Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MISFAWATI

1 karya publik ditemukan.

2018: 1

Pelaksanaan Pembelajaran Tasawuf di Pondok Pesantren Ashhabul Yamin Lasi Tuo Kecamatan Canduang Kabupaten Agam

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK . Judul Skripsi “Pelaksanaan Pembelajaran Tasawuf di Pondok Pesantren Ashhabul Yamin Lasi Tuo Kecamatan Canduang Kabupaten Agam.”. Disusun oleh MISFAWATI, NIM.2113.020 Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (IAIN) Bukittinggi 2018 Pembelajaran tasawuf yang diajarkan ditingkat Aliyah pada pondok pesantren Ashhabul Yamin bertujuan agar santri dapat meningkatkan hubungannya dengan Maha Pencipta, sehingga tercermin dalam sikap Tawadhu’ dan keseriusan dalam beribadah kepada Allah. Berdasarkan observasi santri masih lalai dalam ibadah wajib maupun ibadah yang sunat, dan kepribadian santri masih jauh dari ajaran tasawuf. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pembelajaran tasawuf di pondok pesantren Ashhabul Yamin Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field Reaserch) yang bersifat deskriptif kualitatif. Adapun langkah-langkah pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Informan kunci penelitian ini adalah 2 orang ustadz yang mengajar tasawuf dan 8 orang santri kelas XI pondok pesantren Ashhabul Yamin, dan 1 orang Pimpinan pondok pesantren. Kemudian penulis melakukan analisis deskriptif dengan reduksi data dan untuk menjamin keabsahan data penulis menggunakan triangulasi data. Berdasarkan hasil penelitian dapat dipahami bahwa pembelajaran tasawuf di pondok pesantren Ahhabul Yamin menggunakan kitab Minhajul’Abidin yang dikarang oleh Imam Al-Gazali, dengan materi yang membahas cara bertaqarrub kepada Allah. Dalam proses pembelajaran tasawuf ustadz lebih banyak membacakan dan menterjemahkan kitab kata demi kata dan menerangkan kandungan materi kepada para santri di depan kelas, yang lebih bersifat kognitif, sementara aspek afektifnya kurang disinggung, sehingga jadilah pembelajaran tasawuf itu hanya untuk pengetahuan saja, bukan teraplikasi dalam sikap dan perbuatan santri.