Analisis Kesesuaian Konsep Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di Indonesia dengan Konsep Pendidikan Akhlak Buya Hamka
Skripsi ini ditulis oleh Mai Leni NIM. 2122304 dengan judul “Analisis Kesesuaian Konsep Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di Indonesia dengan Konsep Pendidikan Akhlak Buya Hamka”, pada Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan pendidikan karakter dalam membentuk peserta didik yang berakhlak dan berkarakter di tengah berbagai permasalahan moral dan karakter yang terjadi di Indonesia. Berdasarkan permasalahan tersebut, konsep Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di Indonesia perlu dikaji kesesuaiannya dengan konsep pendidikan akhlak Buya Hamka sebagai salah satu tokoh pemikir Islam di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kebijakan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di Indonesia dan menganalisis kesesuaian konsep PPK dengan konsep pendidikan akhlak Buya Hamka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) dan menggunakan analisis isi (content analysis). Berdasarkan hasil penelitian, kebijakan PPK di Indonesia diarahkan pada pembentukan karakter peserta didik melalui nilai utama religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas. Konsep pendidikan akhlak Buya Hamka memiliki kesesuaian dengan PPK pada aspek tujuan, materi, metode, serta peran pendidik dan peserta didik. Kesesuaian tersebut tampak pada pembentukan manusia yang bermoral serta nilai religius, kejujuran, tanggung jawab, kepedulian, dan kerja keras, serta penggunaan keteladanan dan pembiasaan. Namun, PPK lebih menekankan dimensi kebangsaan, sedangkan Buya Hamka menekankan pembinaan jiwa, keimanan, pengendalian diri, dan akhlak berdasarkan nilai-nilai Islam. Dengan demikian, keduanya memiliki kesesuaian substantif dalam pembentukan karakter, meskipun berbeda dalam landasan dan konteks penerapannya.