Analisis Strategi Promosi dalam Meningkatkan Wisatawan Mancanegara pada Museum Bustanil Arifin PDIKM Padang Panjang
Liddia Nursita Sari, Nim 3522021, Program Studi Pariwisata Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Skripsi ini berjudul “ANALISIS STRATEGI PROMOSI UNTUK MENINGKATKAN WISATAWAN MANCANEGARA PADA MUSEUM BUSTANIL ARIFIN PDIKM PADANG PANJANG”, dibawah bimbingan Ibuk Dewi Manda Anggraini, S.E.,M.B.A Museum Bustanil Arifin PDIKM Padang Panjang merupakan salah satu destinasi wisata budaya di Sumatera Barat yang memiliki koleksi sejarah dan budaya Minangkabau yang berpotensi menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara. Perkembangan teknologi informasi menuntut pengelola destinasi wisata untuk menerapkan strategi promosi yang efektif agar mampu meningkatkan daya saing dan menarik lebih banyak kunjungan wisatawan. Namun demikian, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Museum Bustanil Arifin PDIKM Padang Panjang masih mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa strategi promosi yang diterapkan masih memerlukan evaluasi dan pengembangan agar lebih mampu menjangkau pasar wisatawan internasional. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi promosi yang diterapkan Museum Bustanil Arifin PDIKM Padang Panjang dalam meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara serta mengidentifikasi strategi promosi yang paling efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian terdiri atas pengelola Museum Bustanil Arifin PDIKM Padang Panjang dan wisatawan mancanegara yang berkunjung ke museum. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi untuk memperoleh hasil penelitian yang valid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Museum Bustanil Arifin PDIKM Padang Panjang telah menerapkan strategi promosi yang meliputi advertising, personal selling, sales promotion, public relations, dan direct marketing. Namun, implementasi strategi tersebut belum berjalan secara optimal. Hal ini ditunjukkan oleh promosi digital yang belum dilakukan secara konsisten, belum terjalinnya kerja sama dengan travel agent, influencer, maupun content creator, terbatasnya penggunaan bahasa asing dalam media promosi, serta belum maksimalnya pemanfaatan platform digital sebagai media pemasaran. Di antara seluruh strategi yang diterapkan, advertising melalui media sosial, khususnya Instagram, menjadi strategi yang paling efektif karena merupakan sumber informasi utama yang digunakan wisatawan mancanegara sebelum memutuskan untuk berkunjung.