koto Baru Terhadap Penolakan Isbat Nikah Anak di Bawah Umur Selama Tahun 2023 Menurut Perspektif Maqashid Syariah”, yang ditulis oleh Anisa Amelia NIM 1121002, Program Studi Hukum Keluarga Islam (Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah), Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena meningkatnya permohonan isbat nikah oleh pasangan yang menikah di bawah umur, khususnya tanpa melalui prosedur hukum yang sah seperti dispensasi kawin. Namun semuanya ditolak oleh pengadilan, sehingga menimbulkan persoalan hukum dan sosial di masyarakat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pandangan hakim terhadap penolakan isbat nikah anak di bawah umur dan bagaimana tinjauan Maqashid Syariah terhadap penolakan isbat nikah anak di bawah umur. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (fiel research), dengan pendekatan kualitatif deskriptif, Penelitian ini juga menggunakan pendekatan yuridis normatif untuk menganalisis pandangan hakim dan dampaknya terhadap masyarakat, serta pendekatan Maqashid Syariah untuk menilai kesesuian keputusan tersebut dengan tujuan-tujuan Hukum Islam. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah salinan penetapan perkara isbat nikah anak di bawah umur yang ditolak oleh Pengadilan Agama Koto Baru dan wawancara langsung dengan hakim Pengadilan Agama Koto Baru. Sedangkan data sekunder berupa buku-buku, jurnal ilmiah, dan dokumen lain yang relevan. Dalam menganalisis data, penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat ditemukan bahwa alasan utama penolakan permohonan isbat nikah anak di bawah umur adalah tidak terpenuhinya syarat formil sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 jo. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019, khususnya Pasal 7 ayat (1) dan ayat (2) yang mengatur tentang batas usia minimal perkawinan serta tidak adanya bukti telah diajukannya dispensasi kawin ke Pengadilan Agama. Hakim juga mempertimbangkan bahwa pernikahan yang dilakukan secara siri tanpa perlindungan hukum, dapat menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari. Dalam tinjauan perspektif Maqashid Syari‟ah penolakan ini merupakan bentuk perlindungan terhadap agama (hifz al-din), jiwa (hifz al-nafs), akal (hifz al-„aql), keturunan (hifz al-nasl), dan harta (hifz al-mal). Penolakan tersebut menjadi bentuk perlindungan terhadap anak dari dampak negatif pernikahan dini, serta langkah perventif dalam menjaga ketertiban hukum dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencatatan perkawinan secara resmi

Hubungan Kecanduan Game Online terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas X TPM 1 SMK N 2 Payakumbuh Tahun Pelajaran 2019/2020

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Anisa Amelia/2416.007/2020: “Hubungan Kecanduan Game Online Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas X TPM 1 SMK N 2 Payakumbuh Tahun Pelajaran 2019/2020”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi peneliti di SMK N 2 Payakumbuh. Peneliti mengamati bahwa siswa banyak yang bermain game online yaitu sebesar 80,56% yang pada umumnya mereka melupakan tugas dan kewajiban mereka sebagai pelajar dan pada akhirnya membawa dampak buruk bagi siswa tersebut. Walaupun tidak sedikit dari mereka yang merupakan pemain game online tidak melupakan tugas sekolah mereka sebagai seorang pelajar. Bahkan siswa yang bermain game online masih mendapatkan nilai yang terbilang bagus dan memuaskan. Siswa yang bermain game online terkadang bisa memecahkan masalah dengan tepat dan benar serta menggunakan cara yang simple disebabkan mereka sudah terbiasa menggunakan beberapa strategi yang terdapat dalam game online yang dimainkannya. Karena itulah peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang hubungan kecanduan game online terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan signifikan game online terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas X TPM 1 SMK N 2 Payakumbuh? Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan signifikan game online terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas X TPM 1 SMK N 2 Payakumbuh. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasi. Pada penelitian ini peneliti menggunakan subjek penelitian, diman subjek penelitiannya adalah siswa kelas X TPM 1 sebanyak 30 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner atau angket untuk mengetahui game online, sedangkan kemampuan pemecahan masalah matematika diperoleh dari nilai ulangan harian siswa kelas X TPM 1 SMK N 2 Payakumbuh. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh r_hitung=0.363 dengan t_hitung=2.212, maka hipotesis diterima serta koefisien determinasi sebesar 13.1769 %. Dapat disimpulkan bahwa game online memiliki hubungan tapi tidak signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Adapun tingkat hubungan kedua variabel penelitian ini berdasarkan interpretasi koefisien korelasi nilai r yaitu pada tingkat 0.200.3630.399 sehingga korelasi antara kedua variabel rendah.