Tradisi pembacaan surat-surat pilihan di Pesantren Terpadu Serambi Mekkah Padang Panjang
Warnisa, NIM. 4118049, Judul Skripsi: “TRADISI PEMBACAAN SURAT-SURAT PILIHAN DI Pesantren Terpadu Serambi Mekkah Padang Panjang”. Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Bukittinggi 2022. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya praktik pembacaan bagian-bagian surat dalam Al-Qur’an yang hidup di lingkungan Pesantren Terpadu Serambi Mekkah Padang Panjang. Pesantren ini merupakan pesantren yang terkenal dan modern di Padang Panjang, pada umumnya santri-santrinya berasal dari luar Padang Panjang. Menarik dari Pesantren Terpadu Serambi Mekkah Padang Panjang ini, disamping kegiatan santri yang ekstra padat adanya pemilihan beberapa surat-surat dalam Al-Qur’an (Al-Waqi’ah, al-Kahfi, Yasin, dan al-Mulk) yang diamalkan oleh pesantren yang telah menjadi kewajiban bagi santri bahkan pengasuhnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriftif, dimana penelitiannya melihat latar belakang dari pembacaan surat-surat serta bagaimana pemaknaan yang telah dimaknai pelaksana kegiataan dalam memahami dan mengamalkan surat-surat yang dipilih dibeberapa bagian Al-Qur’an. Informan dalam penelitian ini adalah pelaksana kegiataan wirid rutin. Dalam pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yaitu: Pertama, awal mula pembacaan surat-surat pilihan ini merupakan kebiasaan atau amalan pendiri dan keluarga yang didapat dari guru-guru beliau yang diteruskan sampai sekarang, sedangkan dianjurkannya kepada santri dari awal berdirinya pesantren. Kedua, Prosesi pengamalan surat-surat pilihan ini dilakukan dua prosesi, setelah Asar dan seminggu sekali pada malam Jum’at setelah Maghrib. Diawalii dengan tawasul (al-Fatihah) selanjutnya pembacaan surat (al-Waqiah, al-Kahfi, Yasin, al-Mulk) ditambah pembacaan Hizb Bahar atau Tahlil dan ditutup Doa’. Ketiga dari pemaknaan yang dimaknai pelaksana, yang didapatkan dari pemakain makna objektif dan ekspresif yakni dari makna objektif adanya keistiqomah dan kesuksesan belajar santri, meliputi lebih fokus dan lebih kuat kedhobitan santri. Sedangkan dari Makna ekspresif didapatkan tiga pion dari pelaksana kegiataan diantaranya: Pertama, pemaknaan pembacaan surat-surat pilihan dimaknai zikir dan wirid. Kedua, merupakan bentuk ikhtiar. Ketiga, Tafarruq ilallah, pengobatan, dan pelatihan perbaiki tajwid.