Skripsi ini berjudul: “PRAKTEK PENAMBANGAN TIMAH DI DESA GANTUNG KECAMATAN GANTUNG KABUPATEN BELITUNG TIMUR DI TINJAU MENURUT PERSPEKTIF FIQH MUAMALAH
ABSTRAK Skripsi ini berjudul: “PRAKTEK PENAMBANGAN TIMAH DI DESA GANTUNG KECAMATAN GANTUNG KABUPATEN BELITUNG TIMUR DI TINJAU MENURUT PERSPEKTIF FIQH MUAMALAH”. Skripsi ini ditulis oleh Irbil Syah, NIM. 1213.031, Jurusan Hukum Ekonomi Syari’ah. Fakultas Syari’ah. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh fenomena praktek penambangan timah yang terjadi di Desa Gantung Kecamatan Gantung Kabupaten Belitung Timur. Dalam praktek penambangan timah yang terjadi antara pengusaha dengan pekerja ini dapat digambarkan sebagai berikut. Dimana, upah yang diberikan kepada pekerja tergantung kepada pendapatan perhari, jika banyak hasil tambang yang didapatkan maka banyak pula upah yang diterimanya, tetapi jika hasil tambang sedikit maka sedikit pula upah yang diterimanya, bahkan ada pekerja yang tidak diupah sama sekali lantaran tidak ada timah yang didapatkan. Sementara dalam hukum Islam upah tersebut harus jelas. Berdasarkan uraian di atas penulis merasa adanya ketidak sesuaian antara teori dengan praktek. Sehingga penulis tertarik untuk membahasnya lebih lanjut dalam bentuk skripsi. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimanakah pelaksanaan praktek penambangan timah di Desa Gantung Kecamatan Gantung Kabupaten Belitung Timur dan bagaimanakah pelaksanaan praktek penambangan timah di Desa Gantung Kecamatan Gantung Kabupaten Belitung Timur di tinjau menurut perspektif fiqh muamalah. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui praktek penambangan timah di Desa Gantung dan untuk mengetahui pelaksanaan praktek penambangan timah di Desa Gantung di tinjau menurut perspektif fiqh muamalah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan data kualitatif yaitu sebuah penelitian yang dilihat berdasarkan makna yang terkandung dalam setiap gejala-gejala maupun peristiwa yang ada untuk mengumpulkan dan menganalisis data di lapangan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Observasi dalam hal ini penulis mengamati pelaksanaan kegiatan penambangan timah secara langsung. Selanjutnya wawancara, disni penulis lakukan wawancara secara langsung kepada penambang timah sebagai informan kunci. Dalam menetapkan informan penulis menggunakan teknik snowball sampling. Snowball sampling yaitu teknik pengambilan sampel sumber data yang pada awalnya jumlahnya sedikit lama-lama menjadi besar. Dari hasil penelitian, penulis berkesimpulan bahwa praktek penambangan timah yang terjadi di Desa Gantung dalam pembayaran upahnya menggunakan sistem upah menurut besar kecilnya pendapatan perhari. Praktek Penambangan timah dalam akad yang terjadi antara pengusaha dengan pekerja di Desa Gantung, bahwa praktek upah mengupah tersebut aqadnya fasid. Dikarenakan salah satu syarat keabsahan aqad tersebut tidak terpenuhi, yaitu syarat objek aqad (upah). Karena upah yang didapat oleh pekerja belum ada kejelasannya. Maksutnya adalah jika pekerja itu tidak mendapatkan hasil timah, maka pekerja itu juga tidak mendapatkan upah. Akan tetapi, jika pekerja banyak mendapatkan hasil timah, maka pekerja pun akan mendapat upah yang banyak pula.