2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul “Analisis Pengaruh Pembiayaan Bermasalah (NPF) dan Efisiensi Biaya Operasional (BOPO) Terhadap Profitabilitas Perusahaan bank Umum Syariah Yang Terdaftar Di OJK Tahun Periode 2020-2025” yang disusun oleh Zul Wahid Novendra dengan NIM.3422117. Program Studi S1 Akutansi Syariah, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam (FEBI), UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi yang dibimbing oleh bapak H. Harfandi, SE., M.Si. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Pembiayaan Bermasalah (NPF) dan Efisiensi Biaya Operasional (BOPO) terhadap Profitabilitas (ROA) pada Bank Umum Syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tahun periode 2020-2025. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan dan laporan tahunan Bank Umum Syariah dengan mengakses website resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditentukan dan diperoleh sebanyak 10 perusahaan bank. Dalam penelitian ini menggunakan dua variabel bebas yaitu Pembiayaan Bermasalah (NPF) dan Efisiensi Biaya Operasional (BOPO). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mengunakan uji regresi linear berganda, uji koefisien korelasi (r), uji koefisien derteminasi (R 2 ), uji t (parsial), uji f (simultan) dengan bantuan program SPSS 26. Hasil dari penelitian yang di lakuka pada Bank Umum Syariah yang terdaftar di OJK periode tahun 2020-2025 menunjukkan yaitu Pembiayaan Bermasalah (NPF) tidak berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (ROA), Efisiensi Biaya Operasional (BOPO) berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (ROA), dan Pembiayaan Bermasalah (NPF) dan Efisiensi Biaya Operasional (BOPO) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (ROA).
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Diki Novendra NIM 4220003 dengan judul “STUDI HADIS SYARITHAH AS-SYAITHAN DALAM KITAB SUNAN ABU DAUD”.Jurusan S1 Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, penelitian ini bertujuan utuk menganalisis hadis Syarithah as-Syaithan yang terdapat dalam hadis tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas dan pemahaman ulama terhadap hadis Syarithah as-Syaithan dalam kitab Sunan Abu Daud yang membahas tata cara penyembelihan hewan qurban dalam syariat Islam. Hadis ini penting dalam pembentukan aturan ibadah qurban, namun masih diperdebatkan ulama terkait kualitas dan pemahamannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, yang meliputi takhrij hadis dan kajian terhadap pendapat-pendapat ulama yang terdapat dalam kitab syarah dan literatur hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari segi kualitas hadis Syarithah asSyaithan dalam Sunan Abu Daud dikategorikan sebagai hasan li dzatihi karena salah satu perawinya, Amru bin Abdullah, memiliki catatan terkait kredibilitasnya. Dari segi pemahaman, ulama klasik dan kontemporer memiliki interpretasi yang berbeda mengenai hadis ini. Ulama klasik seperti Abu Hanifah dan Imam Malik menekankan pada aspek teknis penyembelihan. Abu Hanifah berpendapat bahwa penyembelihan yang sah cukup dengan memotong tiga dari empat urat leher, sementara Imam Malik mensyaratkan pemotongan dua urat utama, yaitu wajdan (urat darah) dan hulqum (saluran pernapasan), untuk memastikan bahwa hewan mati dengan cepat dan tidak mengalami penderitaan. Sementara itu, ulama kontemporer lebih menyoroti konteks historis dan tujuan dari hadis ini. Ibnu Isa mengaitkan praktik penyembelihan yang tidak sempurna dengan kebiasaan jahiliyyah yang dipengaruhi oleh setan, sedangkan Syamsudin Al-Azimabadi menjelaskan bahwa istilah Syarithah as-Syaithan merujuk pada penyembelihan yang tidak sesuai dengan syariat Islam. Shalih bin Fauzan dan Ahmad Sarwat menegaskan pentingnya memotong tiga dari empat urat leher untuk memastikan kematian hewan tanpa menyebabkan penderitaan yang berkepanjangan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah meskipun hadis Syarithah asSyaithan memiliki status yang dipermasalahkan, kajian terhadapnya tetap penting dalam memahami cara penyembelihan qurban dalam Islam. Penelitian ini diharapkan memberikan wawasan dan kontribusi dalam literatur keilmuan Islam.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi ini berjudul Analisis Multiplier Effect Jumlah Produksi Terhadap Pendapatan Petani Gambir di Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota yang disusun oleh Firli Novendra, Nim 3217.117 Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi Latar belakang penulis memilih judul ini karena perkebunan gambir merupakan sumber penghasilan utama masyarakat di Kecamatan Pangkalan Koto Baru. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah seberapa persen multiplier effect jumlah produksi terhadap pendapatan petani gambir di Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, yang bertujuan untuk mengetahui seberapa persen pengaruh seberapa persen multiplier effect jumlah produksi terhadap pendapatan petani gambir di Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field reseach) yaitu Jenis penelitian ini merupakan penelitian korelasional melalui pendekatan kuantitatif untuk mengetahui pengaruh antara satu variabel atau lebih terhadap variabel lainnya. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 3.000 orang yang merupakan petani gambir, selanjutnya dimasukkan populasi tersebut menggunakan rumus slovin dengan error 5%, maka didapat sampel dalam penelitian ini sebanyak 97 responden. Pengumpulan data melalui observasi, dan pengisian angket, dokumentasi, sedangkan pengolahan data menggunakan spss versi 28. Analisa data yang digunakan adalah kuatitatif dengan analisis linear sederhana Y= dan uji parsial (uji T) untuk mengetahui positif atau negatif dan signifikan atau tidak signifikan pengaruh jumlah produksi terhadap pendapatan petani Kecamatan Pangkalan Koto Baru. Berdasarkan hasil penelitian dapat dikemukakan dengan persamaan berikut: Y = Y= 12,230+ 0,372X yang berarti bahwa jika tidak ada jumlah produksi (X) maka pendapatan petani 12,230. Koefisien regresi jumlah produksi (X) 0,372 menyatakan bahwa setiap penambahan nilai jumlah produksi sebesar 1% akan meningkatkan pendapatan petani 0,372%. Kemudian dari uji t terlihat tingkat signifikan jumlah produksi (X) sebesar 0,003 0,05 dan dengan ini menyatakan bahwa jumlah produksi (X) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota.
2017 · Book · Koleksi Perpustakaan
2017 · Book · Koleksi Perpustakaan
2016 · Book · Koleksi Perpustakaan
The role of housewives participation in the traditional socio-cultural life in Riau Province.