Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

639 hasil
Subjek: Guru
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kerjasama Guru BK Dengan Guru Mata Pelajaran Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Di SMP N 02 Palupuh

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Lisa Dewita, NIM 2614.167, Program Studi Bimbingan dan Konseling, Falkutas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittiggi, 2019. Judul Skripsi “Kerjasama Guru BK dengan Guru Mata Pelajaran untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA di SMP N 2 PALUPUH”. Guru BK dan guru mata pelajaran saling bekerjasama agar siswa atau peserta didik bisa mengikuti proses belajar dengan serius dan mendapatkan hasil sesuai yang diharapkan. Penelitian ini beranjak dari fenomena yang terjadi di SMP N 2 Palupuh kerjasama guru BK dengan guru mata pelajaran untuk meningkatkan hasil belajar IPA bisa dikatakan sudah terlaksana tetapi secara siknifikan hasil belajarnya cenderung rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk kerjasama guru BK dengan guru mata pelajaran untuk meningkatkan hasil belajar IPA di SMP N 2 Palupuh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, informan dalam penelitian ini satu orang guru BK dan tiga orang guru mata pelajaran IPA dan terdapat enam orang siswa-siswi dengan kreteria dilihat dari nilai dan rekomedasi dari guru IPA yang bersangkutan. Teknik pengumpulan data yang peneliti lakukan dengan observasi dan wawancara. Teknik pengolahan data dilakukan dengan triagulasi data Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dilihat dari bentuk kerjasama guru BK dengan guru mata pelajaran IPA untuk meningkatkan hasil belajar IPA di SMP N 2 Palupuh sudah berjalan dengan baik. Tetapi dari bentuk kerjasama dalam berpatisipasi kegiatan kusus penanganan masalah siswa-siswa seperti konferensi kasus belum terlaksana selain dari itu sudah terlaksana dengan baik. Dan dilihat dari faktor pendukung semua personil sekolah mendukung kerjasama yang dilakukan oleh guru BK dengan guru mata pelajaran untuk meningkatkan hasil belajar IPA, dari faktor penghambat tidak ada yang begitu fatal masih bisa diatasi.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

upaya guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi permasalahan anak putus sekolah di sma negeri 01 topos

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANDRIK UMARELA, NIM. 2613244, JUDUL: UPAYA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENGATASI PERMASALAHAN ANAK PUTUS SEKOLAH DI SMA NEGERI 01 TOPOS”. SKRIPSI PENDIDIKAN BIMBINGAN DAN KONSELING. JURUSAN TARBIYAH. IAIN SJECH M. DJAMIL DJAMBEK BUKITTINGGI 2017. Dimana upaya ini merupakan upaya pendidikan dengan pemberiyan layanan, itu sangat bermamfaat bagi dirinya,lingkungan.Untuk menopang kehidupan atau membentengi diri dengan ilmu, yaitu dengan menempuh pendidikan yang disebut sekolah. Faktor penyebab anak putus sekolah hal itu desebabkan dengan adanya keluarga siswa yang, nikah di usia dini, kurangnya perhatian orang tua, pergaulan bebas, kurangnya perhatian dari orang tua, pergaulan bebas,Disini guru sangat berperan dalam mengatasi anak putus sekolah, siswa juga dapat terhindar dari pergaulan bebas. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat gambaran sejauh mana upaya guru pembimbing dalam mengatasi permasalahan anak putus sekolah. Jenis penelitian yang penulis lakukan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif yaitu mengupulkan data melalui wawancara dan dokumentasi. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berdasarkan data data yang di kumpulkan berdasarkan kata-kata dan dokumen yang menunjang. Dan teknik analisis yang di gunakan adalah teknik model spredly dengan teknik pengumpulan data. Adapun keseluruhan proses penelitian terdiri atas pengamatan deskriptif pengamatan terfokus dan diakhiri dengan analisis tema. Hasil penelitian tentang upaya guru pembimbing dalam mengatasi permasalahan anak putus sekolah di SMA Negeri 01 Bahwa penyebab anak putus sekolah hal itu desebabkan dengan adanya keluarga siswa yang, nikah di usia dini, kurangnya perhatian orang tua, pergaulan bebas, kurangnya perhatian dari orang tua, pergaulan bebas, sedangakan wawancara dengan siswa mengatakan bahwa faktornya adalah nilai menurun dan ada siswa lebih ingin mencari pekerjaan dan berkeluarga dari pada harus sekolah.Dalam mengatasi anak putus sekolah guru pembimbing memberikan layanan konseling individu, layanan informasi pemberian layanan ini bertujuan untuk dapat membantu siswa untuk membrikan motivasi kepada siswa, dan menghindarkan siswa dari pergaulan bebas.Sebelum dilakukan pemberian layan guru pembimbing membuat perogram tahuan yang berdasarkan kebutuhan siswa, observasi baru dibuat program tahunan. Sedangkan anak yang sudah mengalami putus sekolah guru pembimbing memberikan motivasi kepada siswa untuk melanjutkan sekolah kembali, atau juga melalui sekolah paket C. Bagi siswa yang sudah menikah guru pembimbing tidak dapat berbuat banyak untuk menyuruh siswa sekolah kemabali karena dia sudah sibuk mengurusi keluarganya.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN GURU PEMBIMBING DALAM MENCEGAH PERNIKAHAN USIA MUDA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

