Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MELIYA

4 karya publik ditemukan.

2025: 22018: 12017: 1

Strategi dinas kependudukan dan pencatatan sipil kota Bukittinggi dalam pelayanan administrasi kependudukan masyarakat minoritas di kota Bukittinggi

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

MELIYA AFIFAH, NIM: 4619021, Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dengan Judul Skripsi : “Strategi Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Bukittinggi Dalam Pelayanan Administrasi Kependudukan Masyarakat Minoritas Di Kota Bukittinggi.” Penelitian ini di latar belakangi masalah dalam mengatasi hambatan akses layanan, mengatasi kesenjangan data, meningkatkan inklusivitas dan kesetaraan, mengevaluasi kebijakan dan program yang ada, serta mengembangkan kapasitas petugas Disdukcapil. Tujuan utamanya adalah mengungkapkan kepastian semua warga negara, termasuk masyarakat minoritas, mendapatkan akses layanan administrasi kependudukan yang sama dan berkualitas sesuai dengan bunyi Undang-undang yang mengatur administrasi kependudukan di Indonesia adalah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013. Undang-undang ini mengatur berbagai aspek terkait pencatatan sipil, pendaftaran penduduk, dan pengelolaan data kepedudukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif yang menekankan pada aspek kedalaman informasi yang diperoleh melalui wawancara yang dilaksanakan di lapangan. Lokasi penelitian di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bukittinggi. Dalam pengumpulan data penelitian ini yang menjadi informan kunci yaitunya ASN beserta jajaran pengurus Disdukcapil tersebut sedangkan informan pendukung yaitu masyarakat minoritas dan masyarakat mayoritas yang ada di kota bukittinggi. Hasil penelitian menunjukkan tentang keberadaan masyarakat minoritas di kota Bukittinggi dan bagaimana administrasi kependudukan masyarakat minoritas tersebut : Pertama Strategi yang diterapkan oleh Disdukcapil Kota Bukittinggi mencakup pendekatan pelayanan yang ramah dan inklusif, penyederhanaan prosedur pelayanan, peningkatan kualitas SDM, serta penerapan sistem pelayanan berbasis digital melalui program Dukcapil Online. Kedua Pelayanan terhadap masyarakat minoritas dilakukan melalui pendekatan humanis yang menekankan pada kesetaraan hak sipil dalam memperoleh dokumen administrasi kependudukan seperti KTP, KK, Akta Kelahiran, dan Akta Kematian. Ketiga Program Dukcapil Online menjadi inovasi unggulan yang memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan tanpa harus datang langsung ke kantor. Meskipun demikian, masih terdapat kendala seperti keterbatasan pemahaman teknologi di kalangan masyarakat awam dan keterbatasan infrastruktur jaringan di beberapa wilayah.

PERAN ORANG TUA DALAM MENDIDIK AKHLAK REMAJA PUTRI DI JORONG BUNUIK KECAMATAN KINALI KABUPATEN PASAMAN BARAT

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

MELIYA, Nim 2121241, Thesis title "The Role of Parents in Educating the Morals of Young Women in Jorong Bunuik, Kinali District, West Pasaman Regency". Islamic Religious Education Study Program, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi State Islamic University, 2025. This writing was motivated by parents in educating the morals of young women by reminding them to pray on time and recite the Koran. However, when reminded, the young women only said yes and didn't do it. Apart from that, as a parent you will certainly give advice and teach you to learn independently. When young women are advised by their parents, it only changes a few moments after that the young women forget their parents' advice and there are some young women who dare to fight or deny the advice of their parents so that these young women cannot control themselves so that they are always on the right path and ultimately the young women fall into juvenile delinquency. The method used in this research is descriptive qualitative using field research and data collection using observation, interviews and documentation methods. Then data analysis techniques through data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The data validity technique uses triangulation. The informants in this research were parents and young women in Jorong Bunuik, Kinali District, West Pasaman Regency. The results of the research show that there are five roles of parents in educating young women's morals, namely: 1) Teaching Tawheed Education, parents set themselves as an example in worship to their children such as praying, fasting and reciting the Koran, but some young women show a lazy attitude in carrying out prayers and are reluctant to recite the Koran. 2) Teaching manners and morals, parents teach to respect older people and love younger ones and to be responsible human beings, help each other, keep promises and not interrupt other people's conversations. However, some young women often argue when given advice and show impulsive behavior such as throwing things. 3) Teaching children to worship, parents involve young women directly, such as inviting young women to give alms. 4) Be gentle and firm. Parents will be gentle when young women feel sad and afraid and will be firm when young women make mistakes. 5) Paying attention to the development of children's health both physically and spiritually, parents teach about personal hygiene, especially when teenage girls are menstruating and in spiritual development parents always teach religious values, social ethics and restrictions on the use of cellphones.

