Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

HERLINA SAPUTRI

2 karya publik ditemukan.

2025: 12019: 1

Analisis Sosiologis Tindak Pidana Kekerasan Terhadap Anak Oleh Orangtua Dilihat Dari Perspektif Maqashid Al-Syari'ah (Studi Kasus Di Perumahan Pabrik PT. SAK Timpeh Divisi IV Kab. Dharmasraya)

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Analisis Sosiologis Tindak Pidana Kekerasan Terhadap Anak Oleh Orangtua Dilihat Dari Perspektif Maqashid Al-Syari’ah (Studi Kasus Di Perumahan Pabrik PT. Sak Timpeh Divisi IV Kab. Dharmasraya)”, yang ditulis oleh Herlina Saputri, NIM 1421028, Program Studi Hukum Pidana Islam (Jinayah), Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Skripsi ini dilatarbelakangi oleh banyaknya ketidak sadaran para orangtua yang telah melakukan tindakan kekerasan terhadap anaknya yang benbentuk hukuman fisik di sekitar masyarakat perumahan pabrik PT. Sak Timpeh Divisi IV Kab. Dharmasraya. Dimana hampir sebagian besar para orangtua yang tinggal di perumahan tersebut terkadang menggunakan hukuman fisik kepada anaknya apabila sudah merasa geram terhadap perbuatan yang telah dilakukan oleh anaknya. Sehingga hal tersebut dapat menarik pandangan bagi masyarakat yang melihatnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan jenis penelitian kualitatif yang dilaksanakan di Perumahan Pabrik PT. Sak Timpeh Divisi IV Kab. Dharmasraya. Metode pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun dalam menganalisis data, penulis menggunakan metode nomatif-empiris (gabungan) untuk ditarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditemukan bahwa, pandangan masyarakat terhadap tindakan tersebut seharusnya tidak boleh melakukan kekerasan kepada anak, karena akan menimbulkan efek yang buruk terhadap tumbuh kembang anak. Namun disisi lain masyarakat juga membolehkan tindakan tersebut pada anak agar memberikan efek jera terhadap perbuatan salah yang telah diperbuatnya. Dan dalam Maqashid Al-Syari’ah tindakan tersebut sudah temasuk bententangan terhadap ketentuan ri’ayah, yang mana ri’ayah menganjurkan untuk melakukan penjagaan yang disertai perhatian dengan baik kepada sesama manusia dan hal ini juga termasuk kepada anak. sehingga dapat dikatakan bahwasanya pandangan maqashid al-syariah terhadap cara mendidik anak ini yakni harus mendidik dengan cara yang baik tanpa adanya tindakan kekerasan.

Analisis Dampak Manajemen Produksi Home Industri Alat Musik Tradisional Talempong Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Menurut Ekonomi Islam

2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini ditulis oleh Herlina Saputri, Nim 3215.208 yang berjudul Analisis Dampak Manajemen Produksi Home Industri Alat Musik Tradisional Talempong Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Menurut Ekonomi Islam yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen produksi yang dilakukan di home industri dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kerajinan alat musik tradisonal talempong merupakan suatu usaha yang ada di Dusun Kampung Dalam, Jorong Tangah Koto, Nagari Sungai Pua yang produksinya dalam pembuatan alat musik dari kuningan. Home industri ini memasarkan hasil produksinya sudah menyebar luas seperti Bukittinggi, Payakumbuah, Batusangkar, Padang, Jakarta dan Malaysia. Manajemen produksi merupakan peran yang penting dalam dalam proses pembuatan alat musik tradisional talempong ini produksi merupakan kemampuan untuk mengahasilkan sejumlah output dengan sejumlah pemakaian input berupa faktor produksi untuk mengahasilkan manfaat atau mendatangkan keuntungan yang sesuai dengan prinsip syariah. Jenis penelitian yang diguanakan adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat analisis kualitatif. Untuk mengumpulkan data, peneliti melakukan observasi dan wawancara pada pemilik dan para pekerja di home industri yang ada di dusun kampung dalam. Jumlah populasi 5 orang, dengan sampel 5 orang. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis dapat disimpulkan bahwa manajemen produksi yang ada di home industri ini kurang maksimal dan perlu ditingkatkan lagi mengingat pemilik juga ikut serta dalam poses produksi, dalam hal kesejahteraan masyarakat home industri ini sudah sejahtera. Tentang proses produksi, kualitas produk, sumber daya alam, sumber daya manusia sesuai dengan syariah Islam.