Pengaruh Perilaku Konsumen Terhadap Penjualan Produk Yang Terafiliasi Dengan Israel Pasca Fatwa MUI No. 83 Tahun 2023 Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus Almart Bukittinggi)
Skripsi ini berjudul “Pengaruh Perilaku Konsumen Pasca Fatwa MUI No. 83 Tahun 2023 Terhadap Produk yang Terafiliasi dengan Israel di Minimarket (Almart) Bukittinggi ditinjau dari Perspektif Ekonomi Islam”. Disusun oleh Ilya Maishara, Nim. 3222015 Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Terjadinya naik turun pendapatan Minimarket (Almart), karena terjadinya pemboikotan terhadap produk-produk tertentu, sehingga banyak masyarakat yang memilih untuk tidak membeli produk tersebut lagi. Selain itu Konsumen masih cukup bergantung atau membutuhkan terhadap produk yang telah terafiliasi dengan israel, tapi ada juga sebagian Konsumen yang justru melakukan penolakan terhadap produk yang terafiliasi dengan Israel, sehingga mempengaruhi omset produk tersebut di Minimarket. Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh perubahan perilaku konsumen pasca Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023 terhadap penjualan dan pendapatan Minimarket di Bukittinggi yang tidak lagi menyediakan produk terafiliasi dengan Israel, serta juga untuk mengetahui dampak Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023 nempengaruhi pola konsumsi, minat beli, dan keputusan brand switching konsumen di Bukittinggi terhadap produk yang terafiliasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dimana data diperoleh melalui kusioner yang disebarkan kepada konsumen di minimarket (Almart) Bukittinggi dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS 26. Variabel independen dalam penelitian ini adalah perubahan perilaku konsumen dan dampak terhadap produk yang terafiliasi dengan israel, sedangkan variabel dependennya adalah produk yang terafiliasi dengan Israel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pengaruh perubahan perilaku konsumen (X1) tidak berpengaruh signifikan terhadap produk yang terafiliasi dengan Israel. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,228 > 0,05 dan nilai t hitung 1,234 t tabel 2,052 sehingga hipotesis pertama ditolak. Berdasarkan hasil uji parsial (uji t), variabel dampak terhadap produk yang terafiliasi dengan Israel (X2) berpengaruh signifikan terhadap produk yang terafiliasi dengan Israel. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,043 0,05 dan nilai t hitung 2,121 > t tabel 2,052 sehingga hipotesis kedua diterima. Sedangkan berdasarkan hasil uji simultan (uji F), diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05 dan nilai F hitung 13,999 > F tabel 3,35, sehingga hipotesis ketiga diterima. Hal ini menunjukkan bahwa variabel perubahan perilaku konsumen (X1) dan dampak terhadap produk yang terafiliasi dengan Israel (X2) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap produk yang terafiliasi dengan Israel. Temuan ini menunjukkan bahwa pendapatan minimarket (Almart) secara signifikan menurunkan pendapatan mereka, hal ini sejalan dengan fatwa MUI No. 83 tahun 2023 tentang produk-produk yang terafiliasi oleh Israel.