Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

VIVI AMALIA

1 karya publik ditemukan.

2020: 1

Pengaruh pembiayaan bermasalah (non performing financing) terhadap profitabilitas bank umum syariah di Indonesia (Studi Kasus : Bank BNI syariah, bank BRI Syariah, Bank syariah mandiri dan bank muamalat)

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi dengan judul “Pengaruh Pembiayaan Bermaslah (Non Performing Financing) Terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia (Studi Kasus: Bank BNI Syariah, Bank BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri dan Bank Muamalat)”, disusun oleh Vivi Amalia NIM 3316119, Skripsi mahasiswa Program Studi S1 Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui besarnya pengaruh pembiayaan bermasalah (NPF) terhadap profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia. Bank BNI Syariah, Bank BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri dan Bank Muamalat memiliki kinerja keuangan yang dapat diamati dalam menghasilkan laba atau keuntungan, untuk mengukur kinerja keuangan dari sisi profitabilitas yaitu menggunakan Return on Asset (ROA). Non Performing Financing (NPF) dan Return on Asset (ROA) yang tercatat dalam laporan keuangan masing-masing bank mengalami perubahan setiap tahunnya. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari website resmi Bank BNI Syariah, Bank BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri dan Bank Muamalat yang diambil secara triwulan dari tahun 2014-2018, dengan metode analisis data yang digunakan adalah Analisis Regresi Sederhana, pengujian hipotesis menggunakan Koefisien Korelasi (r), Koefisien Determinasi (R2) dan Uji Parsial (t) untuk analisis data dengan menggunakan bantuan SPSS Ver.22. Hasil penelitian data dari Bank BNI Syariah yang didapatkan melalui analisis regresi sederhana yaitu Y = 0.853 + 0.343 X, nilai r sebesar 0.478 yang berarti terdapat korelasi atau NPF memiliki hubungan terhadap ROA, nilai R2 sebesar 0.228 yang berarti NPF mempengaruhi ROA sebesar 22.8%, sedangkan 77.2% dijelaskan oleh variabel lain diluar variabel bebas yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Uji Parsial (t) diperoleh thitung sebesar 2.307, dan ttabel sebesar 2.100, dengan signifikan t sebsar 0.033. karena thitung > ttabel (2.307 > 2.100) maka Ho ditolak, artinya NPF berpengaruh signifikan terhadap ROA, dan nilai sig 0.05 (0.033 0.05), dapat disimpulkan bahwa NPF berpengaruh signifikan terhadap ROA. Hasil penelitian data dari Bank BRI Syariah yang didapatkan melalui analisis regresi sederhana yaitu Y = 0.752 + (-0.222) X, nilai r sebesar 0.034 yang berarti terdapat korelasi atau NPF memiliki hubungan terhadap ROA, nilai R2 sebesar 0.001 yang berarti NPF mempengaruhi ROA sebesar 0.1%, sedangkan 99.9% dijelaskan oleh variabel lain diluar variabel bebas yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Uji Parsial (t) diperoleh thitung sebesar (-0.143), dan ttabel sebesar 2.100, dengan signifikan t sebesar 0.888. karena thitung ttabel (-0.143 2.100) maka Ho diterima, artinya NPF tidak berpengaruh terhadap ROA, dan nilai sig > 0.05 (0.888 > 0.05), dapat disimpulkan bahwa NPF tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. Hasil penelitian data dari Bank Syariah Mandiri yang didapatkan melalui analisis regresi sederhana yaitu Y = 1.335 + (-0.187) X, nilai r sebesar 0.488 yang berarti terdapat korelasi atau NPF memiliki hubungan terhadap ROA, nilai R2 sebesar 0.238 yang berarti NPF mempengaruhi ROA sebesar 23.8%, sedangkan 76.2% dijelaskan oleh variabel lain diluar variabel bebas yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Uji Parsial (t) diperoleh thitung sebesar (-2.374), dan tabel sebesar 2.100, dengan signifikan t sebesar 0.029. karena thitung ttabel (-2.374 2.100) maka Ho diterima, artinya NPF tidak berpengaruh terhadap ROA, dan nilai sig 0.05 (0.029 0.05), dapat disimpulkan bahwa NPF berpengaruh signifikan terhadap ROA. Hasil penelitian data dari Bank Muamalat yang didapatkan melalui analisis regresi sederhana yaitu Y = 0.590 + (-0.078) X, nilai r sebesar 0.263 yang berarti terdapat korelasi atau NPF memiliki hubungan terhadap ROA, nilai R2 sebesar 0.069 yang berarti NPF mempengaruhi ROA sebesar 6.9%, sedangkan 93.1% dijelaskan oleh variabel lain diluar variabel bebas yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Uji Parsial (t) diperoleh thitung sebesar(-1.158), dan ttabel sebesar 2.100, dengan signifikan t sebesar 0.262. karena thitung ttabel (-1.158 > 2.100) maka Ho diterima, artinya NPF tidak berpengaruh terhadap ROA, dan nilai sig > 0.05 (0.262 > 0.05), dapat disimpulkan bahwa NPF tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA.