Pengaruh Efikasi Diri dan Resiliensi Guru terhadap Keterlibatan Kerja Guru di SDIT Se-Kabupaten Padang Pariaman
ABSTRAK Judul Tesis “Pengaruh Efikasi Diri dan Resiliensi Guru terhadap Keterlibatan Kerja Guru di SDIT Se-Kabupaten Padang Pariaman” Tesis ini disusun oleh Ilham Suriadi NIM 10224032 Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya keterlibatan kerja guru yang belum optimal di SDIT se-Kabupaten Padang Pariaman, yang ditandai dengan rendahnya partisipasi sebagian guru dalam berbagai kegiatan sekolah serta munculnya kejenuhan dan kelelahan kerja. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan masih rendahnya efikasi diri sebagian guru, terutama dalam merancang pembelajaran inovatif dan memanfaatkan teknologi pembelajaran. Selain itu, tingkat resiliensi guru yang belum optimal, yang ditandai dengan stres kerja dan kesulitan menghadapi berbagai tuntutan pekerjaan, diduga turut memengaruhi keterlibatan kerja guru sehingga perlu diteliti lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh efikasi diri terhadap keterlibatan kerja guru, (2) pengaruh resiliensi guru terhadap keterlibatan kerja guru, dan (3) pengaruh efikasi diri dan resiliensi guru secara bersama-sama terhadap keterlibatan kerja guru di SDIT se-Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasi. Pengumpulan data dalam penelitian ini melalui angket. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh guru SDIT se-Kabupaten Padang Pariaman yang berjumlah 164 guru, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian (total sampling). Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket dengan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji prasyarat analisis, regresi sederhana, dan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterlibatan kerja guru dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,579, nilai t-hitung sebesar 8,966, dan nilai signifikansi 0,000 0,05. Efikasi diri memberikan kontribusi sebesar 33,2% terhadap keterlibatan kerja guru; (2) resiliensi guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterlibatan kerja guru dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,507, nilai t-hitung sebesar 10,172, dan nilai signifikansi 0,000 0,05. Resiliensi guru memberikan kontribusi sebesar 39,0% terhadap keterlibatan kerja guru; dan (3) efikasi diri dan resiliensi guru secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterlibatan kerja guru dengan nilai F-hitung sebesar 58,609 dan nilai signifikansi 0,000 0,05. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,421 menunjukkan bahwa efikasi diri dan resiliensi guru secara bersama-sama memberikan kontribusi sebesar 42,1% terhadap keterlibatan kerja guru, sedangkan 57,9% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa efikasi diri dan resiliensi guru merupakan faktor penting yang berpengaruh terhadap keterlibatan kerja guru di SDIT se-Kabupaten Padang Pariaman.