Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

NURFADILLA SIREGAR

1 karya publik ditemukan.

2026: 1

Etika Dalam Pemikiran Hamka Dan Relevansinya Terhadap Toleransi Antarumat Beragama

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Etika dalam Pemikiran Hamka dan Relevansinya terhadap Toleransi Antarumat Beragama” disusun oleh NurFadilla Siregar, NIM 4522003, Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, tahun 2026. Realitas kehidupan masyarakat yang majemuk secara agama menunjukkan bahwa persoalan toleransi antarumat beragama masih menghadapi berbagai tantangan, seperti sikap eksklusivisme, prasangka keagamaan, dan konflik sosial bernuansa agama. Persoalan tersebut sering kali tidak bersumber dari perbedaan keyakinan itu sendiri, melainkan dari lemahnya landasan etika dalam memahami dan menyikapi perbedaan. Dalam konteks ini, etika keberagamaan menjadi aspek fundamental dalam membangun relasi antarumat beragama yang harmonis. Hamka sebagai salah satu pemikir Muslim Indonesia memberikan perhatian besar terhadap etika sebagai inti dari keberagamaan dan dasar pembentukan sikap sosial umat Islam dalam masyarakat plural. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep etika dalam pemikiran Hamka, menganalisis pandangannya mengenai hubungan antara etika dan relasi antarumat beragama, serta menelaah relevansi nilai-nilai etika tersebut terhadap penguatan sikap toleransi antarumat beragama. Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah: 1) Bagaimana konsep etika dalam pemikiran Hamka? 2) Bagaimana pandangan Hamka mengenai hubungan antara etika dan relasi antarumat beragama? dan 3) Bagaimana relevansi nilai-nilai etika dalam pemikiran Hamka terhadap toleransi antarumat beragama? Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Pendekatan yang digunakan adalah analisis pemikiran tokoh dalam kerangka Aqidah dan Filsafat Islam. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) dengan cara mengkaji, mengklasifikasikan, dan menafsirkan teks-teks yang relevan. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah karya-karya Hamka yang membahas etika, akhlak, dan kehidupan sosial-keagamaan, sedangkan sumber data sekunder berupa buku, jurnal ilmiah, serta hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan etika Islam dan toleransi antarumat beragama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, etika dalam pemikiran Hamka merupakan inti dari keberagamaan yang menekankan keselarasan antara iman, akhlak, dan perilaku sosial. Hamka memandang bahwa kualitas keberagamaan seseorang tidak hanya diukur dari kesalehan ritual, tetapi juga dari sikap etis terhadap sesama manusia. Kedua, Hamka memandang relasi antarumat beragama harus dibangun di atas prinsip etika, seperti keadilan, penghormatan terhadap martabat manusia, kebebasan beragama, dan pengakuan terhadap perbedaan sebagai sunnatullah. Ketiga, relevansi nilai-nilai etika dalam pemikiran Hamka terhadap toleransi antarumat beragama terletak pada kemampuannya menjadi landasan konseptual dalam membangun sikap toleran yang berkeadaban, tanpa mengorbankan prinsip akidah. Dengan demikian, etika keberagamaan Hamka dapat dijadikan kerangka etis dalam memperkuat toleransi antarumat beragama dalam masyarakat Indonesia yang plural.