Pengaruh Adversity Quotient (AQ) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas VII Pondok Pesantren Ashhabul Yamin
Ilmy Bendary/ 2416041: “Pengaruh Adversity Quotient (AQ) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas VII Pondok Pesantren Ashhabul Yamin Tahun Pelajaran 2021/2022.” Salah satu tujuan pembelajaran matematika menurut standar isi mata pelajaran matematika adalah siswa mempunyai kemampuan dalam memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami masalah, merancang model matematika, menyelesaikan model dan menafsirkan solusi yang diperoleh. Masing-masing siswa memiliki pribadi yang unik, maka kemampuan siswa dalam memecahkan masalah akan berbeda antara satu dengan yang lainnya, terutama di saat mengatasi kesulitan dalam memecahkan masalah matematika. Kecerdasan individu yang berasal dari dalam diri (internal) dalam mengatasi kesulitan disebut Adversity Quotient (AQ). Kemampuan siswa dalam mengatasi kesulitan saat menyelesaikan masalah matematika dapat terlihat dari cara siswa mengendalikan diri dalam mengatasi suatu masalah. Selain itu, juga terlihat dari bagaimana siswa memandang sumber masalah dan bertanggung jawab atas akibat yang muncul dari suatu masalah serta bersikap optimis dan menilai kesulitan atau kegagalan bersifat sementara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh Adversity Quotient (AQ) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika pada kelas VII Pondok Pesantren Ashabul Yamin tahun pelajaran 2021/2022. Adapun hipotesis dalam penelitian ini adalah “Terdapat pengaruh signifikan Adversity Quotient (AQ) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VII Pondok Pesantren Ashhabul Yamin.” Jenis penelitian ini adalah Ex Post Facto dengan metode Kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII Pondok Pesantren Ashhabul Yamin sebanyak 5 kelas berjumlah 179 orang siswa. Pengambilan sampel dilakukan uji normalitas dan homogenitas pada populasi kemudian sampel di ambil dengan teknik random sampling (acak). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 26 orang siswa. Data Adversity Quotient (AQ) diperoleh dengan instrumen angket sedangkan data kemampuan pemecahan masalah matematika diperoleh melalui instrumen tes. Dari hasil analisis data menunjukan persamaan regresi antara Adversity Quotient (AQ) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VII Pondok Pesantren Ashhabul Yamin yaitu Y=-41,410+1,333X dengan korelasi sebesar 0,688 dan koefisien determinasi sebesar 47,369%. Hasil pengujian Hipotesis diperoleh t_hitung≥t_tabel yaitu 4,648≥2,56. Selain itu hasil uji kebermaknaan regresi menggunakan Softwere SPSS diperoleh nilai sigα yaitu 0,0000,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H_0 ditolak dan H_1 diterima. Artinya “terdapat pengaruh Adversity Quotient (AQ) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VII Pondok Pesantren Ashhabul Yamin Tahun Pelajaran 2021/2022.”