Variasi Makna Khauf dalam Al-Quran Ditinjau dari Ilmu Al-Wujuh wa An-Nazhair
Rasa takut adalah perasaan yang pasti dimiliki oleh setiap manusia yang telah memiliki kesadaran. Jika dilihat dari suatu sisi, takut merupakan prasanka negatif yang akan terjadi di masa yang akan datang atau karena adanya bahaya akan menimpa di masa yang akan datang. Namun jika dilihat dari sisi lain, Alquran menjelaskan bahwa takut memiliki manfaat bagi manusia diantaranya dapat menghindarkan manusia dari hal-hal yang membahayakan dan mendorong manusia untuk mengambil tindakan yang perlu untuk menghindari dari hal tersebut. Alquran juga menjelaskan bahwa rasa takut yang dialami manusia tidak hanya persoalan dunia tetapi mengenai persoalan akhirat. Takut yang dijelaskan dalam Alquran salah satunya diungkapkan dengan kata khauf (beserta akar katanya) disebutkan 124 kali dalam Alquran. Banyaknya pengulangan kata ini dalam Alquran tentu memiliki penujukan tujuan atau maksud yang berbeda. Sesuai dengan maksud dari ilmu al-wujuh wa an-nazhair yaitu kata-kata yang sama yang disebutkan di tempat yang berbeda dalam Alquran menunjukkan maksud yang berbeda-beda pula. Bertolak dari ilmu inilah, penulis tertarik untuk meneliti Variasi Makna Khauf dalam Alquran. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian kepustakaan (Library Research). Adapun Metode penelitian yang penulis gunakan dalam penelitian ini yaitu metode maudh’i, dengan menganalisa ayat-ayat yang menjelaskan khauf dalam Alquran dengan sumber utamanya adalah kitab tentang ilmu al-wujuh wa an-nazhair. Setalah menemukan variasi makna khauf berdasarkan ilmu ini, penulis memilih ayat yang dapat mewakili masing-masing dari variasi makna tersebut. Selanjutnya penulis menggunakan beberapa penafsiran untuk menganalisa ayat-ayat tersebut. Hasil dari penelitian ini penulis menemukan bahwa variasi makna khauf dalam Alquran berdasarkan dua pendapat yaitu Muqathil bin Sulaiman dalam kitabnya Al-Wujuh wa An-Nazhair fi Al-Quran al-‘Azhim menyebutkan bahwa makna al-kahuf dalam Alquran ada 4 yaitu al-qatlu, al-qitaal, al-‘ilmu, dan al-khauf min ‘azabihi aw min syaiin. Menurut Jamaluddin Abu Al-Farakh Abd Ar-Rahman dalam kitabnya Nuzhah Al-A’yun An-Nawadzir fi Ilmi al-Wujuh wa An-Nazhair menyebutkan bahwa makna al-khauf dalam Alquran ada 5 yaitu al-khauf nafsihi, al-‘ilmu, al-dzan, al-qitaal, dan qatlu aw hazimah. Berdasarkan pendapat ini penulis merangkumnya menjadi 6 variasi makna yaitu al-qatlu (kematian, dibunuh, terbunuh), al-qitaal (peperangan), al-‘ilmu (pengetahuan), al-khauf min ‘azabihi aw min syaiin (takut dari azabNya), al-khauf nafsihi (takut dalam diri sendiri), dan al-dzan (sankaan). Menurut penulis, semua variasi makna ini menunjukkan penyebab yang menimbulkan rasa takut dalam diri manusia.