Peranan Ajaran Tasawuf Sebagai Psikoterapy Dalam Penanganan Pasien Stroke Di Rumah Sakit Otak Dr Drs M Hatta Bukittinggi
ABSTRAK Tesis ini berjudul “Peranan Ajaran Tasawuf Sebagai Psikoterapy dalam Penyembuhan Pasien Stroke di Rumah Sakit Otak Dr Drs M Hatta Bukittinggi” yang di susun oleh Irhadussalim, Nim 40119003 program magister Aqidah dan Filsafat Universitas Islam Negeri (UIN) Bukittinggi 2023. Latar belakang dari tesis ini yaitu pasien stroke adalah pasien yang memiliki problem yang kompleks (bio-psiko-sosio-spiritual). Mereka tidak hanya butuh perawatan medis, tetapi mereka juga membutuhkan pengobatan dalam bentuk psikospiritual yaitu layanan bimbingan rohani. Layanan ini berfungsi untuk membangkitkan kembali kekuatan spiritual yang pada diri pasien. Dan diantara bentuk psikospiritual dalam dunia medis yang berkembang saat ini adalah tasawuf psikoterapi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk ajaran serta metode tasawuf psikoterapi dan menjelaskan dampak dari tasawuf psikoterapi terhadap kesembuhan pasien. Metodologi penelitian dalam tesis ini menggunakan penelitian lapangan, dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data yaitu Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan cara observasi partisipan, wawancara dengan pasien dan dokumentasi. Sumber data dibagi menjadi dua yaitu data primer yang bersimber dari observasi partisipan dan wawancara dengan pasien dan data sekunder bersumber dari buku, dokumen serta laporan yang berkaitan dengan penelitian. Teknik analisa data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama ajaran tasawuf psikoterapi yang dikembangkan oleh rohis atau terapis rohani islam dalam penanganan pasien stroke di Rumah Sakit Otak Dr. Drs M HATTA Bukittinggi adalah ajaran tentang Taubat / Istighfar, Sabar dalam menghadapi penyakit, Ikhtiar / tawakal dalam usaha pengobatan serta mengambil hikmah dari musibah yang Allah berikan. Kedua, metode tasawuf psikoterapi yang digunakan oleh rohis atau terapis rohani islam dalam melakukan psikoterapis bagi pasien stroke adalah menggunakan metode tasawuf Takhalli, Tahalli dan Tajalli. Ketiga, psikoterapi sufistik pada pelayanan kesehatan sangat diperlukan. Hal ini dikarenakan manusia sebagai mahluk multidimensional (bio-psiko-sosio-religius) yang memiliki kebutuhan yang komplek. Peran spiritual sebagai modal utama dalam tasawuf psikoterapi mampu menjadi modal efektif bagi pasien stroke dalam menghadapi penyakit yang diderita. Sehingga spiritual dapat menjadi sumber pengembangan diri bagi para pemeluknya dengan cara memaknai secara baik akan ajaran agamanya dan meningkatkan ritual keagamaannya. Pasien yang memiliki kondisi psikologis yang positif, maka pada gilirannya akan memberikan dampak terhadap kondisi fisik, hal ini dikarenakan imunitas alami tubuhnya semakin meningkat begitu pula sebaliknya.