Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Artikel Penelitian dan Pengabdian

Koleksi otomatis dari Artikel

2.171 item publik

Publikasi

Halaman 3 dari 109

SEJARAH FILSAFAT ILMU PADA ABAD KONTEMPORER

2023 · Article · Open Access

Filsafat tidak saja dipandang sebagai induk dan sumber ilmu, tetapi sudah merupakan bagian dari ilmu itu sendiri, yang juga mengalami spesialisasi. Dalam taraf peralihan ini filsafat tidak mencakup keseluruhan, tetapi sudah menjadi sektoral. Contohnya filsafat agama, filsafat hukum dan filsafat ilmu adalah bagian dari perkembangan filsafat yang sudah menjadi sektoral dan terotak dalam satu bidang tertentu. Dalam konteks inilah kemudian ilmu sebagai kajian filsafat sangat relevan untuk dikaji dan didalami. Filsafat Ilmu dipandang sangat perlu karena pengetahuan ini berkaitan erat dengan budaya keilmuan yang menjadi bagian dari kehidupan seorang. Wilayah kajian filsafat bukan hanya menyangkut tentang sains dan berbagai metode yang digunakan dalam memperoleh ilmu. Suatu kerangka berpikir yang hanya berpijak pada paradigma pemikiran empirisme dengan sejumlah logika induksi dan saran serta alat berpikir statistik kuantitatifnya, atau rasionalisme dengan metode deduktif-kualitatif dengan saran dan alat berpikir matematikanya, tetapi juga dimensi metafisikanya yang dalam konteks tertentu lebih luas daripada haya sekedar menuntut ilmu. Filsafat ilmu ini mengkaji perkembangan ilmu, karakter keilmuan dari zaman ke zaman, dan bagaimana masing-masing karakter dimaksud dipengaruhi dan mempengaruhi budaya dan peradaban yang mengitarinya.

Sistem Pendukung Keputusan Rekomendasi Pemilihan Topik Judul Skripsi Menggunakan Metode Logika Fuzzy

2023 · Article · Open Access

Decision support systems aid decision-making as problem-solving tools. This study aims to design a recommendation system for thesis titles in the PTIK Study Program. It employs the Fuzzy Logic method through Java programming. This system addresses students' uncertainty in selecting thesis topics across four areas: education, programming, multimedia, and networking. It counters the tendency of students to choose titles subjectively based on friends' choices, which leads to inappropriate topics, title changes, delays, and dropouts. The Research & Development approach follows a waterfall model withCommunication, Planning, Modeling, Construction, and Deployment phases. Testing adheres to ISO/IEC 25010 standards, yielding material validity of 0.83, linguistic validity of 0.92, and 100% functional and compatibility suitability. Usability scores 95.4%.The decision support system aids students in choosing suitable thesis topics.

Pengaruh Layanan Konseling Kelompok terhadap Kepercayaan Diri Siswa dalam Belajar di MAS Nurul Maulid Kabupaten Solok

2023 · Article · Open Access

Kepercayaan diri merupakan atribut yang sangat berharga pada diri seseorang dalam kehidupan bermasyarakat, tanpa adanya kepercayan, Namun pada dasarnya masih ada orang – orang yang memiliki kepercayaan diri yang rendah dapat dilihat dari fenomena yang ada pada siswa MAS Nurul Maulid yang masih memiliki kepercayaan diri yang rendah yang ditandai dengan masih gugup saat di depan teman- temannya serta masih ragu dalam menjawab pertanyaan dai teman- temannya. Jenis penelitian ini adalah penelitian Pre-Eksperimental Design yaitu tidak adanya kelompok pembanding dan randomisasi dengan model penelitian One Group Pre-test dan Post-test Design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas XI IPA Sampel penelitian berjumlah 12 orang yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrument dengan skala Likert mengenai kepercayaan diri. Skala kepercayaan diri diberikan untuk menetapkan kelompok eksperimen, kemudian sampel diberikan pretest sebelum diberikan perlakuan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh perlakuan yang diberikan terhadap variabel dependen (terikat). Pengolahan data dan teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji hipotesis (uji wilcoxon). Hasil tes statistik diketahui bahwa asymp sig (2-tailed) diperoleh nilai sebesar 0,006 yang lebih kecil dari alpha 0,05. Maka dapat dikatakan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, yang artinya layanan konseling kelompok berpengaruh terhadap kepercayaan diri sisiwa dalam belajar di MAS Nurul Maulid Kabupaten Solok.

