Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “ Analisis Manajemen Pengelolaan Pasar Tradisional Dalam Rangka Menumbuhkembangkan Perekonomian Masyarakat Dalam Perspektif Ekonomi Islam ( Studi Kasus Pasar Tradisional Pakan Kamih Nagari Koto Tangah Kec. Tilatang Kamang)” Disusun oleh Diana Isa Sufikra NIM 3215.145. Skripsi mahasiswa jurusan Ekonomi Islam Institut Agama Islam Negri Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan penulis dalam melihat bagaimana pasar tradisional di zaman modern seperti saat ini dan di dalam islam menganjurkan segala sesuatu hendaklah rapi, benar, tertib dan teratur. Proses prosesnya harus diikuti dengan baik, Segala sesuatu tidak boleh dikerjakan dengan asal-asalan, Tetapi banyak yang belum sesuai dengan apa yang diharapkan. Maka oleh karena itu perlu dikaji manajemen pengelolaan pasar tradisional Pakan Kamih, agar pasar Pakan Kamih tertata dan mensejahterakan para pedagang dan pembeli. Dan jika sudah berjalan dengan baik akan berpengaruh juga terhadap petumbuhan ekonomi masyarakat Nagari Koto Tangah. Jenis penelitian yang digunakan dalam pembahasan ini adalah field research ( Penelitian Lapangan ) yaitu mengumpulkan data langsung dari lokasi penelitian. Pendekatan melalui deskriptif kualitatif, yaitu untuk menggambarkan secara tepat sifat-sifat individu, keadaan, gejala ataupun kelompok tertentu untuk menentukan adannya suatu gejala dengan gejala lain dalam masyarakat. Sedangkan objek yang penulis teliti buku yang berkaitan dengan manajemen pengelolaan pasar tradisional. Data-data dikumpulkan kemudian diolah dengan memaparkan (mendeskripsikan) dan memahami ( interprestasi) Setelah penulis melakukan penelitian, maka dapat dikemukakan bahwamanajemen pengelolaan pasar tradisional di pasar Pakan Kamih Nagari Koto Tangah masih belum optimal, Dari hasil penelitian yang ada manajemen pasar Pakan Kamih dikelola oleh satu orang saja, dan dari segi tata letak kios masih berantakan bercampur aduk dan tidak teratur. Serta dalam pandangan islam manajemen pengelolaan pasar tradisional Pakan Kamih belum sejalan dengan anjuran ekonomi islam karena, belum memiliki sifat dan prinsip-prinsip ekonomi islam, antara lain prinsip kejujuran, persaingan yang sehat, dan keterbukaan. Dalam islam diwajibkan bertindak adil dan tidak saling mendzolimi. Karena, pasar memiliki peranan penting dalam ekonomi, untuk tujuan kemaslahatan manusia didalam mata pencarian yang akan terwujud dengan kegiatan tukar menukar dalam kegiatan muamalah di pasar.