Komunikasi Pengurus Masjid Dalam Menajemen Masjid Baburrahmah Jorong Tiakar Nagari Guguak VIII koto Kabupaten 50 Kota
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Komunikasi Pengurus Masjid Dalam Menajemen Masjid di Masjid Baburahmah Jorong Tiakar Nagari Guguak VIII Koto Kabupaten 50 Kota” disusun oleh Muhammad Isra dengan NIM 4319053. Penelitian ini dilatar belakangi oleh fungsi komunikasi dalam sebuah menajemen masjid yang sangat penting dalam pengelolaan menajemen masjid. Masjid sejatinya bukan hanya tempat untuk beribadah saja tetapi masjid juga berfungsi sebagai media pembinaan umat secara holistik dan juga masjid dijadikan sebagai tempat kegiatan sosial keagamaan. Dalam menajemen mesjid, indikator kemakmuran tidak terletak pada megah dan luasnya bangunan. Makmurnya masjid dapat dilihat dan dirasakan pada aktivitas masjid yang mampu memahami kebutuhan warga setempat, sehingga aktivitas warga berpusat di masjid. Dalam menajemen masjid tentu memiliki persoalan yang muncul baik itu didalam pengurus maupun hubungan jamaah dengan pengurus masjid. Mengingat pentingnya komunikasi pengurus dalam menajemen masjid untuk tercapainya kemakmuran mesjid karena pengurus harus mampu mengelola mesjid. Tujuan dari penelitian adalah Untuk mengetahui bagaimana komunikasi pengeurus masjid dalam menajemen masjid di masjid. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi pada kepengurusan masjid Baburahmah, Teknik pengumpulan data yang penulis lakukan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi dengan kepengurusan masjid Baburahmah dan jamaah masjid Baburahmah Jorong Tiakar. Teknik analisis data yang penulis gunakan adalah penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa didalam menajemen masjid terdapat dua jenis menajemen yaitu Idarah Binail Maaddiy (manajemen secara fisik) dan Idarah Bina Ar-Ruhi (Fungsi Masjid). Dalam Komunikasi pengurus masjid untuk menajemen masjid Baburah Jorong Tiakar fungsi komunikasi disini sangat penting dalam menjalankan menajemen masjid Baburahmah. Dari Idarah Binail Maaddiy (manajemen secara fisik) terdapat tiga pembahasan yaitu komunikasi pengurus masjid dalam menciptakan masjid yang besar dan indah, komunikasi pengurus masjid dalam menciptakan masjid yang bersih dan sehat dan komunikasi pengurus masjid dalam menajemen kesekretariatan dan pengadminitrasian. Dari Idarah Bina Ar-Ruhi (Fungsi Masjid) terdapat 2 poin yaitu: komunikasi pengurus masjid dalam menjalankan fungsi masjid sebagai tempat ibadah dan mengkomunikasikan masjid sebagai pusat pendidikan keagamaan.