PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DOUBLE LOOP PROBLEM SOLVING (DLPS) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI DI KELAS XI SMA N 6 SOLOK SELATAN
ABSTRAK Howiatun NIM : 2120047 Judul Skripsi “Pengaruh Model Pembelajaran Double Loop Problem Solving (DLPS) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran PAI Di Kelas XI SMA N Solok Selatan” Latar belakang penelitian ini adalah pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan masih berpusat kepada guru (teacher centered), sehingga siswa kurang mampu berpikir kritis dan kurang mengerti atau kurang paham mengenai materi yang disampaikan. Model pembelajaran Double Loop Problem Solving (DLPS) dipilih karena model ini mampu memfasilitasi siswa untuk melakukan kegiatan menganalisis dengan tingkatan yang lebih tinggi dalam sebuah permasalahan dan siswa aktif dalam menalar dan menjawab pertanyaan serta membantu siswa dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Model pembelajaran Double Loop Problem Solving (DLPS) digunakan untuk mengajak siswa untuk aktif dalam kegiatan belajar. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain “One Group Pretest-Posttest.” Sampel penelitian terdiri dari 20 siswa kelas XI F6 yang dipilih menggunakan teknik sampling purposive. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir kritis yang sudah divalidasi dan diuji reliabilitasnya untuk memastikan keakuratan data. Selain itu uji prasyarat analisis, seperti uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis juga dilakukan untuk memastikan data berdistribusi normal dan homogen. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kemampuan berpikir kritis siswa setelah diterapkannya model pembelajaran Double Loop Problem Solving (DLPS). Hal ini ditunjukkan dari hasil uji Paired Sample T-Test yang memberikan nilai signifikasi sebesar 0.000 0.05, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima. Rata-rata berpikir kritis siswa meningkat dari 57.90 pada pretest menjadi 77.3 pada posttest, yang membuktikan adanya peningkatan yang signifikan setelah diterapkannya model pembalajran Double Loop Problem Solving (DLPS). Peningkatan berpikir kritis ini disebabkan oleh model pembelajaran yang bervariasi, menarik dan menyenangkan. Dengan demikian, penggunaan model pembelajaran Double Loop Problem Solving (DLPS) dapat dijadikan alternatif yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa terutama dalam mata pelajaran PAI. Kata kunci : Double Loop Problem Solving (DLPS), berpikir kritis, Pendidikan Agama Islam