Ulul Albab: Jurnal Studi Islam

2023 · Article · Open Access

Modern humanism's promise of elevating human status through anthropocentrism affects the humanitarian crisis. In this context, Islam, as a God-centered (theocentric) religion, faces a significant challenge in demonstrating that it has adequate human dimensions and a fundamental role for humans today. The purpose of this article is to look at Alî Sharî’atî’s tawhidic worldview and his critique of modern humanism. This study is based on a qualitative literature review using a descriptive-analytic method on Alî Sharî’atî’s primary works. This study shows that tawhid is the core teaching of Islam, which is the basis for responding to humanitarian crises. In the monotheistic worldview, humans only fear one authority and only feel responsible to one judge. On that basis, monotheism bestows freedom and nobility in humans. From this view, Sharî’atî sees that the absence of God (metaphysical) on philosophical grounds has given rise to inevitable contradictions in modern humanism, both Western liberalism, marxism, and existentialism.

Analisis Perkembangan Penduduk Miskin, Karakteristik Kemiskinan dan Kedalaman Kemiskinan di Indonesia

2023 · Article · Open Access

Kemiskinan merupakan permasalahan yang sangat kompleks dan menyebabkan efek yang hampir sama di setiap negara. Kemiskinan juga merupakan fenomena sosial-ekonomi yang tidak hanya melintas batas agama, tetapi juga suku dan kebangsaan. Tujuan utama penelitian ini ialah untuk melakukan analisis deskriptif dalam melihat bagaimana serta seberapa besar perkembangan jumlah penduduk miskin, karakteristik kemiskinan, dan kedalaman kemiskinan di Indonesia, serta bagaimana dampaknya terhadap perekonomian di Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini ialah data panel, dengan cara menghimpun data cross section seluruh provinsi yang ada di Indonesia sedangkan data time series yang digunakan dalam penelitian ini ialah data 5 tahun terakhir, yaitu mulai dari tahun 2017 sampai dengan 2021. Hasil analisis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Jumlah penduduk miskin di Indonesia dengan kemiskinan relatif terdapat di provinsi Papua, Papua Barat, NTT, Maluku, dan Gorontalo. Dan kemiskinan absolut terdapat di provinsi Jawa timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Sedangkan dilihat dari karakteristik kemiskinan, maka kemiskinan penduduk perdesaan lebih parah dibandingkan dengan penduduk perkotaan. dan apabila dilihat dari tingkat kedalamanan kemiskinan, maka provinsi NTT, Maluku, dan Papua Barat. Memiliki kedalaman kemiskinan yang tinggi dibandingkan provinsi lainnya di Indonesia

Sejarah Perkembangan Pondok Pesantren MPI Paninggahan

2023 · Article · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk:(1) Menjelaskan bagaiamana sejarah berdirinya Pondok Pesantren MTI Paninggahan;(2) Menjelaskan bagaimana perkembangan dari Pondok Pesantren MTI Paninggahan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif-naratif yang melalui tahap heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa Pondok Pesantren MTI Paninggahan adalah sebuah Pondok Pesantren yang berdiri di Nagari Paninggahan dimana sebelum memiliki bangunan permanen sendiri seperti saat ini Pondok pesantren MTI Paninggahan beberapa kali pindah lokasi belajar yaitu pada awalnya di surau tinggi dengan menggunakan sistem halaqah oleh H. Djawaher Arsyad yang khusus mengajarkan ilmu agama Islam yang bersumber dari kitab kuning, kemudian mendapat tanah wakaf sehingga pindah ke daerah Tabing Paninggahan dengan belajar berubah menjadi klasikal menggunakan meja kursi, lalu pindah kembali karena terjadi perselisihan antara Buya H. Djawaher Arsyad dengan Anduraem salah satu pengurus pondok pesantren MTI Paninggahan akibat partai politik, sehingga Buya H. Djawaher Aryad meminjam bangunan SD sebagai lokasi belajar sementara. Dan setelah waktu peminjaman bangunan SD berakhir, proses belajar santri pondok pesantren MTI Paninggahan kembali lagi ke lokasi awal yaitu surau tinggi dan disitulah Pondok Pesantren MTI Paninggahan dibangun dan berkembang hingga Sekarang.

PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI KEGIATAN KEDISIPLINAN SISWA DI MAN 3 AGAM PLUS KETERAMPILAN

2023 · Article · Open Access

Penelitian ini mencoba menjelaskan bagaimana siswa MAN 3 Agam Plus Keterampilan menerima pendidikan karakter melalui tindakan disiplin. Metodologi penelitian yang dipilih adalah penelitian kualitatif, dimana peneliti berperan sebagai instrumen utama. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi angket, dokumentasi, observasi, dan wawancara. Penelitian ini dilakukan di MAN 3 Agam Plus keterampilan . HasilpenelitianmenunjukkanbahwaPenerapanpendidikankaraktermelaluikegiatankedisiplinan di MAN 3 Agam Plus Keterampilan telah cukup berjalan dengan baik, kegiatan ini dilakukan dengan adanyakegiatan kedisiplinan Sholat Dhuha 2 rakaat Setiap pagi sebelum memulai pembelajaran, bagi yang datang kesekolah diatas jam 7.00 maka ia sholat dhuha 4 rakaat, Bagi yang diatas jam 7.15 maka ia sholat dhuha 8 rakaat dan menyapu halaman , dan setiap kelas berinfak setiap pagi, serta hari senin dan selasa waib memakai Almamater sekolah, sertaadakegiatan setelah berdoa membaca Asmaul husna setiap pagi sebelum memulai pembelajaran dan sholat dhuhur berjamaah di mushola sekolah, semua kegiatan tersebut dilakukan oleh pihaksekolahmelaluimetodepembiasaan

Interaksi Edukatif Guru dan Murid dalam Pembelajaran Fiqih Kelas VII di MTs Ponpes Daarul Aula Bukit Tigo Jambi

2023 · Article · Open Access

Peneliti melakukan penelitian di Pondok Pesantren Daarul Aula Bukit Tigo, Jambi yang dilatar belakangi oleh interaksi edukatif pendidik dalam proses belajar mengajar cenderung monoton, yaitu masih ada terdapat minimnya murid mendapatkan perhatian dari guru, masih ada terdapat guru yang membeda-bedadakan dengan latar belakang si kaya dan si miskin, dan guru lebih aktif di bandingkan murid. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui Interaksi Edukatif Guru dan Murid pada Pembelajaran Fiqih Kelas VII di MTS Ponpes Daarul Aula Bukit Tigo Jambi. Untuk menegatahui Interaksi Eduktif Guru dan Murid dalam Pembelajaran Fiqih Kelas VII di MTS Ponpes Daarul Aula Bukit Tgo Jambi Metode penelitian dengan jenis penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis Deskriptif menurut Bogdan dan Taylor, penelitian kualitatif berupa kata-kata dari apa yang diamati di lapangan. Alasan memilih metode kualitatif dalam penelitian ini adalah karena metode ini relevan dan cocok dengan fokus permasalahan yang di teliti. Berdasarkan hasil temuan penelitian yang peneliti lakukan menunjukkan hasil bahwa materi pembelajaran fiqh yang digunakan berasal dari berbagai sumber buku, sedangkan metode pembelajaran yang digunakan adalah metode bedongan, metode ceramah, metode tugas, metode tanya jawab, metode prakter/demonstrasi, dan metode hapalan. Pelaksanaan interaksi edukatif memiliki ciri-ciri : guru melakukan interaksi yang mempunyai tujuan edukatif, guru melakukan interaksi edukatif melalui penggaparan materi khusus, guru melakukan interaksi edukatif untuk meningkatkan aktivitas anak didik, guru berperan sebagai pembimbing untuk menciptakan interaksi edukatif, guru melakukan interaksi edukatif dengan menggunakan batasan waktu, guru melakukan interaksi edukatif dengan memilih metode pembelajaran yang relevan dan guru menutup interaksi edukatif dengan evaluasi.

