Peran Lasykar Muslim Indonesia (LASYMI) dalam Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia 1945-1949
Lailawati Nim, 4421030 dengan judul skripsi “Peran Lasykar Muslim Indonesia (LASYMI) dalam Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia Tahun 1945-1949” Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M, Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini Penelitian ini mengkaji kontribusi organisasi Lasykar Muslimin Indonesia (LASYMI) dalam melindungi kedaulatan Indonesia selama Revolusi Nasional Indonesia tahun 1945–1949, dengan memusatkan penelitiannya di Jorong Pakan Sinayan, yang terletak di Nagari Kamang Mudiak, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. LASYMI merupakan kelompok bersenjata Islam yang didirikan oleh Asosiasi Pendidikan Islam (PERTI) sebagai reaksi langsung terhadap lanskap politik dan militer yang bergejolak setelah Deklarasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, ditambah dengan ancaman kebangkitan kembali kekuasaan kolonial Belanda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi latar belakang sejarah pendirian LASYMI, menjelaskan keterlibatannya dalam perjuangan untuk mempertahankan kemerdekaan, dan mengevaluasi dampak dari upayanya di berbagai bidang sosial, agama, dan politik. Dalam penelitian ini, pendekatan yang diterapkan melibatkan metode historis, yang meliputi langkah-langkah pengumpulan informasi (pengumpulan data), penilaian keandalannya (kritik sumber), pemahaman maknanya melalui analisis dan sintesis (interpretasi), dan akhirnya, penyusunan narasi historis (penulisan sejarah).