Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

AL HADID

2 karya publik ditemukan.

2026: 12023: 1

Peran Lembaga Keuangan Mikro Syariah dalam Pemberdayaan Pedagang Sayur (Studi Kasus: KSPPS Al Anshari Kota Bukittinggi)

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul "Peran Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) Dalam Pemberdayaan Pedagang Sayur (Studi Kasus: Koperasi KSPPS Al-Anshari Kota Bukittinggi)" yang disusun oleh Sirullah Al Hadid NIM. 3222145 Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini di latarbelakangi oleh belum optimalnya peran KSPPS Al-Anshari dalam pemberdayaan pedagang kaki lima, serta rendahnya pemahaman dan pemanfaatan pembiayaan oleh pedagang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran KSPPS Al-Anshari Kota Bukittinggi dalam pemberdayaan pedagang kaki lima (khususnya pedagang sayur), menganalisis pelaksanaan pembiayaan syariah yang diberikan kepada pedagang sayur, serta mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam proses pemberdayaan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian dilaksanakan di KSPPS Al-Anshari Kota Bukittinggi dengan melibatkan informan kunci yang terdiri dari Kepala Pembiayaan serta nasabah aktif yang berprofesi sebagai pedagang sayur. Data primer dan sekunder dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran KSPPS Al-Anshari berfokus pada penyaluran pembiayaan modal kerja yang dikombinasikan dengan edukasi keuangan secara kasual. Dampak pembiayaan bersifat variatif; efektif meningkatkan omzet dan membantu pemenuhan kebutuhan pokok bagi pedagang yang amanah, namun bagi sebagian pedagang lainnya pembiayaan masih dipandang sebatas bantuan finansial karena belum adanya pembinaan usaha yang terstruktur. Pelaksanaan pembiayaan didominasi oleh akad Murabahah karena skema angsurannya tetap, transparan, memberikan rasa aman, dan mudah dipahami oleh nasabah. Kendala yang dihadapi meliputi rendahnya literasi ekonomi syariah, lemahnya integritas sebagian nasabah, fluktuasi pasar yang menurunkan omzet, serta keterbatasan anggaran lembaga sehingga program pelatihan manajemen usaha belum dapat dilaksanakan secara optimal. Penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas pemberdayaan pedagang tidak hanya ditentukan oleh akses pembiayaan, tetapi juga oleh pendampingan usaha dan peningkatan literasi keuangan syariah. Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi KSPPS Al-Anshari Kota Bukittinggi dalam menyusun strategi pembiayaan, pendampingan usaha, dan peningkatan kualitas pelayanan guna mendukung perkembangan usaha pedagang. Kata Kunci: Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS), KSPPS, Pemberdayaan, Pedagang Sayur, Akad Murabahah.

Historisitas Al-Qur'an Menurut Theodore Noldeke dan M. Abid Al-Jabiri

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Al Hadid, NIM 4119031, Judul Skripsi: “Historisitas Al-Qur’an Menurut Theodore Noldeke dan M. Abid Al-Jabiri”. Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Sjech Muhammad Djamil Djambek Bukittinggi 2023 M. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh seiring nerkembangnya zaman maka adanya kajian-kajian orientalis yang dilakukan terhadap Al-Qur’an dan Nabi Muhammad serta ilmuan muslim yang berupaya untuk menjawab dan menyeselsaikan tuduhan-tuduhan yang dilontarkan kaum orientalis terhadap Islam. Seperti yang dilakukan Theodore Noldeke seorang orientalis berkebangsaan Jerman dengan bukunya berjudul The History of Qur’an dan tokoh Muslim bernama M. Abid Al-Jabiri dengan bukunya yang berjudul Fahmul Qur’an. Oleh karena itu untuk memahami tuduhan yang dilontarkan Theodore Noldeke dan bantahan yang disampaikan M. Abid Al-Jabiri dibutuhkan pengkajian yang lebih dalam untuk menemukan historisitas Al-Qur’an menurut dua tokoh tersebut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian library research, metode yang digunakan yaitu komparatif deskriptif, dengan menggunakan pendekatan studi perbandingan tokoh. Dimana metode yang digunakan menghasilkan terungkapnya Historisitas Menurut Theodore Noldeke dan M. Abid Al-Jabiri. Informan inti dalam penelitian ini yaitu buku karangan Theodore Noldeke dengan judl The History of Qur’an dan buku karangan M. Abid Al-Jabiri dengan judul Fahmul Qur’an. Hasil penelitian yaitu: Pertama, Theodore Noldeke mengatakan bahwasannya Al-Qur’an merupakan jiplakan atau plagiasi dari ajaran Yahudi dan Nasrani baik itu narasi dan hukum yang ditawarkan, dimana hal ini disebabkan ditemukannya 14 kosa kata yang serupa dengan kitab Taurat dan Injil. M. Abid Al-Jabiri menyanggah pandangan Theodore Noldeke tersebut dengan mengatakan bahwa memang pada dasarnya Yahudi, Nasrani, dan Islam adalah agama Ibramiyah yang diturunkan oleh Allah SWT jadi tidak menutup kemungkinan terdapat beberapa kosa kata yang terlihat sama, namun apa yang ditawarkan Yahudi dan Nasrani serta apa yang ditawarkan Islam dalam Al-Qur’an sangatlah jauh berbeda, itu disebabkan Islam turun sebagai agama Ibrahimiyah terkahir yang bertujuan untuk melengkapi ajaran-ajaran yang telah hadir sebelumnya. Kedua, Theodore Noldeke mengatakan bahwa sifat ummi Nabi Muhammad SAW menjadikan Al-Qur’an tidak otentik, Noldeke mengatakan bahwasannya sifat ummi Nabi Muhammad SAW bukanlah tidak mengetahui baca tulis namun tidak mengetahui literatur kitab-kitab terdahulu, hal ini juga disanggah oleh M. Abid Al-Jabiri dimana dirinya menjelaskan tidak ada satupun riwayat yang konkrit yang mengatakan bahwasannya Nabi Muhammad SAW pernah dan pandai membaca, tuduhan yang dilontarkan hanya bersifat egosentrisme semata. Kata Kunci: Historisitas, Theodore Noldeke, M. Abid Al-Jabiri.