Radec Learning and Literacy: Enhancing Students’ Literacy through the Development of Radec Learning Model at Madrasah

2023 · Article · Open Access

Muhiddinur Kamal&Melyann Melani & Ramae Sulong, et al. 2023. Roots and Directions of Multicultural Education and Religious Moderation (Study on Islamic Boarding Schools, Madrasahs, and Islamic Schools in Thailand and Indonesia). BLU Research. UIN Sjech. M.Djamil Djambek Bukittinggi. 2023. The multiculturalism presents in various parts of the world, including Indonesia, Malaysia, and Thailand, represents a national treasure. This diversity is not a barrier to achieving unity and harmony or realizing national aspirations within the framework of a country or kingdom. However, in recent times, there has been an indication of a tendency towards the weakening of national spirit and awareness as a multicultural nation. This is evident in conflicts emerging between groups and ethnicities, leading towards actions that blend ethnicity, customs, race, and religion. Managing diversity is not an easy matter. On one hand, society, as one of the nation's components, maintains its identity and fights for its aspirations. On the other hand, they are also required to contribute to maintaining the harmony and integrity of the nation. This research used mixed-method approach using qualitative methods involving data collection through interviews and observations. The research locations include several Madrasah or Ma’had in Thailand, specifically in Southern Thailand (Pattani, Narathiwat, and Yala), as well as in Indonesia, West Sumatra, West Java, and the Special Region of Yogyakarta. Meanwhile, the Research & Development method for developing multicultural-based learning is conducted in only one Madrasah in West Sumatra as a trial for development. The outcome of the research is the understanding of diversity as an inevitability and an initiative toward understanding multicultural education through (1) A learning curriculum that reflects multiculturalism. (2) Through language instruction such as Thai, Malay, English, and Arabic. (3) Cultural Enrichment Programs introducing Siamese and Malay cultures. (4) Training for Teachers in Multicultural Understanding. Meanwhile, in Indonesia, multicultural learning is integrated into social and humanities-based education such as Sociology, Anthropology, and local content.

Radec Learning and Literacy: Enhancing Students’ Literacy through the Development of Radec Learning Model at Madrasah

2023 · Article · Open Access

Muhiddinur Kamal&Melyann Melani & Ramae Sulong, et al. 2023. Roots and Directions of Multicultural Education and Religious Moderation (Study on Islamic Boarding Schools, Madrasahs, and Islamic Schools in Thailand and Indonesia). BLU Research. UIN Sjech. M.Djamil Djambek Bukittinggi. 2023. The multiculturalism presents in various parts of the world, including Indonesia, Malaysia, and Thailand, represents a national treasure. This diversity is not a barrier to achieving unity and harmony or realizing national aspirations within the framework of a country or kingdom. However, in recent times, there has been an indication of a tendency towards the weakening of national spirit and awareness as a multicultural nation. This is evident in conflicts emerging between groups and ethnicities, leading towards actions that blend ethnicity, customs, race, and religion. Managing diversity is not an easy matter. On one hand, society, as one of the nation's components, maintains its identity and fights for its aspirations. On the other hand, they are also required to contribute to maintaining the harmony and integrity of the nation. This research used mixed-method approach using qualitative methods involving data collection through interviews and observations. The research locations include several Madrasah or Ma’had in Thailand, specifically in Southern Thailand (Pattani, Narathiwat, and Yala), as well as in Indonesia, West Sumatra, West Java, and the Special Region of Yogyakarta. Meanwhile, the Research & Development method for developing multicultural-based learning is conducted in only one Madrasah in West Sumatra as a trial for development. The outcome of the research is the understanding of diversity as an inevitability and an initiative toward understanding multicultural education through (1) A learning curriculum that reflects multiculturalism. (2) Through language instruction such as Thai, Malay, English, and Arabic. (3) Cultural Enrichment Programs introducing Siamese and Malay cultures. (4) Training for Teachers in Multicultural Understanding. Meanwhile, in Indonesia, multicultural learning is integrated into social and humanities-based education such as Sociology, Anthropology, and local content.

Radec Learning and Literacy: Enhancing Students’ Literacy through the Development of Radec Learning Model at Madrasah

2023 · Article · Open Access

Muhiddinur Kamal&Melyann Melani & Ramae Sulong, et al. 2023. Roots and Directions of Multicultural Education and Religious Moderation (Study on Islamic Boarding Schools, Madrasahs, and Islamic Schools in Thailand and Indonesia). BLU Research. UIN Sjech. M.Djamil Djambek Bukittinggi. 2023. The multiculturalism presents in various parts of the world, including Indonesia, Malaysia, and Thailand, represents a national treasure. This diversity is not a barrier to achieving unity and harmony or realizing national aspirations within the framework of a country or kingdom. However, in recent times, there has been an indication of a tendency towards the weakening of national spirit and awareness as a multicultural nation. This is evident in conflicts emerging between groups and ethnicities, leading towards actions that blend ethnicity, customs, race, and religion. Managing diversity is not an easy matter. On one hand, society, as one of the nation's components, maintains its identity and fights for its aspirations. On the other hand, they are also required to contribute to maintaining the harmony and integrity of the nation. This research used mixed-method approach using qualitative methods involving data collection through interviews and observations. The research locations include several Madrasah or Ma’had in Thailand, specifically in Southern Thailand (Pattani, Narathiwat, and Yala), as well as in Indonesia, West Sumatra, West Java, and the Special Region of Yogyakarta. Meanwhile, the Research & Development method for developing multicultural-based learning is conducted in only one Madrasah in West Sumatra as a trial for development. The outcome of the research is the understanding of diversity as an inevitability and an initiative toward understanding multicultural education through (1) A learning curriculum that reflects multiculturalism. (2) Through language instruction such as Thai, Malay, English, and Arabic. (3) Cultural Enrichment Programs introducing Siamese and Malay cultures. (4) Training for Teachers in Multicultural Understanding. Meanwhile, in Indonesia, multicultural learning is integrated into social and humanities-based education such as Sociology, Anthropology, and local content.

Radec Learning and Literacy: Enhancing Students’ Literacy through the Development of Radec Learning Model at Madrasah

2023 · Article · Open Access

Muhiddinur Kamal&Melyann Melani & Ramae Sulong, et al. 2023. Roots and Directions of Multicultural Education and Religious Moderation (Study on Islamic Boarding Schools, Madrasahs, and Islamic Schools in Thailand and Indonesia). BLU Research. UIN Sjech. M.Djamil Djambek Bukittinggi. 2023. The multiculturalism presents in various parts of the world, including Indonesia, Malaysia, and Thailand, represents a national treasure. This diversity is not a barrier to achieving unity and harmony or realizing national aspirations within the framework of a country or kingdom. However, in recent times, there has been an indication of a tendency towards the weakening of national spirit and awareness as a multicultural nation. This is evident in conflicts emerging between groups and ethnicities, leading towards actions that blend ethnicity, customs, race, and religion. Managing diversity is not an easy matter. On one hand, society, as one of the nation's components, maintains its identity and fights for its aspirations. On the other hand, they are also required to contribute to maintaining the harmony and integrity of the nation. This research used mixed-method approach using qualitative methods involving data collection through interviews and observations. The research locations include several Madrasah or Ma’had in Thailand, specifically in Southern Thailand (Pattani, Narathiwat, and Yala), as well as in Indonesia, West Sumatra, West Java, and the Special Region of Yogyakarta. Meanwhile, the Research & Development method for developing multicultural-based learning is conducted in only one Madrasah in West Sumatra as a trial for development. The outcome of the research is the understanding of diversity as an inevitability and an initiative toward understanding multicultural education through (1) A learning curriculum that reflects multiculturalism. (2) Through language instruction such as Thai, Malay, English, and Arabic. (3) Cultural Enrichment Programs introducing Siamese and Malay cultures. (4) Training for Teachers in Multicultural Understanding. Meanwhile, in Indonesia, multicultural learning is integrated into social and humanities-based education such as Sociology, Anthropology, and local content.

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Production Quantity Kain Songket Pada CV. AINA

2023 · Article · Open Access

This research examines the analysis of the influence of capital, labor and raw materials on the amount of songket cloth production at CV. AINA Sawahlunto City", has the aim of knowing and measuring the influence of capital, labor and raw materials on the amount of songket cloth production at CV. AINA Sawahlunto City. In this research, the data collection method used is secondary data in one company, songket production namely CV.AINA Songket, Sawahlunto City. The secondary data used in this research is related to capital data, labor data, raw material data and data on the number of songket production collected. researchers with annual data (times series data). The data analysis technique in this research uses Multiple Linear Regression analysis tools and uses statistical tests such as the Classical Assumption Test, Coefficient of Determination Test (R2) and Hypothesis Testing. The results obtained concluded that the Capital Variable had a positive effect on the amount of songket production, while the Labor Variable had a negative effect on the amount of songket production. This was due to the absence of a work supervision system (foreman) when the workforce carried out the work and the raw material variable had a positive effect on the amount.

PEMBINAAN KARAKTER SANTRIWATI MELALUI FORUM ANNISA DI PONDOK PESANTREN MADINATUL MUNAWWARAH

2023 · Article · Open Access

Pendidikan karakter adalah salah satu cara menghadapi tantangan di era globalisasi.Pendidikan karakter disekolah berfungsi unuk menciptakan mengembangkan peserta didik agar memiliki etika, tanggung jawab, dan kepedulian, dengan menerapkan dan mengajarkan karakter yang baik melalui penekanan pada nilai-nilai universal. Di era globalisasi ini peserta didik akan di hadapi dengan kebudayaan- kebudayan luar yang dapat merusak kepribadian siswa. Dalam menghadapi tantangan sekolah menjadi wadah untuk penguatan karakter peserta didik dalam menghadapi arus globalisasi. Penguatan karakter di sekolah ini bisa diakukan melalu kegiatan- kegiatan positif salah satunya forum annisa. Forum annisa merupakan salah satu extrakuruikuler yang ada di pondok pesantren madinatul munawwarah.Forum annisa memberikan materi- materi menegnai ruang lingkup islam terkhusus nya untuk perempuan. Dengan kajian-kajian yang di berikan kepada santriwati dapat menambah wawasan dan penguatan krakter mereka dalam menghadapi era globalisasi. Dalam penelitian yang dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik peninjauan lapangan.

PERANCANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PAI BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN KODULAR KELAS X DI SMA N 1 IV KOTO

2023 · Article · Open Access

Penelitian ini berawal dari adanya permasalahan di SMA N 1 IV Koto yang masih menerapkan pembelajaran konvensional dan masih dominan menggunakan buku cetak yang menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi yang disampaikan oleh guru karena proses belajar yang kurang menarik dan tidak mendukung pembelajaran PAI di sekolah. Peneliti melakukan penelitian ini dengan maksud untuk menghasilkan sebuah media pembelajaran berbasis android menggunakan codular yang menarik dan dapat membantu dalam proses pembelajaran PAI. Metode yang peneliti terapkan dalam permasalahan ini adalah metode pengembangan Research and Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan menurut Hannafin dan Peck yang terdiri dari tiga tahapan yaitu Analisis Kebutuhan (Needs Assess), Perancangan (Design), dan Pengembangan dan Implementasi (Develop and Implement) dimana ketiga tahapan tersebut saling berkaitan dengan evaluasi dan revisi. Peneliti menggunakan tiga tes untuk menilai produk: uji validitas yang dilakukan oleh enam orang ahli dan menghasilkan skor 0,86 dengan kriteria valid; uji kepraktisan yang diselesaikan oleh dua ahli dan menghasilkan skor 0,98 dengan kriteria tinggi; dan uji keefektifan yang diselesaikan oleh 20 siswa dan menghasilkan skor 0,89 dengan kriteria tinggi.

Improving Students’ Writing Ability Through Blog-Based Peer Response

2023 · Article · Open Access

Using technology in education has an important role in makingstudents interestedin learningwriting in English. This article promotes how blog-based peer response improves students’ writing ability. A blogis an interesting media that can share students’ writing. Not only using a blog but also using peer response is a way to give commentson students’ writing by their friends that can improve their writing.This article used a literature review of relevant studies about blog-based peer responses in the articles, books, and other sources. The finding showed that blog-based peer responsecan improve students’ writing because it is very interesting for them and meaningful for their writing ability. This way is also a reflection of 21st-centurylearners who use technologyto gain knowledge and skills, especially in learning English.

PERANCANGAN APLIKASI VIDTORGA PADA MATAPELAJARAN PJOK KELAS X DI SMKN 1 AMPEK ANGKEK

2023 · Article · Open Access

Penelitian ini dilatar belakangi oleh berbagai masalah yang ditemukan penulis seperti media pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan jasmani olahraga kesehatan (PJOK) yang digunakan saat ini sukar dipahami penggunaannya oleh siswa. Penelitian perancangan aplikasi Vidtorga pada mata pelajaran Pendidikan jasmani olahraga kesehatan (PJOK) di SMKN 1 Ampek Angkek. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) dengan Model Pengembangan sistemnya menggunakan system development life cycle (SDLC) dengan menerapkan mode waterfall (Presman, 2015). Terdiri dari communication, planning, model, construction, deployment. Hasil dari penelitian aplikasi Vidtorga pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani dan kesehatan (PJOK) di SMKN 1 Ampek Angkek yang dapat digunakan untuk mempermudah guru dan siswa dalam proses pembelajaran Olahraga secara teoritis. Hasil uji produk yang penulis lakukan memperoleh uji validitas dengan rata-rata nilai 0,71 yaitu valid, uji praktikalitas penulis mendapatkan rata-rata 0.86 dengan kepraktisan sangat tinggi, dan pada uji efektivitas penulis mendapatkan rata-rata nilai 0.88. sehingga dapat dikatakan bahwa aplikasi Vidtorga Valid, Praktis dan Efektiv

Kemandirian Belajar Matematika Siswa Melalui Model Problem Based Learning (PBL) di Kelas VII SMP Negeri 3 Pulau Punjung

2023 · Article · Open Access

The purpose of this study was to find out whether the Problem Based Learning (PBL) approach increases student independence in learning mathematics. This type of research is pre-experimental or Static Group Comparison methodology. The study population is all grade VII students enrolled in SMP Negeri 3 Pulau Punjung, Dharmasraya Regency for the 2022–2023 school year. The technique used is random sampling. The research sample came from grade VII. 1 students who were used as an experimental class with a total of 22 students, and VII. 4 which was used as a control class with a total of 20 students. The results of the questionnaire analysis of students' independence in mathematics learning were obtained tcalculate= 5.042 and ttabel= 1.68. because if t count> t table then H0 is rejected. Therefore, it can be concluded that there are differences in student learning independence in the problem-base learning model compared to conventional learning.