STRATEGI GURU SKI DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SKI DI MTsN 3 LIMA PULUH KOTA
Skripsi ini berjudul "Strategi Guru SKI dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran SKI di MTsN 3 Lima Puluh Kota", ditulis oleh Hanif Ramadani, NIM 2122464, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Tahun 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Guru memiliki peran yang sangat penting dalam merancang strategi pembelajaran yang mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, menarik, dan menyenangkan sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. MTsN 3 Lima Puluh Kota dipilih sebagai lokasi penelitian karena guru SKI telah menerapkan berbagai strategi pembelajaran yang inovatif dan bervariasi sehingga pembelajaran berlangsung lebih efektif dan berpusat pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru SKI dalam meningkatkan motivasi belajar siswa yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi pembelajaran, serta faktor pendukung dan faktor penghambat yang dihadapi guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas guru SKI dan siswa kelas IX MTsN 3 Lima Puluh Kota. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru SKI dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dilaksanakan melalui tiga tahapan. Pada tahap perencanaan, guru menyusun tujuan pembelajaran yang jelas, memilih metode, media, dan sumber belajar yang sesuai dengan karakteristik siswa serta materi pembelajaran. Pada tahap pelaksanaan, guru menerapkan berbagai strategi seperti storytelling, diskusi kelompok, role play, ceramah, kuis edukatif, dan penggunaan media PowerPoint, serta mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari siswa sehingga pembelajaran menjadi lebih aktif dan bermakna. Pada tahap evaluasi, guru melakukan penilaian melalui tanya jawab, penugasan, kuis, serta memberikan umpan balik dan motivasi kepada siswa. Faktor pendukung meliputi kompetensi guru, penggunaan metode dan media pembelajaran yang bervariasi, sarana dan prasarana yang memadai, serta dukungan lingkungan sekolah. Adapun faktor penghambat meliputi perbedaan kemampuan siswa, rendahnya motivasi sebagian siswa, keterbatasan waktu pembelajaran, dan pengaruh penggunaan gawai. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi yang diterapkan guru SKI mampu meningkatkan motivasi belajar siswa sehingga mereka lebih aktif, antusias, dan bersemangat dalam mengikuti pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam.