Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Priyatno

6 karya publik ditemukan.

2026: 12019: 12017: 4

PERKEMBANGAN PEMIKIRAN DAN PERADABAN EKONOMI ISLAM

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Ekonomi islam merupakan istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan sistem ekonomi berdasarkan Al-Qur’an dan Hadist. Nama lain untuk ekonomi Islam adalah ekonomi syariah. Istilah ekonomi Syariah juga tak terpisahkan terkait dengan sumber sistem ekonomi berbasis syariah, Al-Qur’an dan As Sunnah. Bahkan, penggunaan istilah “Ekonomi Syariah” tidak steril untuk perdebatan. Beberapa intelektual Islam, seperti Tariq Ramadhan, mengatakan apa yang dimaksud dengan ekonomi syariah sebenarnya adalah etika bisnis Islam. Artinya, yang membedakan sistem ekonomi syariah dari yang lain adalah prinsip-prinsip etisnya. Keberadaan ekonomi Islam dianggap menjadi seperangkat prinsip ekonomi alternatif yang menentang sistem ekonomi yang berlaku. Kita tidak dapat memahami pengertian dari ekonomi ini tanpa memahami prinsip-prinsipnya. Dimensi penting yang perlu dipahami di sini adalah prinsip ekonomi. Dalam ekonomi tradisional kita mengatakan bahwa sistem ekonomi kapitalis, prinsip ekonomi, adalah pengetahuan.Tetapi dalam ekonomi tersebut, prinsip-prinsip ekonomi adalah produk pengetahuan yang sumbernya adalah Al-Qur’an dan Sunnah. Berdasarkan hal tersebut maka, buku ini menyajikan segala yang dibutuhkan oleh para pengelola ekonomi dalam menjalankan roda perputaran pengelolaan ekonomi islam agar dapat menciptakan kualitas dan kuantitas ekonomi islam yang baik. Oleh sebab itu buku ini hadir kehadapan sidang pembaca sebagai bagian dari upaya diskusi sekaligus dalam rangka melengkapi khazanah keilmuan dibidang ekonomi, sehingga buku ini sangat cocok untuk dijadikan bahan acuan bagi kalangan intelektual dilingkungan perguru tinggi ataupun praktisi yang berkecimpung langsung dibidang ekonomi.

Tentang Ilmu Pertahanan

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku Tentang Ilmu Pertahanan menganalisis isu penting tentang pertahanan: manajemen pertahanan, kebijakan pertahanan, kerja sama pertahanan, diplomasi pertahanan, pertahanan dan keamanan dalam negeri, ekonomi pertahanan, strategi pertahanan, geografi pertahanan, intelijen pertahanan, nilai-nilai pertahanan, geopolitik dan sistem pertahanan. Yang menarik ialah ketika penulis mengulas ilmu militer, ilmu dan seni perang, serta perubahan dari institusi 'perang' menjadi 'pertahanan'. Perang dan pertahanan mencakup berbagai disiplin ilmu. Untuk itulah dalam "Kebijakan Pertahanan" yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertahanan RI, terdapat istilah 'militer dan nir-militer' atau 'militer-nonmiliter'. Hal tersebut didasarkan adanya perubahan perkembangan lingkungan strategis, perubahan ancaman global, teknologi pernang, dan yang tidak kalah penringnya adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia pertahanan dan juga pengamat militer. Dengan demikian, perang pertahanan-militer–bukan hanya urusan atau kepentingan militer semata, tetapi juga merupakan kepentingan "masyarkat sipil–nir militer"(civil society) untuk mengetahui dan memahaminya–sesuai dengan perkembangan demokrasi atau demokratisasi pada saat ini, yaitu militer sebagai alata negara. oleh karena itu, militer harus tunduk kepada politik negara, karena proses pengambilan keputusan politik negara berada di tangan sipil (pemerintahan dan legislatif)