BELA INTAN SARI : 2613234 JUDUL : PERAN GURU PEMBIMBING DALAM MENCEGAH PERNIKAHAN USIA MUDA DI SMKN 1 SEBERANG MUSI Pernikahan dini merupakan penomena yang marak terjadi didalam masyarakat khususnya masyarakat yang tinggal dipedesaan. Anak-anak yang masih berusia belia kebanyakan sudah menikah karena sudah menjadi kebiasaan bagi mereka menikah diusia yang sangat muda. Hal inilah yang juga terjadi di SMKN 1 Seberang Musi, hampir setiap tahun ada siswa yang berhenti sekolah karena menikah. Selain itu karena itu melihat dari kehidupan anak-anak dilingkungan masayarakat dan kebudayaan disana banyak yang sudah menikah walaupun sebenarnya mereka masih belum cukup umur untuk menikah. Sehingga guru pembimbing tidak lepas dari upayanya dalam mencegah pernikahan dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya pernikahan dini di SMKN 1 Seberang musi yang meliputi faktor pendidikan, ekonomi, dan keinginan diri siswa itu sendiri serta untuk bagaimana upaya pembimbing dalam mencegah pernikahan dini di SMKN 1 Seberang Musi yang meliputi peran guru pembimbing dan jenis bimbingan yang diberikan dalam mencegah pernikahan dini di SMKN 1 Seberang Musi. Subyek penelitian ini adalah guru pembimbing di SMKN 1 Seberang musi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari penilitian di SMKN 1 Seberang Musi bahwa yang menjadi pendorong pernikahan dini disebabkan oleh faktor ekonomi, pergaulan dan keinginan diri sendiri. Kemudian dalam upaya pencegahan pernikahan dini guru pembimbing memberikan layanan informasi dan layanan bimbingan kelompok. Namun, dalam pencegahan guru pembimbing di SMKN 1 Seberang Musi tidak melaksanakaan konseling individual secara khusus. Hasil penelitian Penyebab pernikahan dini yang terjadi di SMKN 1 Seberang Musi di karenakan siswa yang berteman tanpa batas atau yang sering kita sebut pergaulan bebas. Sehingga dari prilaku itu siswa mengalami hamil di luar nikah. Dan juga Di karenakan ekonomi keluarga yang rendah, sehingga memotivasi siwa untuk melakukan pernikahan guna untuk meringankan beban orang tua. Serta di karenakan pemahaman siswa itu sendiri, sehingga memotivasinya untuk melakukan pernikahan agar terhindar dari perzinahan. Dan adapun peran guru pembimbing dalam mencegah pernikahan dini yaitu dengan memberikan layanan informasi dan bimbingan kelompok.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Upaya guru pembimbing dalam mengatasi kesulitan belajar di MTs MUHAMMADIYAH CURUP TIMUR

