KERJA SAMA GURU DAN ORANG TUA DALAM PEMBINAAN AKHLAK SISWA DI SMK PEMBINA BANGSA BUKITTINGGI
ABSTRAK Skripsi ini disusun oleh NOVEGA MALASARI, Nim 2115.172 dengan judul KERJA SAMA GURU DAN ORANG TUA DALAM PEMBINAAN AKHLAK SISWA DI SMK PEMBINA BANGSA BUKITTINGGI. Penelitian ini di latar belakangi oleh kurangnya kerja sama guru dan orang tua dalam pembinaan akhlak, dan masih ada beberapa siswa yang tidak memiliki sopan santun terhadap teman sebaya maupun yang lebih tua, di sebabkan oleh faktor keluarga, sekolah, maupun lingkungan yang disekitarnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kerja sama guru dan orang tua dalam pembinaan akhlak siswa di SMK Pembina Bangsa Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan jenisfield research (penelitian lapangan) dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, adapun teknik pengumpulan data nya melalui wawancara dan observasi, sedangkan yang menjadi informan kuncinya adalah guru dan orang tua siswa, dan yang menjadi faktor pendukung ialah kepala sekolah dan siswa kelas X TKJ, kemudian penulis melakukan analisis data dengan caramenelaah seluruh data yang tersedia dari berbagai sumber, dengan melakukan reduksi data, display data, verifikasi data. Untuk menjamin keabsahan data penulis menggunakan trianggulasi data. Dari hasil penelitian yang telah penulis lakukan dan diperoleh bahwa telah terjalinnya kerjasama guru dan orang tua dalam membina akhlak siswa, adapun bentuk kerja sama guru dan orang tua dalam membina akhlak siswa di SMK Pembina Bangsa Bukittinggi: adanya kunjungan kerumah anak didik, pertemuan rapat antara orang tua dan guru, memberikan surat terhadap orang tua baik permaslahan anak maupun masalah uang sekolah agar untuk datang kesekolah, komunikasi secara langsung antara orang tua dan guru, komunikasi lewat telepon, buku laporan mingguan, konferensi tentang kasus, adanya pembagian rapor. Jadi kerja sama guru dan orang tua dalam membina akhlak siswa sudah terlaksana, namun belum maksimal dan berkelanjutan, diantara faktor kendala pembinaan akhlak merupakan lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat.Di lingkungan keluarga adanya orang tua yang kurang peduli terhadap perkembangan anak, baik itu dari segi akhlak, moral, maupun hasil belajar anak, dikarenakna orang tua yang hanya terlalu sibuk dengan perkerjaannya, Di lingkungan sekolah adanya guru-guru hanya sekedar menjalankan kewajiban, tidak terlu fokus dengan perkembangan siswa, guru hanya mentransformasikan materi pembelajran, tanpa mempedulikan apakah siswa sudah paham dengan apa yang disampaikan, dan adanya guru-guru juga tidak mempedulikan bagaimana dalam membentuk karakter ataupun akhlak dari siswa, sedangkan di lingkungan masyarakat, banyaknya siswa-siswa yang terpengaruh dari orang-orang yang kurang baik akhlaknya, sehingga siswa mencontoh akhlak tersebut.