Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

M. BAQRI

1 karya publik ditemukan.

2023: 1

Motivasi Jamaah Lansia Mengikuti Tarekat Syattariyah Di Surau Pondok Pesantren Jamiatul Mukminin Sintuak Kabupaten Padang Pariaman

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Motivasi Jamaah Lansia Mengikuti Tarekat Syattariyah di Surau Pondok Pesantren Jamiatul Mukminin Sintuak Kabupaten Padang Pariaman” yang disusun oleh M. Baqri Nim 4619072. Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD). UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Latar belakang dari penelitian ini adanya motivasi jamaah lansia dalam mengikuti kegiatan tarekat Syattariyah seperti shalat empat puluh yang dilaksanakan mulai dari 20 hari sebelum masuk Bulan suci Ramadhan. Pergi berziarah kemakam guru-guru terdahulu, dzikir dan wirit. Motivasi jamaah lansia tersebut merupakan aktualisasi dari ajaran tarekat Syattriyah yang mengikuti dan menjalankan perbuatan sesuai ajaran Rasulullah SAW. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Informan dalam penelitian ini memiliki informan pimpinan Pondok Pesantren Jamiatul Mukminin, satu orang Tuangku Tuo dan Tuangku Mudo di Pondok Pesantren Jamiatul Mukminin, delapan orang jamaah lansia perempuan dua orang jamaah lansia laki-laki. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teori yang digunakan teori motivasi yang dikemukakan Abraham Maslow. Hasil penelitian ini berupa bentuk motivasi jamaah lansia dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan tarekat Syattariyah ini dapat terlihat dalam kegiatan yang dilakukan para lansia saat melakukan kegiatan-kegiatan pada tarekat Syattariyah. Motivasi jamaah lansia dalam melaksanakan shalat empat puluh, pergi berziarah ke makam guru-guru terdahulu, dzikir, dan wirid. Jamaah lansia merasakan hati jadi tenang jauh dari kegelisahan dan jamaah lansia mengikuti shalat empat puluh termotivasi oleh guru-guru pengajian karena melakukan shalat empat puluh bisa menghindari api neraka dan selamat dunia akhirat. Motivasi jamaah lansia dalam melaksanakan shalat empat puluh berjamaah yaitu jamaah mengetahui tata cara pelaksanaan dari shalat empat puluh tersebut dimana shalat empat puluh seperti shalat fardhu pada umumnya, akan tetapi sholat harus dilaksanakan di mushola atau surau secara berjamaah tanpa tertinggal takbiratul ihram bersama imam dan pelaksanaan dilakukan selama 40 hari shalat empat puluh sebagai shalat penganti dimana sholat yang dulu pernah tertinggal melaksanakan shalat empat puluh secara berjamaah hati menjadi lebih tentram, disiplin akan waktu mengerjakan shalat, merasa bahagia, dan bisa berkumpul dengan teman-teman sebaya usia. Motivasi jamaah lansia terlihat ketika berkumpul di surau menjelang waktu sholat dimana jamaah lansia lebih memilih mengikuti shalat empat puluh dibandingkan tinggal dirumah berdiam diri sebab jamaah lansia sudah merasakan kepuasan tentang duniawi maka di usia senja jamaah lansia lebih fokus untuk bekal di akhirat nanti.