Metode yang dilakukan Guru Untuk Mengatasi Kejenuhan Belajar Siswa dalam Pelaksanaan Full Day School di SD IT Cahaya Hati Bukittinggi
ABSTRAK Skripsi dengan judul “Metode Yang Dilakukan Guru Untuk Mengatasi Kejenuhan Belajar Siswa Dalam Pelaksanaan Full Day School di SD IT Cahaya Hati Bukittinggi ”. Ditulis oleh Riri Asrida Nim 2614.074 program studi Pendidikan Bimbingan dan Konseling Fakultas tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Bukittinggi. Latar belakang penelitian ini menjelaskan bahwa SD IT Cahaya Hati Bukittinggi adalah salah satu sekolah yang memakai program pembelajaran full day. Sekolah full day tidak terlepas dari kejenuhan siswa saat belajar. Karena memiliki waktu sekolah yang cukup lama dibandingkan dengan sekolah umum pada biasanya. Faktor penyebab siswa mengalami kejenuhan adalah karena kelelahan, bosan, mengantuk, lemas, tidak bersemangat untuk belajar, dan metode belajar yang tidak bervariasi. Rumusan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana metode pembelajaran yang dilakukan guru untuk mengatasi kejenuhan siswa saat belajar dalam pelaksanaan full day school. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui metode apa saja yang digunakan guru dalam mengatasi kejenuhan belajar siswa. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi dan wawancara. Data yang terkumpul dianalisis dengan reduksi data, penyajian data kemudian penarikan kesimpulan. Data yang diperoleh diuji keabsahannya dengan triagulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada beberapa metode yang dilakukan guru untuk mengatasi kejenuhan siswa diantaranya adalah metode ceramah, tanya jawab,demonstrasi, bermain peran, karya wisata, kerja kelompok, drill (latihan), dan pemberian tugas. Selanjutnya faktor yang menyebabkan terjadinya kejenuhan pada siswa diantaranya ada dua faktor yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal yang dirasakan oleh siswa diantaranya adalah keletihan indera, keletihan fisik, dan keletihan mental. Sedangkan faktor eksternal disebabkan karena metode belajar yang tidak bervariasi, suasana belajar yang tidak berubah, serta kurangnya aktivita rekreasi atau liburan. Cara mengatasi kejenuhan belajar yang dirasakan siswa tersebut dapat dilakukan dengan cara melakukan istirahat yang cukup, menjaga pola makan, mengkonsumsi makanan dan minuman yang bergizi, memberikan siswa stimulus dan motivasi khususnya bagi anak yang dalam keadaan jenuh belajar, pemberian reward atau hadiah oleh guru agar siswa semangat dan merasa terpacu untuk mendapatkan hadiah tersebut, melakukan berbagai kegiatan di luar kelas seperti belajar di alam, market day, out door, dan khusus untuk siswa kelas 3 ikut melakukan kegiatan ektrakurikuler sesuai bakat dan kemauannya.