Akhlak Peserta Didik terhadap Pendidik dalam Q.S Al-Hujurat Ayat 1-5 Menurut Ibnu Katsir dan Implikasinya dalam Pendidikan Islam

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini atas nama Winda Ameliya, NIM. 2114.058 yang berjudul “Akhlak Peserta Didik terhadap Pendidik dalam Q.S Al-Hujurat Ayat 1-5 Menurut Ibnu Katsir dan Implikasinya dalam Pendidikan Islam”. Mahasiswa dengan Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi. Akhlak yang melanda sebagian peserta didik di tanah air. Salah satu indikator terjadinya krisis tersebut adalah karena maraknya pemeritaan di media massa terkait dengan perilaku tidak sopan yang dilakukan oleh peserta didik di sejumlah lembaga pendidikan di tanah air, persoalan ini menunjukkan bahwa pengamalan terhadap sikap akhlak bagi peserta didik menjadi sangat penting dalam pendidikan Islam. Oleh karean itu peserta didik harus memiliki sikap atau akhlak yang baik kepada pendidik, dengan adanya sikap yang baik yang dimiliki oleh peserta didik dan pendidik diharapkan tujuan pendidikan Islam itu dapat tercapai dengan baik. Adapun yang menjadi fokus masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana interaksi peserta didik dengan pendidik dalam Q.S al-Hujurat ayat 1-5 dan implikasinya dalam pendidikan Islam. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kepustakaan library research (studi pustaka) yaitu pendalaman, penelaahan dan pengidentifikasikan pengetahuan yang ada dalam kepustakaan (sumber bacaan buku-buku referensi atau hasil penelitian lain) yang berhubungan dengan pembahasan yang diteliti. Paada pembahahasan ini metode yang digunakan yaitu metode deduktif. Dari hasil yang penulis lakukan menunjukkan bahwa akhlak peserta didik dengan pendidik memiliki sikap sopan santun seperti yang terdapat dalam kandungan surat Al-Hujurat ayat 1-5 yaitu, peserta didik tidak boleh mendahului pada saat sedang berjalan bersama pendidik, kecuali meminta izin, ketika kita sedang berbicara dengan pendidik, kita tidak dibenarkan bersuara keras seperti halnya sedang berbicara sesama kita, melainkan dengan suara yang lemah lembut dan penuh dengan rasa hormat. Implikasinya dalam pendidikan Islam, sikap yang seharusnya dimiliki oleh peserta didik dalam berinteraksi dengan pendidik yaitu mencontoh apa yang telah di jelaskan oleh Allah dalam Q.S al-Hujurat ayat 1-5, maka dengan adanya hal tersebut semua aturan tentang sikap sopan santun akan bisa diterapkan dalam pendidikan Islam.

IMPLEMENTASI KRITERIA JAMINAN FIXED ASSET PADA PEMBIAYAAN MUSYARAKAH DI BANK SYARIAH BUKOPIN CABANG BUKITTINGGI

2017 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tugas akhir ini disusun oleh Riri Meliya Putri, Nim : 3114040 dengan judul : Implementasi Kriteria Jaminan Fixed Asset Pada Pembiayaan Musyarakah di Bank Syariah Bukopin Cabang Bukittinggi. Penulis memilih judul ini bertujuan untuk mengetahui lebih jelas dan lebih tepat seperti apa penentuan kriteria jaminan Fixed Asset di Bank Syariah Bukopin Cabang Bukittinggi sehingga jaminan yang diajukan calon nasabah dapat diterima oleh pihak Bank Syariah Bukopin sebagai syarat pemberian pembiayaan Musyarakah kepada calon nasabah. Untuk menganalisa penelitian ini, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan atau field research. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi, wawancara dilakukan dengan menyiapkan beberapa pertanyaan baik lisan maupun tulisan yang ditujukan kepada Investigasi Pembiayaan dan Account Officer RPP pada PT. Bank Syariah Bukopin Cabang Bukittinggi, sedangkan untuk menganalisa data, digunakan pola deskriptif kualitatif, yaitu dengan membandingkan teori yang dipelajari dengan kenyataan yang ditemukan dilapangan. Dari penelitian yang penulis lakukan maka dapat diketahui bahwa Implementasi Kriteria Jaminan Fixed Asset Pada Pembiayaan Musyarakah di Bank Syariah Bukopin Cabang Bukitiinggi sangat terperinci, sistematis dan sesuai dengan buku pedoman pembiayaan yang ada pada bank Syariah Bukopin Cabang Bukittinggi. Hal tersebut dapat dilihat dari kebijakan yang diambil oleh Bank Syariah Bukopin terhadap nasabah yang melanggar ketentuan kriteria jaminan fixed asset dengan meminta jaminan pengganti sesuai dengan sisa pembiayaan yang dimiliki nasabah tersebut.