2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKTesis ini berjudul “Implementasi Teologi Multikultural dalam Pembelejaran Agama di SMA Xaverius Bukittinggi” yang ditulis oleh Sarah Anofri, NIM 40123002, Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam Pascasarjana, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi, Tahun 2025 M/1447 H.Penelitian ini berangkat dari latar belakang adanya multikulturalisme itu nyata, identik serta menarik dikaji sebagaimana serta proses hal tersebut bisa terjadi sehingga terciptanya suasana yang aman dan damai SMA Xaverius Bukittinggi merupakan satu-satunya sekolah dengan populasi siswanya yang multikultural yang terdiri dari beragam etnis, seperti etnis Minang, etnis Batak, dan Tionghoa, selain itu para siswa yang bersekolah disana berasal dari agama yang berbeda beda pula, seperti Islam, Katolik, Protestan, Hindu dan BudhaJenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan. Atau juag disebut dengan penelitian kualitatif yang mana peneliti lansgung turun untuk mewawncarainatau mengamatiobjek yang diteliti. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis kualitatif deskiptif yaitu suatu penelitian yang bukan di maksud untuk menguji hipotesis tertentu, melainkan menjelaskan apa adanya tentang suatu variabel, gejala atau keadaan. Metode kualitatif adalah tradisi tertentu dalam ilmu pengetahuan sosial yang secara fundamental bergantung pada pengamatan pada manusia dan berhubungan dengan orang-orang tersebut dalam bahasanya dan dalam peristilahannya.Adapun hasil penelitian ini adalah, pertama Interaksi social yang ada di SMA Xaverius Bukittinggi seperti adanya komunikasi antar agama, Toleransi ,dan kerja sama antara Islam dan Kristen di Bukittinggi. Kedua pembelajaran agama yang ada di SMA Xaverius Bukittinggi. Ketiga Implementasi Teologi Mukltikultural di SMA Xaverius Bukittinggi. Bukittinggi memiliki tantangan sekaligus potensi besar dalam mewujudkan harmoni dan saling pengertian lintas keyakinan. Ketiga, bahwa implementasi teologi multikultural terlihat dalam metode atau pengajaran yang mendorong diskusi-diskusi lintas agama, perspektif, serta pembiasaan terhadap berpikir kristis dan empatik.Jadi, praktik yang terjadi di SMA Xaverius Bukittinggi menunjukkan bahwa teologi multikultural dapat diimplementasikan secara nyata dan harmonis dalam dunia pendidikan. Nilai-nilai teologis tentang kasih, keadilan, dan penghormatan terhadap sesama telah menjadi fondasi kuat dalam menciptakan lingkungan belajar yang damai, setara, dan saling menghargai.Kata Kunci: Implementasi, Teologi Multikultural, SMA Xaverius Bukittinggi
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Persepsi Tokoh Agama Islam Bukittinggi perihal Pengucapan Selamat Natal kepada umat Kristiani” yang ditulis oleh Sarah Anofri, NIM 4518001, Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi, ahun 2022 M/1443 H. Penelitian ini berangkat dari latar belakang adanya perbedaan persepsi Tokoh Agama Islam perihal pengucapan selamat Natal kepada umat Kristiani. Hubungan antara agama atau antara kelompok-kelompok yang berbeda agama tidak selalu harmonis dan rukun. Hubungan itu terkadang di warnai oleh konflik, kebencian dan permusuhan. Bentuk-bentuk hubungan harmonis antara komunitas-komunitas yang berbeda agama, faktor keagamaan tidak bisa di abaikan.Terdapat banyak perbedaan pendapat di kalangan para ulama tentang boleh atau tidaknya (haram) umat Muslim memberikan ucapan selamat Natal. Perbedaan pendapat tersebut masih terjadi sampai saat ini, hingga menarik perhatian media masaa untuk memberitakan mengenai polemik ucapan selamat Natal pada umat Kristiani. Jenis penelitian yang digunakan adalahpenelitian lapangan. Atau juag disebut dengan pebelitian kualitatif yang mana peneliti lansgung turun untuk mewawncarainatau mengamati objek yang diteliti. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis kualitatif deskiptif yaitu suatu penelitian yang bukan dimaksud untuk menguji hipotesis tertentu, melainkan menjelaskan apa adanya tentang suatu variabel, gejala atau keadaan. Metode kualitatif adalah tradisi tertentu dalam ilmu pengetahuan sosial yang secara fundamental bergantung pada pengamatan pada manusia dan berhubungan dengan orang-orang tersebut dalam bahasanya dan dalam peristilahannya. Adapun hasil penelitian ini adalah, pertama realisasi hubungan antara Islam dan Kristen di Bukittinggi seperti adanya sikap menghargai, kebebasan beragama,dan kerja sama antara Islam dan Kristen di Bukittinggi. Kedua persepsi tokoh Organisasi Islam Bukittinggi terhadap pengucapan selamat Natal kepada umat Kristiani terdiri dari Dimensi persepsi yaitu, 1) Pengetahuan yaitu, sesuatu yang diketahui oleh individu atau apa yang di anggap tahu oleh tokoh agama Bukittinggi pada persepsi pengucapan selamat Natal kepada umat Kristen. 2) Pengharapan yaitu, Pengharapan adalah gagasan individu atau harapan tokoh terhadap pengucapan selamat Natal. 3) Evaluasi yaitu, yaitu kesimpulan yang diambil, dapat penulis simpulkan bahwa dari sebagian tokoh memilih untuk mendiamkan dalam artian tidak mengaramkan dengan alasan hal tersebut sudah masuk ke ranah Aqidah atau keyakinan umat Muslim. Sedangkan unsur dari persepsi terdiri dari: 1) Seleksi yaitu, proses dimana seseorang atau tokoh agama Islam memilih pengucapan Selamat Natal kepada Umat Kristiani di Bukittinggi. 2) Interpretasi yaitu, proses penafsiran dari suatu hal yang di anggap penting oleh tokoh. 3) Tingkah laku yaitu, proses ini dianggap sebagai penyaringan atau penyelaksian informasi atau pesan yang di anggap penting.