Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ILHAMIDI HASIBUAN

2 karya publik ditemukan.

2023: 12020: 1

Pemikiran Khaled M. Abou El-Fadl Tentang Kedudukan Perempuan Dalam Keluarga Dan Masyarakat Serta Kaitannya Dengan Prinsip Moderasi Beragama

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tesis ini berjudul “Pemikiran Khaled M. Abou El-Fadl Tentang Kedudukan Perempuan Dalam Keluarga Dan Masyarakat Serta Kaitannya Dengan Prinsip Moderasi Beragama” oleh Ilhamidi Hasibuan, Nim 10121009 mahasiswa Program Studi Hukum Islam, Pascasarjana, Universitas Islam Negeri Sjech Djamil Djambek Bukittinggi. Tesis ini merupakan analisa atas pemikiran seorang tokoh muslim di era modern yang menolak penindasan terhadap kaum perempuan, Khaled M. Abou El-Fadl adalah seorang tokoh muslim kontemporer di era modern, yang menyandang status guru besar di bidang hukum Islam di Amerika. Menarik untuk diteliti lebih lanjut tentang pemikiran beliau mengenai kedudukan perempuan dalam keluarga serta dikaitkan dengan prinsip moderasi beragama, kemudian melihat relevansinya di Indonesia. Penelitian ini bersifat library research (penelitian kepustakaan). Data-data yang digunakan adalah data skunder yakni data yang didapat dari dokumen dan teks tertulis. Adapun sumber primer penelitian ini adalah tulisan Khaled M. Abou El-Fadl sendiri. Sumber skunder adalah buku dan artikel lain yang memuat pemikiran Khaled M. Abou El-Fadl yang bukan ditulis langsung oleh beliau. Penelitian ini dijelaskan dengan metode induktif, deskriptif dan kompratif. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa Khaled Abou El-Fadl memberikan gagasan atas penolakan merendahkan kaum perempuan sebagaimana Khaled Abou El-Fad dengan mengungkapkan posisi perempuan berdasarkan teks Al-Qur'an, menurutnya Al-Qur'an menempatkan kedudukan atau kedudukan perempuan setara dengan kaum laki-laki. Pada kenyataannya Al-Quran juga menjelaskan perbedaan laki-laki dan perempuan dari segi biologi dan fungsi reproduksi. Namun, tidak ada resiko bahwa perempuan akan dipandang rendah atau didiskriminasi. Di mana laki-laki dan perempuan adalah makhluk ciptaan Tuhan, mereka tidak pernah diciptakan dengan maksud untuk ditindas oleh makhluk lain. Bahkan Khaled Abou El-Fadl dengan tegas menegaskan bahwa dalam konteks penciptaan, Tuhan tidak menganggap perempuan sebagai makhluk rendah dan laki-laki sebagai makhluk yang lebih tinggi. Oleh karena itu, Khaled Abou El-Fadl menentang keras adanya ketidak setaraan gender yang kerap menindas perempuan. Bahwa konsep pemikiran Khaled Abou El-Fadl tentang kedudukan perempuan di Indonesia sudah relevan dengan perkembangan konteks masyarakat Indonesia yang dilanda berbagai macam permasalahan keluarga dari berbagai sektor. Sehingga pemikiran Khaled Abou El-Fadl ini purlu dipertahankan untuk sebagai rujukan permasalahan-permasalahan yang ada di Indonesia.

Transaksi Pinjam Meminjam Pulsa Paket Darurat Pada Operator 3/Tri Ditinjau Menurut Perspektif Fiqh Muamalah

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini yang berjudul: “Transaksi Pinjam Meminjam Pulsa Paket Darurat Pada Operator 3/Tri Ditinjau Menurut Perspektif Fiqh Muamalah", skripsi ini di tulis oleh Ilhamidi Hasibuan, NIM. 1216.063, Program Studi Hukum Ekonomi Syari’ah (Muamalah) Fakultas Syari’ah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi 1441H/ 2020 M. Maksud judul ini adalah mengungkapkan sistem pelaksanaan pinjam meminjam pulsa darurat antara konsumen dengan operator 3/tri yang ditinjau menurut perspektif fiqh muamalah. Motivasi penulis meneliti ini adalah dengan kemajuan teknologi, komunikasi adanya temuan handphone dan pulsa, dengan bermacam-macam operator dan salah satunya adalah 3/Tri. Lewat keduanya orang bisa berkomunikasi dengan cepat. Adanya sistem yang digunakan 3/Tri dalam transaksi peminjaman pulsa darurat yang terdapat pada operator 3/Tri menggunakan sistem moderen dengan kemajuan teknologi (handphone). Praktek ini penulis ketahui ketika kehabisan pulsa dan praktek ini menimbulkan pertanyaan dan keraguan bagi konsumen karena adanya biaya tambahan saat pengembalian dan hal ini juga yang menimbulkan pertanyaan bagi penulis sendiri apakah sistem transaksi ini sesuai dengan perspektif fiqih muamalah, permasalahan ini yang mendorong penulis untuk melakukan penelitian sesuai dengan judul di atas. Dalam penelitian ini penulis melakukan jenis penelitian lapangan (field research), yaitu mengumpulkan data langsung dari lokasi penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yaitu penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan hasil penelitian sesuai dengan data yang sebenarnya tentang transaksi pinjam meminjam pulsa paket darurat pada operator 3/tri ditinjau menurut perspektif fiqh muamalah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan cara observasi dan wawancara. Sedangkan teknik analisa data dengan cara pengorganisasian, pengelompokan dan penginterprestasian data. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut; pertama, bahwa transaksi pinjam meminjam pulsa darurat pada operator 3/Tri terdapat dua cara peminjaman yaitu pinjaman melalui SMS dan pinjaman melalui aplikasi Bima. Kemudian dalam sistem pengembalian terdapat adanya biaya tambahan sebesar 20%, Kedua, adapun biaya penambahan yang terdapat dalam transaksi pinjam meminjam pulsa darurat pada operator 3/Tri, tidak sesuai dengan aturan dalam pinjam meminjam menurut perspektif fiqih muamalah karena mengandung unsur riba.