Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

VERA ANISA WATI

1 karya publik ditemukan.

2019: 1

ANALISIS PERILAKU KONSUMEN DILIHAT DARI PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (STUDI KASUS PETANI KELAPA SAWIT DI NAGARI KOTO LAWEH KECAMATAN KOTO BESAR KABUPATEN DHARMASRAYA)

2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini disusun oleh Vera Anisa Wati, NIM. 3215.011 yang berjudul “ANALISIS PERILAKU KONSUMSI PETANI DILIHAT DARI PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (Studi Kasus Di Nagari Koto Laweh Kecamatan Koto Besar Kabupaten Dharmasraya)” program studi strata-1 (S1) Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi pada November 2018 di Nagari Koto Laweh Kecamatan Koto Besar Kabupaten Dharmasraya. Peneliti mengamati bahwa sebagian besar penduduk di Nagari Koto Laweh bermata pencarian sebagai petani kelapa sawit, dimana pada saat petani kelapa sawit mencapai tingkat kesejahteraan secara tidak langsung gaya hidup mereka berubah yang awalnya hanya hidup sederhana dan mengkonsumsi sesutu sesuai kebutuhan sekarang berubah menjadi konsumtif, mengkonsumsi sesuatu bukan lagi berdasarkan kebutuhan tetapi berdasarkan keinginan dimana perilaku konsumsi tersebut tidak sesuai dengan perilaku konsumsi dalam Islam. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (filed research) yang bersifat analisis kualitatif. Untuk mengumpulkan data peneliti melakukan observasi dan wawancara kepada petani di Nagari Koto Laweh Kecamatan Koto Besar Kabupaten Dharmasraya. Adapun metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode kualitatif deskriptif yang digunakan untuk menganalisis perilaku konsumsi petani kelapa sawit di Nagari Koto Laweh dilihat dari perspektif Ekonomi Islam. Setelah penulis melakukan penelitian maka dapat diketahui bahwa: pertama, tujuan konsumsi petani kelapa sawit pada umumnya hanya untuk pencarian kepuasan maksimal, konsumsi tidak tertuju pada kepuasan atas barang melainkan menjalar pada kepuasan-kepuasan materill lainnya yang kemudian menjadi suatu budaya. Kedua, Perilaku pemburuan (barang-barang mewah dan barang yang sedang trend) yang mengabaikan cara, kepentingan, dan berorientasi pada gengsi dan pamer dan kemudian perilaku tersebut menjelma menjadi gaya hidup yang tidak baik dan tidak sesuai dengan ajaran Islam. Ketiga, hal tersebut mereka lakukan supaya mereka ditandai secara berbeda, baik makna sosial, status, simbol, atau kemampuan yang dimiliki oleh mereka yang akhirnya membuat dirinya berbeda.