Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

WITRI RAMADHANI

2 karya publik ditemukan.

2024: 12020: 1

Analisis Teori Tindakan Sosial Max Weber Terhadap Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Desa Wisata Pesona Gunung Medan di Kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasraya

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi yang berjudul “Analisis Teori Tindakan Sosial Max Weber Terhadap Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Desa Wisata Pesona Gunung Medan Di Kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasraya” ditulis oleh Witri Ramadhani NIM 4621016, Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Tahun 2024. Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengembangan Desa Wisata Pesona Gunung Medan. Desa Wisata Pesona Gunung Medan merupakan salah satu objek wisata yang dikelola oleh masyarakat dengan melibatkan konsep partisipasi. Partisipasi masyarakat dalam pengembangan desa wisata tersebut berkaitan erat dengan teori tindakan sosial yang dikemukakan oleh Max Weber, yang menjelaskan bahwa tindakan sosial dipengaruhi oleh makna subjektif yang diberikan individu pada tindakan mereka, serta bagaimana tindakan tersebut diarahkan untuk mempengaruhi orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana teori tindakan sosial Max Weber dapat diaplikasikan dalam memahami partisipasi masyarakat di Desa Wisata Pesona Gunung Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dimana peneliti berusaha menggambarkan dan mendeskripsikan Analisis Teori Tindakan Sosial Max Weber terhadap partisipasi masyarakat dalam pengembangan Desa Wisata Pesona Gunung Medan, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipan, wawancara tidak terstruktur dan dokumentasi. Lokasi penelitian berada di Desa Wisata Pesona Gunung Medan, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya. Informan dalam penelitian ini terdiri dari ketua dan anggota Pokdarwis, Wali Nagari, Masyarakat dan pengunjung. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori Tindakan Sosial Max Weber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pengembangan desa wisata dapat dianalisis melalui empat jenis tindakan sosial Max Weber, yaitu tindakan rasional instrumental, tindakan rasional berorientasi nilai, tindakan tradisional, dan tindakan afektif. Partisipasi ini berdampak signifikan terhadap pengembangan ekonomi lokal, terutama dalam hal pengelolaan destinasi wisata dan promosi. Namun, terdapat beberapa hambatan, seperti keterbatasan sumber daya dan minimnya partisipasi dari sebagian masyarakat, yang perlu diatasi untuk memastikan keberlanjutan pengembangan desa wisata.

“PEMBACAAN BASMALAH KETIKA PENYEMBELIHAN AYAM POTONG (STUDI LIVING QURAN) DI PASAR RAYA SOLOK”

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Witri Ramadhani, NIM 4116.027, Judul Skripsi: “PEMBACAAN BASMALAH KETIKA PENYEMBELIHAN AYAM POTONG (STUDI LIVING QURAN) DI PASAR RAYA SOLOK”. Jurusan Ilmu Alquran dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Bukittinggi 2020. Latar belakang peneliti membahas permasalahan ini adalah, Alquran surah Al-An’am ayat 121 dijelaskan bahwa janganlah memakan binatang yang tidak disebutkan nama Allah ketika menyembelihnya. Dalam hal ini jumhur ulama mewajibkan membaca bismillah ketika menyembelih binatang yang dihalalkan untuk dimakan. Atas dasar tersebut, peneliti melihat masih ada pedagang ayam potong di pasar raya Solok yang tidak membaca bismillah ketika menyembelih ayam. Selain itu, banyaknya kekhawatiran dari pembeli akan masalah tersebut. Karena itu peneliti ingin mengetahui bagaimana pemahaman dan penerapan para penyembelih ayam potong di pasar raya Solok tentang pembacaan bismillah ketika menyembelih ayam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis living Quran, yaitu penelitian lapangan dengan menggambarkan suatu fenomena yang terjadi pada masyarakat yang melihat bagaimana aplikasi ayat Alquran, atau bagaimana masyarakat merespon kehadiran Alquran dalam kehidupan sehari-hari. Informan dari penelitian ini adalah para pedagang atau penyembelih ayam potong di pasar raya Solok. Dalam pengumpulan data peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang didapat dilapangan ada beberapa poin. Pertama, para pedagang atau penyembelih ayam potong di pasar raya Solok memahami bahwa pembacaan bismillah ketika menyembelih ayam hukumnya wajib. Jika tidak membaca bismillah, maka dagingnya tidak boleh dimakan. Kedua, para penyembelih ayam potong berbeda dalam menerapkan pembacaan bismillah ketika menyembelih ayam. Pada umumnya penyembelih membaca bismillah di setiap menyembelih ayam, artinya bacaan bismillah untuk masing-masing ayam. Ada penyembelih yang melafazhkan bacaan basmalah, ada juga yang membaca dalam hati. Kemudian ada beberapa pedagang yang membaca bismillah satu kali untuk sekian banyak ayam, atau penyembelih hanya membaca bismillah di pagi hari, jika ada pembeli yang meminta dibacakan bismillah barulah penyembelih membacakan bismillah.