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Eka fajar juliandini (2613.245) “Upaya Guru Pembimbimng Dalam Mengatasi Kesulian Belajar Siswa di MTs Muhammadiyah Curup Timur Penelitian ini mendeskripsikan tentang mengatasi permasalahan kesulitan belajar penguasaan materi, dalam penelitian in banyak sekali permasalahan kesulitan belajar siswa yang tidak sesuai mestinya sehingga mengabatkan kesulitan belajar dalam proses belajar mengajar, maka dari itu guru pembimbing berupaya mengatasi permasalahan kesulitan belajar siswa. Penelitian in bertujuan untuk mendeskripsikan Upaya Guru Pembimbing Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa di MTs Muhammadiyah Curup Timur. Dalam kegiatan belajar mengajar tentunya memiliki tujuan belajar, adapun pencapaian tingkat permasalahan kesulitan belajar terdapat permasalahan yang menghambat dalam proses belajar dan berpengaruh pada pencapaian hasil belajar siswa. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif metode penelitian ini adalah kualitatif dan pendekatan deskriptif, metode yang digunakan untuk mngumpulkan data melalui pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. jenis data adalah data tentang Kesulitan Belajar Siswa dan Upaya Guru Pembimbing Mengatasinya, sumber data dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian Pelaksanaan bimbingan dan konseling di MTs Muhammadiyah di curup timur belum berjalan secara maksimal hal itu dengan di tandai dengan adanya program tahunan, bulan, mingguan dan harian. Dan juga tidak adanyan jam khusus BK membuat pelayaan BK di MTs Muhammadiyah belum berjalan secara maksimal. Ciri-ciri mengalami kesulitan belajar, hasil rapot menurun, persrestasi belajar yang menurun, dan sering tidak masuk sekolah, sering menggangu siswa yang belajar dan sering membuta ribut sewaktu belajar berlangsung. Upaya guru pembimbing dalam mengatasi anak yang mengalami kesulitan dalam belajar sudah cukup baik dengan adanya program yang dibuat untuk mengatasi kesuliatan dalam belajar. Setelah dibuat program baru layanan yang diberikan dengan tujuan agar siswa bersemangat kembali dalam belajar dan dapat meningkatkan perstasi siswa dan juga dapa memotivasi siswa yang dari tidak mau membuat tugas menjadi mau membuat tugas.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

UPAYA GURU PEMBIMBING DALAM MEMOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMA MUHAMMADIYAH 1 CURUP SELATAN

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK SANDY FRADIPTA UTAMA, 2613.238, UPAYA GURU PEMBIMBING DALAM MEMOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMA MUHAMMADIYAH 1 CURUP SELATAN. Guru pembimbing dan salah satu guru mata pelajaran, mereka menyatakan bahwa masih banyak siswa yang kurang termotivasi dalam belajarnya atau rendahnya motivasi untuk belajar, hal ini menunjuka masih terdapat masalah dalam hal belajar atau mereka tidak menerapkan prinsip belajar yang baik serta juga kurang memahami bagaimana unsur-unsur dinamis dalam belajar dan pembelajaran maka dari itu informasi yang diberikan oleh guru pembimbing sangat diperlukan bagi perkembangan pendidikan siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengtahui tentang upaya guru pembimbing dalam memotivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu mengumpulkan data melalui pengamatan, wawancara dan dokumentasi. Pendekatan yang akan peneliti gunakan adalah pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini tentang upaya guru pembimbing dalam memotivasi belajar siswa di sma muhammadiyah 1 curup selatan. dengan teknik pengumpulan data. Adapaun keseluruhan proses penelitian terdiri atas pengamatan deskriptip, pengamatan terfokus dan diakhiri dengan analisis tema. Hasil penelitian tentang upaya guru pembimbing dalam memotivasi belajar siswa di sma muhammadiyah 1 curup selatan. Setalah melakukan penelitian mengupayakan dengan cara melakukan pendekatan dengan siswa, agar siswa lebih percaya diri ketika menyampaikan segala sesuatu dengan belia, kemudian memberi arahan kepada siswa agar siswa paham dan mengerti apa yang harus ia lakukan sebagai selaku siswa. Bahwa dalam pelaksanaan layanan yang dilakukan dalam Memotivasi Belajar Siswa yaitu dengan layanan Informasi, karena layanan ini Yang paling umum dilakukan. faktor penghambat dalam memotivasi siswa yaitu dari diri siswa itu sendiri, yaitu kurangnya minat untuk berkonsultasi. Sedangkan faktor penunjangan yaitu pemahaman pihak sekolah seperti kepala sekolah, pihak kurikulum sekolah, dan seluruh guru-guru yang ada di sekolah untuk memberikan waktu yang cukup memadai dan memberikan kebebasan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ResearchOpen AccessMetadata saja

Sekretaris Yayasan Manna wa Salwa Kab. Tanah Datar

•Hasil Penelitian dan Pengabdian

<p> Mengimplementasikan pengetahuan dalam mempromosikan daerah-daerah wisata yang belum banyak diketahui oleh masyarakat Indonesia umumnya terkhusus juga masyarakat Sumatra Barat. Video ini menampilkan enam belas (16) lokasi wisata yang ada di Sumatera Barat dengan berbagai pernak pernik keindahan alam dan adat&nbsp; budaya serta makanan yang ada pada daerah tersebut.</p>

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ResearchOpen AccessMetadata saja

Dewan Pengawas Pengurus Pusat Alumni Fakultas Hukum Universitas Muhammadiya Sumatera Barat

