Nilai-nilai Pendidikan Tauhid dalam Q.S Ash-Shaffat Ayat 100-107 Merujuk kepada Tafsir Ibnu Katsir”.
Skripsi ini atas nama MHD. NAZIR, NIM. 2113.116 yang berjudul, “Nilai-nilai Pendidikan Tauhid dalam Q.S Ash-Shaffat Ayat 100-107 Merujuk kepada Tafsir Ibnu Katsir”. Mahasiswa jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi. Latar belakang penelitian ini adalah melihat pentingnya pendidikan tauhid terutama bagi anak, “Anak adalah makhluk yang masih membawa kemungkinan untuk berkembang, baik jasmani maupun rohani. Anak memiliki jasmani yang belum mencapai taraf kematangan baik bentuk, kekuatan, dalam segi rohaniah, anak mempunyai bakat-bakat yang harus dikembangkan. Anak juga mempunyai kehendak, perasaan dan pikiran yang belum matang. Pendidikan tauhid merupakan proses pemberian bimbingan kepada anak agar ia menjadi jiwa tauhid yang kuat dan mantap memiliki tauhid yang baik dan benar. Tauhid merupakan bagian utama dan pertama yang harus ditanam secara utuh dalam diri anak, sebab dari konsep tauhid inilah kita akan memulai perumusan hakikat dan tujuan pendidikan Islam, sebagaimana yang diinginkan Al-Qur’an agar manusia mengabdi kepada Allah dengan cara menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Untuk mengetahui hal tersebut penulis akan melakukan pengkajian terhadap Nilai-nilai pendidikan Tauhid dalam Q.S Ash- Shaffat Ayat 100-107 Merujuk kepada Tafsir Ibnu Katsir. Penelitian ini adalah Jenis penelitian Library Research yaitu pendalaman, penelaahan, dan peng identifikasian pengetahuan yang ada dalam kepustakaan. Memperoleh bahan-bahan yang bersumber dari Al-Qur’an, tafsir dan hadis Rasulullah Saw serta buku-buku yang berhubungan dengan permasalahan yang akan dibahas. Kesimpulan penulis terhadap nilai-nilai pendidikan tauhid dalam Q.S Ash- Shaffat Ayat 100-107 merujuk kepada tafsir ibnu katsir maka dapat disimpulkan bahwa, Pandangan Ibnu Katsir tentang surat Ash-Shaffat ayat 100-107 ini mempunyai tema yang mengacu pada nilai-nilai pendidikan tauhid yaitu, pendidikan keimanan dimana keimanan sendiri terdiri dari keimanan kepada Allah, kepada Malaikat, kepada Kitab-kitab, kepada Rasul, kepada hari akhir serta keimanan kepada Qadha dan Qadhar. Adapun maksud dari pendidikan keimanan ini merupakan cikal bakal pendidikan tauhid yang akan ditanamkan kepada anak.