Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

SAPUTRI NINGSIH

1 karya publik ditemukan.

2026: 1

Analisis Pandangan Islam Pada Cryptocurrency Dan Prospek Blockchain Dalam Inovasi Produk Perbankan Syariah

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nama: Saputri Ningsih. 3322109. Program studi perbankan syariah fakultas ekonomi dan bisnis islam, universitas islam negeri Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi dengan judul: “ANALISIS PANDANGAN ISLAM PADA CRYPTOCURRENCY DAN PROSPEK BLOCKCHAIN DALAM INOVASI PRODUK PERBANKAN SYARIAH”. Penggunaan cryptocurrency di Indonesia pada tahun 2025 mengalami peningkatan yang cukup tinggi, hingga mencapai 23,3 juta. Dari segi prospeknya, teknologi blockchain memiliki potensi yang baik untuk inovasi produk perbankan syariah. Namun demikian, dari segi aspek hukumnya ulama dan ahli hukum Islam masih berbeda pendapat. Skripsi ini mencoba menjelaskan tentang bagaimana pendapat ulama tentang hukum menggunakan cryptocurrency ini dan bagaimana prospeknya bagi inovasi pengembangan produk perbankan syariah. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research), dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dari sumber-sumber kepustakaan yang relevan. Jenis data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari Al-quran, buku-buku, jurnal, fatwa dan artikel terkait dan juga data sekunder yang diperoleh dari dokumen tertulis maupun publikasi ilmiah. Data dianalisis dengan metode deduktif, induktif, dan komperatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam pandangan islam mengharamkan penggunaan cryptocurrency sebagai alat transaksi karena melanggar prinsip fikih muamalah (gharar, maysir, riba) dan regulasi mata uang indonesia, meskipun dapat dianggap mal jika memenuhi syarat hiyazah dan ihraz. Teknologi blockchain memiliki prospek besar untuk inovasi produk perbankan syariah seperti meningkatkan transparansi, efisiensi, dan menyajikan syariah melalui kontrak pintar pada akad mudharabah, sukuk, dan integrasi dengan CBDC untuk pembayaran lintas batas. Teknologi blockchain dapat menjadi solusi inovatif bagi perbankan syariah untuk bersaing di era digital, asalkan sejalan dengan prinsip syariah seperti mashlahah dan istihsan. Saran bagi pemerintah adalah menetapkan regulasi komprehensif untuk cryptocurrency dan mempercepat penerapan CBDC; bagi masyarakat, berinvestasi dengan hati-hati; dan bagi peneliti selanjutnya, melakukan penelitian lapangan untuk mengukur kesiapan praktisi perbankan syariah.