•Hasil Penelitian dan Pengabdian

<p> <span class="fontstyle0">Dewan Pengawas Pengurus Pusat Alumni<br /> Fakultas Hukum Universitas Muhammadiya Sumatera Barat</span><br style="font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-alternates: normal; font-variant-position: normal; line-height: normal; text-align: -webkit-auto; text-size-adjust: auto;" /> &nbsp;</p>

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ResearchOpen AccessMetadata saja

The 1st International Conference on Humanities, Arts, and Social Science

•Hasil Penelitian dan Pengabdian

Pembangunan pendidikan modern di Aceh pada masa kolonial memiliki motif kuat untuk mengubah mentalitas masyarakatnya. Tujuannya adalah pemerintah Hindia-Belanda ingin mengubah sistem pendidikan tradisional menjadi sistem pendidikan modern untuk mengubah pola pikir masyarakat Aceh agar mendukung kolonialisme. Artikel ini berupaya merekonstruksi sejarah pembangunan pendidikan modern di Aceh pada masa kolonial dan perjuangan para guru pribumi melalui analisis terhadap surat kabar Oetoesan Goeroe. Surat kabar tersebut adalah organ resmi dari PGGA (Perkoempoelan Goeroe-goeroe Gouvernement Atjeh) yang memuat berita-berita tentang pembangunan pendidikan Aceh dalam kurun 1926–1930. Metode yang digunakan adalah metode sejarah dengan menggunakan Analisis Wacana Kritis model Teun A. van Dijk dan pendekatan Historiographical CDA. Hasil riset menunjukkan bahwa pemerintah kolonial Belanda awalnya memiliki ekspektasi terlalu besar untuk mewujudkan pasifikasi Aceh melalui sektor pendidikan namun kenyataannya justru tidak begitu serius memberikan solusi atas berbagai hambatan. Guru-guru pribumi yang awalnya mengemban misi mulia untuk membangun pendidikan di Aceh justru terjebak dalam situasi serba sulit. Mayoritas guru-guru pribumi kala itu berasal dari luar Aceh. Mereka harus mengabdi di desa-desa dengan kesejahteraan yang mengkhawatirkan, fasilitas yang tidak memadai, pemerintah kolonial yang kurang responsif dan solutif, resistensi penduduk yang anti-Belanda, hingga kesulitan dalam penyesuaian bahasa lokal.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ResearchOpen AccessMetadata saja

Supervisor KKN Mahasiswa 2023

•Hasil Penelitian dan Pengabdian

<p> Kegiatan PKM bertujuan untuk :&nbsp;</p> <p> a. Melaksanakan Pengelolaan Kelompok KKN</p> <p> b. Merencanakan dan melaksanakan bimbingan penulisan ilmiah pengabdian baik offline maupun online;</p> <p> c. Membuat penjadwalan pelaksanaan kegiatan penulisan ilmiah pengabdian mahasiswa dalam kelompok KKN</p> <p> d. Melakukan monitoring dan evaluasi penulisan ilmiah pengabdian baik offline maupun online sesuai dengan kondisi dan situasi yang ada;</p> <p> e. Menilai pelaporan penulisan ilmiah pengabdian mahasiswa kelompok KKN</p> <p> f. Melaporkan hasil penilaian karya ilmiah pengabdian mahasiswa dan produk dari kelompok yang dibimbingnya kepada BP KKN.</p>

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ResearchOpen AccessMetadata saja

Peningkatan pemahaman Guru Madrasah tentang konsep kurikulum Merdeka serta Implikasinya

•Hasil Penelitian dan Pengabdian

<p> <span class="fontstyle0">meningkatkan pemahaman guru-guru madrasah </span><span class="fontstyle0" style="color:rgb(51,51,51);">madrasah Hidyatunnas Bukik<br /> Batabuah, madrasah TI Limo Kampuang, dan madrasah Ainul Yaqin Padang<br /> Kudo </span><span class="fontstyle0">mengenai konsep kurikulum merdeka dan cara menerapkannya</span><br style="font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-alternates: normal; line-height: normal; text-align: -webkit-auto; text-size-adjust: auto;" /> &nbsp;</p>

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ResearchOpen AccessMetadata saja

Workshop Penguatan Kompetensi Pedagogic Guru dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar di SDN 13 Sungai Sariak Kec. Baso

•Hasil Penelitian dan Pengabdian

<p> Bertujuan untuk melakukan pengabdian masyarakat tentang Workshop Penguatan Kompetensi Pedagogic Guru dalam Penerapan kurikulum Merdeka Belajar di SDN 13 Sungai Sariak Kec. Baso</p>

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail