Pengaruh Kualitas Bahan Baku dan Hasil Produksi Terhadap Harga Jual Produk Tahu di Bukittinggi (Studi Kasus : Pabrik Tahu Syarief Bukittinggi)
ABSTRAK Yuni Utami, NIM : 3214.114, Jurusan Ekonomi Islam, IAIN Bukittinggi, judul skripsi “Pengaruh Kualitas Bahan Baku dan Hasil Produksi Terhadap Harga Jual Produk Tahu di Bukittinggi (Studi Kasus : Pabrik Tahu Syarief Bukittinggi)” Penelitian ini dilatar belakangi oleh tingginya permintaan konsumen terhadap tahu, sementara kualitas bahan baku dan hasil produksi tidak stabil namun harga jual tidak berkurang, serta teknologi yang digunakan masih manual dan terbatasnya jumlah tenaga kerja, sehingga menyebabkan terbatasnya jumlah hasil produksi tahu. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui sejauh mana pengaruh kualitas bahan baku dan hasil produksi terhadap harga jual produk tahu di Bukittinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan pembagian kuesioner (angket) kepada pemilik pabrik tahu di Bukittinggi. Proses analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji validitas dan reliabilitas, analisis deskriptif, uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji autokorelasi, uji multikolinearitas dan uji heteroskedastisitas, analisis regresi linear berganda, uji hipotesis yang terdiri dari uji T, uji F, dan koefisien determinan, serta koefisien korelasi. Berdasarkan keempat uji asumsi klasik, yaitu uji normalitas, uji multikolinearitas, uji autokorelasi, dan uji heteroskedastisitas, tidak ditemukan variabel yang menyimpang dari asumsi klasik. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kualitas bahan baku dan hasil produksi memberikan pengaruh terhadap harga jual, dengan persamaan regresi Y = 2,473 + 0,400 X1 + 0,526 X2. Hasil penelitian secara simultan menunjukkan bahwa variabel-variabel independen kualitas bahan baku dan hasil produksi, berpengaruh terhadap harga jual produk dengan tingkat signifikan 0,000. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa, variabel kualitas bahan baku berpengaruh secara parsial terhadap harga jual produk dengan tingkat signifikan 0,031, sedangkan hasil produksi juga berpengaruh secara parsial terhadap harga jual produk dengan tingkat signifikan 0,007. Koefisien determinasi yang dihasilkan adalah sebesar 0,871 atau 87,1%. Nilai ini menunjukkan bahwa kontribusi kualitas bahan baku dan hasil produksi terhadap harga jual produk yaitu sebesar 87,1%, sedangkan sisanya sebesar 12,9% disebabkan oleh faktor lain diluar model yang diteliti. Hasil uji korelasi menunjukkan nilai korelasi pearson sebesar 0,872, untuk variabel kualitas bahan baku terhadap hasil produksi; nilai korelasi pearson sebesar 0,902, untuk variabel kualitas bahan baku terhadap harga jual produk; dan nilai korelasi pearson sebesar 0,918, untuk variabel hasil produksi terhadap harga jual produk. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa variabel-variabel diatas mempunyai hubungan sangat kuat, signifikan, dan searah. Kata Kunci : Kualitas Bahan Baku, Hasil Produksi, Harga Jual Produk