PENGEMBANGAN INSTRUMEN EVALUASI PEMBELAJARAN FIQH IBADAH BERBASIS GOOGLE FORMULIR DI STAI DARUL QUR’AN PAYAKUMBUH
Putri Adona, NIM. 20120003, “Pengembangan Instrumen Evaluasi Pembelajaran Fiqh Ibadah Berbasis Google Formulir di STAI Darul Qur’an Payakumbuh”, Tesis : Program Studi S.2. Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittingi, 2022 Permasalahan dasar dari penelitian ini berawal dari mewabahnya virus COVID-19 yang menyebabkan pembelajaran dilakukan secara online. Dari kasus tersebut membawa polemik terhadap pembelajaran secara umum termasuk pada sistem evaluasi dimana pada STAI Darul Qur’an Payakumbuh media evaluasi yang digunakan saat pembelajaran online belum mampu mengukur kemampuan mahasiswa secara efektif dan efesien serta tidak adanya database dari setiap proses evaluasi yang dilaksanakan. Hal ini karena dosen hanya menggunakan media WhatsApp Group untuk mengirimkan soal evaluasi yang disiapkan dalam MS Word/ Pdf. Media sederhana ini digunakan karena beberapa alasan, mulai dari ketersediaan fasilitas yang tidak merata hingga kemampuan menggunakan teknologi digital yang masih minim. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan pengembangan instrumen evaluasi pembelajaran fiqh ibadah berbasis google formulir di STAI Darul Qur’an Payakumbuh, 2) mengembangkan instrumen evaluasi pembelajaran fiqh ibadah berbasis google formulir di STAI Darul Qur’an Payakumbuh yang valid dan praktis, 3) mengetahui efektivitas penggunaan instrumen evaluasi pembelajaran fiqh ibadah berbasis google formulir yang dikembangkan di STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (RND) yang mengacu pada model yang dikembangkan oleh Thiagaarajan dkk. Dimana prosedur pentembangan model tersebut melalui empat tahapan yang dikenal dengan model four D (4D), yaitu mendefinisikan (define), merancang (design), mengembangkan (develop), dan menyebarluaskan (disseminate). Adapun metode yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini ialah wawancara, observasi, dokumentasi, serta angket. Dengan menggunakan teknik analisa kualitatif dan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah ; 1) Deskripsi aktual proses evaluasi di STAI Darul Qur’an Payakumbuh yang masih menggunakan fitur sederhana dan belum memiliki database, sehingga rentan kehilangan data yang menyebabkan proses evaluasi tidak terukur. Serta bagaimana pengembangan instrumen evaluasi pembelajaran fiqh ibadah secara online berbasis google formulir, 2) Instrumen evaluasi pembelajaran fiqh ibada berbasis goggle formulir di STAI Darul Qur’an Payakumbuh telah melalui uji validitas dengan persentase 90 % ( kategori sangat valid) dan praktikalitas dengan presentase 83 % (kategori praktis), 3) Instrumen evaluasi pembelajaran fiqh ibadah berbasis google formulir yang dikembangkan efektiv untuk digunakan di STAI Darul Qur’an Payakumbuh.