Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

PUTRI NURJANNAH

1 karya publik ditemukan.

2019: 1

PERANAN MGMP (MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN) PAI DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DI SMA/SMK KABUPATEN LIMA PULUH KOTA

2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PUTRI NURJANNAH, 2019. Peranan Musayawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pai Dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru Di Sma/Smk Kabupaten Lima Puluh Kota. Skripsi. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Bukittinggi. Musyawarah guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam disingkat MGMP PAI adalah wadah kegiatan profesional untuk membina hubungan kerja sama secara koordinatif dan fungsional antara sesama guru Pendidikan Agama Islam yang bertugas pada SLTP dan SLTA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peranan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru PAI SMA/SMK Kabupaten Lima Puluh Kota serta mendeskripsikan faktor-faktor yang menghambat MGMP dalam meningkatkan kompetensi pedagogoik guru PAI SMA/SMK dan bagaimana solusinya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data yang terdiri dari: observasi, interview/wawancara. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri untuk mendapatkan fokus penelitian dan instrumen pendukung adalah pedoman wawancara, selanjutnya data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif yaitu dijabarkan dengan kata-kata atau kalimat yang dipisah-pisahkan menurut kategori untuk memperolah kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa MGMP PAI benar-benar telah berperan dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru PAI SMA/SMK Kabupaten Lima Puluh Kota yang meliputi kompetensi melaksanakan pembelajaran yang efektif dan menyenangkan, mengembangkan kurikulum, mengembangkan media pembelajaran, mengelola kelas, melaksanakan penilaian, evaluasi proses dan hasil belajar. Kendala yang dihadapi MGMP PAI dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru PAI SMA/SMK Kabupaten Lima Puluh Kota adalah kurangnya kedisiplinan anggota dalam mengikuti kegiatan atau program MGMP, keterbatasan sumber dana kegiaam MGMP dan belum optimalnya dukungan dari sekolah tempat guru PAI bertugas. Beberapa saran yang sifatnya konstruktif yang dapat diberikan kepada pihak terkait demi peningkatan kompetensi pedagogik guru PAI yaitu Guru PAI SMA/SMK agar terus meningkatkan semangat dan kedisiplinan mengikuti MGMP, Pengurus MGMP PAI senantiasa melakukan usaha penambahan sumber pendanaan dan SMA/SMK Kabupaten Lima Puluh Kota agar memberikan dukungan yang optimal kepada guru PAI untuk mengikuti kegiatan MGMP. Kata kunci: Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Pendidikan Agama Islam (PAI), Kompetensi Pedagogoik.